
## Selamat Membaca ##
jangan lupa tinggal kan jejak. pastikan 👍❤ dan tentu nya Komen..
thanks....... 😊😊😊
***
3 tahun berlalu...
sasha sudah menyelesaikan ujian kelulusan dan tinggal menunggu hasil ujian.
hubungan nya dengan mufti juga semakin dekat. seperti layak nya saudara kandung. saling melengkapi dan saling menyayangi.
sikap mufti yang perhatian dan penyayang membuat sasha betah tinggal di panti.
hari- hari nya juga kembali ceria. mufti selalu punya cara untuk menghibur sasha. sehingga sasha tidak lagi terlalu merindukan kampung halaman.
mufti juga sudah bekerja. setelah menyelesaikan pendidikan tahun lalu, kakak melamar pekerjaan di salah satu bank swasta di indonesia. dan di terima. sehingga saat ini kakak sibuk dengan pekerjaan nya.
walau begitu, dia akan selalu meluangkan waktu bersama sasha.
sabtu dan minggu adalah hari wajib kakak bersama sasha. entah itu nonton, makan atau sekedar keliling kota dengan motor. ataupun sekedar duduk bercanda di taman panti. tempat terfavorit.
seperti hari ini. hari sabtu kakak akan membawaku nonton. karna besok adalah hari khusus kakak dengan pacar nya.
selalu begitu. kakak akan membagi waktu nya antara aku dan pacar nya. rasa nya kami adalah istri yang di madu, yang meminta suami kami berbuat adil. kami sama- sama memiliki hak yang sama terhadap kakak.
aku sebagai adik dan dia sebagai kekasih. lucu kan. tapi itulah kami.
orang lain bisa bilang aneh. bagi ku itu hal yang biasa. walaupun aku adik, aku adalah keluarga nya. aku punya hak.
tidak jarang juga kakak ribut dengan pacar nya hanya karna pembagian waktu antara kami.
selalu aku lah yang menang di sini. karna kakak akan lebih memilih dan membela aku. walaupun kakak akan kehilangan dan putus dengan pacar nya, bukan masalah bagi kakak.
tidak perlu waktu lama, kakak akan kembali mendapat kan pacar yang baru lagi.
secara tampang kakak adalah cowok ganteng. apalagi sekarang kakak sudah punya penghasilan sendiri. bisa di bilang mandiri, dewasa dan baik. idaman lah...
" sudah siap??!"
kata kakak. kali ini kakak tampil maksimal. baju kaos putih polos. celana jins panjang dengan sepatu putih dan jaket kulit andalan.
kali ini kami akan jalan- jalan menggunakan sepeda motor.
begitu pun aku. pakai baju putih panjang yang sedikit agak longgar. dipadu celana jins dan sepatu pun sama warna putih.
sepintas bagi yang melihat kami akan menebak kami adalah sepasang kekasih. bukan sepasang saudara.
seperti nya, agak berlebihan juga kalo saudara sampai berpenampilan seperti kami. tepat nya sepasang saudara yang romantis.....🤭🤭
" siip lah 👌👌... ayo " jawab ku
brrrummmm...... engggggg..ngg......
"pegangan yang kuat... "
suara kakak agak sedikit keras. karna suara gas kendaraan yang tinggi, sehingga harus agak sedikit berteriak supaya terdengar saat berbicara.
20 menit di jalan, sampai lah kami di salah satu mall di surabaya.
" nonton langsung, atau cari makan dulu??!"
__ADS_1
tanya kakak saat kami sampai di parkiran mall.
"terserah kakak. kalo sha langsung aja. masih kenyang. tapi kalo kakak lapar. gak pa pa deh kalo cari makan dulu" jawabku
"kakak sih masih kenyang... habis nonton aja ya kita makan nya !!?, trus kita puter- puter aja dulu. cuci mata. entr kalo uda capek, baru kita naik"
" kakak ada yang mau di beli ??"
" gak juga... cuci mata aja. kecuali ada yang bagus dan cocok. baru beli"
" ok lah... lets go.. "
" tangan kakak gak di gandeng ?? emm... "
" hah...???@%@$" gak salah dengar
" biasa aja. mulut nya di tutup. entar kemasukan lalat, gak jadi nonton kita "
" ups... sha kaget aja. kakak nie. biasa nya juga jalan aja gak perlu gandengan " kata ku
ku ingat dulu perna, bukan gandengan, tapi kakak yang menarik tangan ku. aku sih biasa aja waktu itu.
dan pacar kakak yang kebetulan ada di tempat yang sama melihat.
ribut dong... perang jadi nya. mala sampai putus lagi. iis...iis...iis ingat itu, aku jadi ngeri sendiri.
jangan sampai lagi deh. takut.
" santai aja... anggap aja sekarang kamu yang jadi pacar kakak "
" nembak nie cerita nya ???!" tanyaku lagi
" menurut mu..??!, kalo iya mang kamu mau jadi pacar kakak..??! emm...."
" gak...!! no no dan no " tegas ku.
kakak memastikan jawaban ku, menurutku cara yang agak lucu. emang nya rugi apa aku, kalo nolak jadi pacar. bagiku jadi adek lebih baik daripada jadi pacar. bukti nya, sudah berapa tahun kami bersama. semua nya baik- baik saja. dan aku lebih nyaman dengan seperti ini. menjadi adek yang disayang dan dilindungi.
" bangeeet...!!" jawab ku yakin.. sangat yakin.
