
## Selamat Membaca ##
jangan lupa tinggal kan jejak. pastikan 👍❤ dan tentu nya Komen..
thanks....... 😊😊
***
" nek... trus setelah nenek ketemu ibu. gimana nek.??
gak sabar aku dengar kelanjutan cerita nene.
"Seperti yang sudah nenek rencana kan bersama kakek. hari ini nenek berangkat ke rumah sakit. 3 jam di perjalanan. sampailah di rumah sakit. ayah kamu menuntun nenek dan kakek ke tempat perawatan ibu kamu.
dan benar kata ayah kamu.sampai di depan kamar rumah sakit, nenek mendengar suara tangis bayi. dan kalo di dengar dari suaranya. orang lain.tidak akan mengira kali bayi yang menangis itu lahir belum cukup umur... kamu bayi yang kuat."
" trus nek....."
aku semakin penasan.
nenek kembali terseyum sambil menggelengkan kepala. walau gitu... nenek tetap melanjutkan cerita nya.
" sampai di ruangan ibu kamu, kami langsung mencoba masuk....
" Assalamu Alaikum......"
" Waalaikum Salam....."
cekrekk....
pintu terbuka dari dalam. ternyata nenek ibu yang membuka. ( untuk info nenek ibu itu bukan neneknya ibu ya... tapi panggilan untuk ibu nya dari ibu. atau orang tua ibu. lanjut...)
dengan senyum yang di paksakan, nenek ibu mempersilah kan nenek, kakek untuk masuk melihat cucu dan menantu nya.
sedangkan ayah hanya bisa mengekor dibelakang orang tua nya.
__ADS_1
" silahkan masuk.... bayi nya baru aja habis di bersihkan. seharus nya bayi nya di bawa ke ruang bayi. tapi kai tidak membolehkan. dokter tidak bisa berbuat apa- apa karna kai keras kepala. bersikeras cucu nya di rawat di kamar rawat bersama ibu nya saja. tidak ada yang bisa menentang kai. jadi terpaksa dokter mengijinkan bayi nya di rawat di sini. "
" bukan kah lebih baik mengikuti apa kata dokter bu ??!"
" ya... kalo bisa melawan kai. tapi kami tidak ada yang berani."
nenek menggendong bayi kecil tadi. dengan senyum yang mengembang. ini adalah cucu pertama nenek. tentu saja nenek dan kakek sangat senang.
kalo ayah, jangan di tanya lagi. dia ketakutan dengan mertua yang dari tadi memperhatikan nya.
dan nenek sebenar nya menyadari itu. tapi nenek pura- pura aja cuek.
setelah meletakan bayi tadi, baru lah nenek mencoba membahas tentang masalah rumah tangga sang anak.
mencoba mencari tau, apa penyebab mereka harus di pisah kan. karna nenek melihat suami istri ini baik- baik saja. lalu apa masalah nya.
" bu, bukan kah lebih baik nuh yang menjaga anak dan istri nya. jadi anda bisa pulang istirahat. kan bisa saja anda berkunjung setelah istirahat. kan ada nuh yang bisa tinggal di sini sampai ida di boleh kan pulang"
pelan- pelan nenek mencoba melerai masalah. supaya agar si nene ibu tidak tersinggung. takut nya, kalo langsung tembak masalah. akan semakin besar lagi masalah nya.
" soal itu bisa di selesaikan. kami orang tua nuh akan membantu. selama ini nuh tidak perna membahas masalah nya kepada kami. jadi kami tidak mengerti apa yang terjadi di rumah tangga nya. kalo soal kerja. nanti papa nya yang atur semua. biar kan nuh menjaga anak istri nya dulu. setelah keluar rumah sakit baru bahas masalah pekerjaan. papa nya akan memberikan modal untuk nuh. jangan kawatir. kami yakin jumlah nya akan lebih dari cukup untuk nuh memulai usaha nya"
nenek ibu diam. tapi ida yang saat itu menjawab.
" sudah lah bu. ibu kenapa mempermasalah kan pekerjaan nuh. selama ini kami berniat membangun semua usaha kami sendiri. tampa bantuan orang tua. aku percaya sama nuh bu. itulah kenapa masalah ini tidak perna kami adukan ke papa dan bapak. tapi ibu selalu saja tidak mau mendengar kan kami. ibu hanya melihat nuh di bengkel kecil aja, ibu berpikir kami tidak akan bisa makan. kami akan bersabar dan berusaha. tidak mungkin kami akan mati kelaparan bu. percaya lah"
nene ibu dan kai adalah 2 orang yang sangat keras kepala. meyakinkan kedua nya adalah pekerjaan yang sangat sulit. apalagi nenek ibu. semua nya di ukur dari apa yang dia lihat. tampa mau tau penjelasan nya. dia melihat nuh kerja di bengkel kecil. dia langsung menganggap anak nya akan mati kelaparan dengan pekerjaan menantunya itu. sangat disesalkan.