" ais... kamu tuh. bohong sedikit napa?!!, bilang kek ... (kakak, aku mau kok jadi pacar kakak. aku padamu kakak....) gitu dek... biar romantis gitu. lah ini, mala di tolak.. emang kamu gak takut kalau kakak benar- benar dapat pacar yang kakak sayang, trus kami menikah. kami akan hidup bersama...kamu tinggal sendiri deh..🤔🤔 kan gak mungkin kakak bawa kamu juga sama istri kakak. bisa- bisa, belum malam pertama kakak sudah jadi duda kalo ngajak kamu"
wk...wk...wk... kakak mala ketawa keras. kayak nya kakak membayangkan banget ya..🤔🤭
" gak... kakak tetap kakak sha dan belum boleh nikah sebelum sha yang nikah dulu. pokok nya sha gak kasih restu kalo nikah nya melangkahi sha "
egois... biar aja. aku gak peduli
" ha...ha..ha.. kamu lucu. terserah kamu aja, asal kamu bahagia.. kakak akan selalu mendukung mu"
kami berjalan ke arah bioskop. dengan kakak yang tetap saja menggandeng tangan ku. biar lah... kan sudah aku peringatkan. kakak masih aja bandel. kalo nanti keliatan pacar kakak, trus perang lagi. aku gak mau tau. kan aku gak salah. kakak aja yang ngotot.
" dek tunggu di sini dulu, kakak beli tiket. sekalian beli minum. kamu mau pesan apa ??! "
" eemm.. aku keripik kentang aja kak. minum nya air mineral "
" ok cantik... di tunggu ya..."
***
puas nonton dan jalan- jalan. kami harus pulang. di panti salah satu peraturan nya adalah boleh keluar tapi di waktu siang. dan sebelum sholat ashar sudah harus di rumah. malam di larang keluar, kecuali ada keadaan darurat. dan keluar harus ada yang mendampingi orang dalam. tidak boleh keluar sendiri, kecuali di jarak dekat saja.
peraturan nya sangat bijak menurut ku. tidak terlalu membatasi tapi juga tidak membebas kan.
__ADS_1
batasan yang pas dan adil untuk semua.
sebentar lagi masuk waktu ashar. kami harus segera sampai di panti.
20 menit perjalanan. sampai lah kami kembali di panti. aku langsung pamit ke asrama cewek. segara mandi dan siap- siap sholat ashar berjamaah.
kewajiban berjamaah bagi anak- anak. akan ada hukuman nya apabila tidak terlihat berjamaah. atau sholat sendiri.
aturan mendisiplinkan anak. kami anak asuh, di didik dan di arah kan dengan sebaik mungkin. aturan yang santai tapi tegas.
selesai sholat berjamaah, kami kembali ke asrama kamar cewek. berkumpul bersama anak asuh yang lain. saling berbagi cerita, ada yang curhat, ada yang mengerjakan tugas sekolah dan masih banyak kegiatan yang lain.
mengingat yuni,, dia sudah tidak tinggal di sini lagi. setahun kemarin yuni sudah lulus SMA nya, dia setingkat diatas ku dan sudah keluar dari panti. bekerja di supermarket. menjadi kasir. mengkos di dekat tempat nya bekarja. tidak jarang, di waktu libur yuni akan main ke sini. menghabis kan waktu libur nya berkumpul bersama kami.
'dreeeettt...dreeett....
getaran dari ponsel ku. ada telpon masuk. tapi nomor baru. biasanya kalo no' baru, aku malas menanggapi. takut telpon iseng.
masih tetap panggilan no' yang sama. entah sudah panggilan yang keberapa.
aku sambut aja, takut nya telpon penting. gak mungkin gak penting, sampai niat menelpon sampai beberapa kali.
" iy hallo "
" ini nomor hp sasha kan?" suara penelpon di seberang sana.
" iya benar. aku sasha.. siapa ya ??!"
aku benar- benar tidak kenal dengan suara nya.
" yank...ini aku damar. kamu tidak lupa aku kan yank ??! 4 tahun aku mencari informasi tentang kamu.. kamu hilang gak pamit, hilang begitu saja. tega kamu yank"
'deg....
" kamu damar, damar... bener ??! "
astaga... apa ini mimpi. damar ku menghubungi ku.
ya tuhan jantung ku.
harapan ku. impian ku. doa ku..... terkabul 🥰🥰🥰
aku sampai gak bisa lagi berkata- kata
" iya yank... ini aku damar pacar kamu. kita masih pacar yank. kita belum putus. aku masih menganggap kamu pacar aku."
" maaf... cha. aku pergi gak pamit kamu. saat itu sangat mendadak. lain kali aku akan cerita semua ke kamu. kamu apa kabar ??!"
" baik sayang... sangat baik. apalagi sekarang sudah ada kamu. lega rasa nya. kamu gak tau, bagaimana aku mencari kontak kamu. ku datangi semua teman- taman kamu. tapi gak ada yang tau. kamu bahkan tidak pamit ke siapa pun"
" sha.... di cariin kak mufti. di tunggu di depan. cepat....."
panggilan dari anak- anak mengagetkan aku.
" iya sebentar.." jawabku.
ku akhiri telpon dari damar. aku harus mendatangi kakak dulu. seperti kakak yang selalu mengutamakan aku. aku pun harus begitu.
" cha... entar lagi ya di sambung telpon nya. aku di panggil kakak ku. penting kayak nya!!? simpan nomor ku. telpon lain kali ya.. dahh"
'tut..tut..
panggilan berahir
__ADS_1
#.. Terimakasih ..#
bersambung...