" terserah kalian... asal anak dan cucu ku bisa tercukupi kebutuhan nya. aku akan menyerahkan mereka kembali. TAPI apabila aku melihat mereka menderita dan kekurangan. maka aku akan mengambil mereka kembali. tidak akan aku biarkan kalian kembali bersama lagi. ingat lah itu nuh"
dengan bernapas lega, akhir nya masalah ayah dan ibu bisa terselesaikan. di sini ayah juga salah, karna dari awal ayah tidak perna mau menceritakan masalah nya pada kakek. sehingga masalah ini menjadi besar.
***
nenek mengahiri cerita nya. nenek tersenyum melihat begitu bersemangat nya sha mendengar cerita ayah dan ibu nya di masa lalu.
__ADS_1
"trus nek... apa ayah sama ibu kembali bersama lagi. nenek ibu tidak menghalangi lagi kan. sha semakin penasaran nek."
" nenek haus sha. nenek akan melanjutkan cerita nene asal kamu ambil kan nenek minum."
saking semangat nya aku. bahkan tidak sadar, kalo nenek bercerita sudah sangat lama. tampa minum tentu saja tenggorokan nenek akan sakit.
" baiklah... tapi nene jawab dulu yang sha tanya kan tadi. setelah itu. sha ambil kan nenek minum."
jawab ku. mencoba menawar. aku sangat penasaran. ayah ku meninggal saat aku masih sangat kecil. jadi tidak ada di ingatan ku sedikit pun tentang kebersamaan kami...
" kamu tuh ya.... kalo ada yang di mau aja. gak bisa nunggu sebentar. dari kecil kebiasaan kamu yang satu ini gak bisa berubah... baik lah. setelah pertanyaan kamu yang ini nenek jawab. gak ada lagi cerita setelah itu. kamu harus masuk kamar. dan tidur siang. dari pulang sekolah kamu belum ada istirahat. apa kamu gak capek. lagian kan sore ini kamu harus mengunjungi ibu kamu. pasti ibu kamu mencari. kamu sudah berapa hari ini tidak ada mengunjungi ibu kamu."
semenjak ibu nikah lagi. dan punya anak lagi. aku tidak tinggal dengan ibu lagi. aku tinggal dengan nenek. sesuai wasiat dari ayah. bahwa aku akan di wali kan dan di tanggung oleh paman. kakak dari ayah.
"ayo lah nek.... jawab dulu. setelah itu sha ambilkan minum dan sha akan masuk kamar istirahat"
" janji ✌✌"
itu lah aku. kalo ada yang ku inginkan. aku akan terus mendesak nya. sampai ku dapat kan. aku tidak akan tenang apabila ada yang ku ingin kan dan harus aku tunda.dan itu adalah PENYIKSAAN menurut ku...
"sha....sha... dasar kamu ya..."
nenek sejenak menjeda sambil terseyum dan mengusap kepala ku lembut.
" ya... setelah keluar rumah sakit. ayah kamu membawa kembali kalian ke rumah ini. sesuai janji kakek. kakek memberikan modal pada ayah kamu. setelah ada modal, bengkel ayah kamu berkembang besar. bahkan sudah punya beberapa cabang di desa lain. ibu kamu dengan sangat telaten mengurus dan membesarkan kamu. sehingga berat badan kamu bisa sama seperti anak- anak yang lahir normal. sehingga siapa saja yang melihat kamu, mereka tidak akan menyangka kalo kamu lahir prematur. semua terlihat normal. semua kebutuhan kamu begitu telaten nya ibu kamu menyediakan dan memyiapkan semua nya untuk mu. hingga kecelakaan itu terjadi. dan ayah kamu tidak bisa tertolong. hingga ayah kamu meninggal karna kecelakaan itu. umur kamu saat itu belum genap 2 tahun. masih sangat kecil. semua keluarga terpuruk. bahkan kakek kena serangan jantung dan akhir nya truk. kakek lumpuh. begitu pun ibu kamu. sangat sedih dan untuk menyemangati nya...ibu kamu terpaksa di bawa orang tua nya ke luar daerah. entah di mana. yang pasti nya jauh dari kampung. agar ibu kamu bisa melupakan kejadian itu. sangat mengejutkan. kematian yang mendadak sehingga semua keluarga tidak siap dengan kenyataan itu. bahkan nenek sendiri hampir gila. nenek sempat depresi. tapi mengingat kamu. nenek berusaha sabar dan menerima. kasian kamu yang masih sangat kecil. karna kamu lah nenek kuat saat itu ".
ku lihat air mata nenek mengalir begitu deras nya. aku jadi menyesal, kenapa aku meminta nenek menceritakan tentang masalalu ku. kejadian itu sangat menyakitkan buat nenek. maaf kan sasha nek.... ku hapus air mata nenek. aku sungguh menyesal kenapa aku harus mendesak nenek menceritakan tentang ayah...
__ADS_1
#.. Terimakasih ..#
bersambung...