Takdir Dan Cinta Sasha

Takdir Dan Cinta Sasha
05. Cerita Nenek 1


__ADS_3

## Selamat membaca kembali ##


jangan lupa siap kan tisu sebelum lanjut ke part ini.... di part ini sangat menguras emosi jiwa....😅😅😅.


***


" heiy... kakaku sayang..... mau kemana ??! sha ikut dong.. bosan di panti.ya ya ya..em..em..🥺🥺"


 


aku tau kakak pasti mau keluar. gak pernah kakak pagi sudah beraksi. harum lagi. pasti mau ngapel. gak mungkin kan ke kampus penampilan maksimal gitu.


" gak bisa dek... kakak ada janji sama teman- teman kampus kakak dan kakak gak bisa bawa kamu. karna yang kumpul cowok semua. lain kali ya.... kakak janji. atau mau nonton ??! emm.....??! tapi nanti. kakak gak bisa sekarang. maaf ya....!' jangan sedih."


 


melihat kendaraan kakak keluar. aku rasa nya sedih. padahal kan. apa salah nya coba.


sebenar nya aku sadar. aku tuh sudah terlalu egois. sudah terlalu jauh mencampuri urusan kakak.


ya...walaupun aku sudah di anggap adek. tapi aku sadar aku sama kakak tetap lah orang lain.


kakak juga punya kehidupan nya sendiri. kakak juga perlu waktu buat cewek dan teman- teman nya. bukan nya harus mengurus aku terus.


mau gimana lagi.... rasa takut ku akan kehilangan kakak mengalahkan akal sehat ku. aku takut perhatian dan kasih sayang dari kakak hilang juga. seperti kasih sayang dari keluarga ku.


semenjak ibu menikah lagi, dan punya anak dari suami nya yang baru. aku seperti bukan anak nya lagi. aku terlupakan. aku seperti orang lain. mereka tertawa bersama, bercanda bersama. seakan aku tidak ada. padahal saat itu aku ada di sana. dan tidak mungkin aku tidak terlihat oleh mereka.


dan buka nya mengajak bergabung. mereka seakan tidak melihat ku. menganggap aku cuman pajangan di pojok dinding.


bahkan saat itu aku yakin ibu melihat ku. karna beberapa kali tampa sengajak mata kami bertatapan. walaupun cuman sepersekian detik.


hancur..... tentu saja.............. sangat sakit rasa nya.


dan di saat paman udin mengberi kabar tentang panti yang di surabaya melalui nenek. saat itu juga aku langsung setuju untuk ikut.


bukan membenci ibu. tapi, mungkin lebih baik aku menghindar. aku takut sakit hati ku akan membuat ku membenci nya. sungguh aku tidak ingin.


aku sayang ibu. sangat sayang. bagaimana pun, beliau yang mengandung ku 9 bulan. beliau yang menyusui ku. beliau yang merawat ku.

__ADS_1


mana mungkin aku melupakan nya. mungkin ibu punya alasan lain kenapa seolah melupakan aku.


aku sangat yakin bahwa ibu menyayangiku. tapi mungkin tidak bisa memperlihatkan secara langsung.


aku sangat yakin. ikatan batin ibu dan anak tidak akan bisa hilang. apapun yang terjadi.


ini keputusan ku untuk menjauh. jadi aku tidak bisa menyalah kan ibu bukan...??!


aku harus kuat. ini pilihan ku.


' ibu aku kangen. bagaimana pun, aku sangat sayang ibu ' kalo bisa memilih aku pasti memilih bersama mu ibu. 1 setengah tahun aku di sini. tidak perna sekali pun aku dengar kabar ibu. bagaimana ibu di sana. sehat kah ibu di sana. lalu, tidak kah ibu memikir kan aku di sini. bagaimana keadaan aku di sini.


ibu..... doaku selalu untuk mu. dan pasti nya, keyakinanku bahwa ada doa mu juga di setiap hari ku. aku sangat percaya itu.


aku tersenyum kembali teringat akan cerita nene. cerita masa kecilku cerita saat aku bayi.betapa hebat nya ibu ku. karna kasih sayang nya aku bertahan sampai bisa sebesar sekarang ini. aku memang berbeda dengan bayi- bayi lain. aku khusus. terlahir sebelum waktu nya lahir...


## flashback


 " nek, kata tante inab. sha lahir kecil banget ya nek. gak kayak bayi vivie. kata nya sha lahir belum cukup umur ya nek??! nenek cerita dong. sha penasaran nek. gimana sha masih bayi "


 


bayi lucu. merah dan menggemas kan. sangat cantik.


" heheheee.... ya. kamu lahir sangat kecil. mungkin kayak boneka barbie. mungkin. heheheee( nenek kembali tertawa ). mendekat lah ke sini. nene akan ceritakan nya ke kamu.


aku merapat kan badan ku ke nene. aku sangat semangat kali ini. aku penasaran bagaimana masa kecil ku yang kata nya kecil kayak boneka itu.


" uuhh....huuuuu..."


nenek menarik nafas berat. lalu memulai cerita nya...


" waktu itu... tepat nya tengah malam. ayah kamu datang ke rumah nenek. dengan keadaan berantakan, dan tampak sangat kelelahan. nenek gak bisa menebak, datang dari mana anak nenek itu. apa yang di lakukan nya. sehingga berpenampilan sangat sangat kacau. tapi nenek tidak mau berpikir negatif. karna memang selama ini ayah kamu tidak pernah berbuat buruk. dia adalah anak kesayangan nenek. tidak perna sekali pun ada perbuatan nya yang bisa membuat kakek dan nenek marah. semua nya masih dalam batas normal. bahkan, di saat suka sama ibu kamu, ayah kamu langsung meminta untuk melamar karna dia tidak ingin merusak anak orang katanya. lebih baik di halalkan saja. sehingga tidak akan ada fitnah setelah nya.


" ma, rifda sudah melahir kan .."


itu kalimat pertama yang keluar dari mulut ayah mu saat itu.


" bagaimana bisa nuh. bukan nya kandungan ida masih belum cukup umur ??! apa yang terjadi ??"

__ADS_1


tanya nenek saat itu. nenek sangat kaget dengan apa yang di sampaikan ayah kamu. mana mungkin melahirkan sedang kan berita hamil nya aja belum lama."


" prematur ma... keadaan ida sangat lemah. jadi harus melahir kan dini. kalo ridak akan bahaya dengan kedua nya. tapi saat ini, bayi nya kuat ma... dia baik- baik saja. bahkan suara nya juga tampak. tegas. insyaAllah semua nya akan baik- baik saja. keadaan ibu nya juga sudah baik"


"alhamdulillah. dan apa anak nya nur??!"


"perempuan ma... cantik."


"trus kenapa kamu pulang. kenapa gak kamu jaga istri dan anak mu nuh. kamu mala pulang dalam keadaan kayak ini. ada apa??"


" itu lah... mertua ku tidak memboleh kan aku tinggal di sana. aku cuman di kasih waktu untuk melihat mereka sebentar saja. dan di suru menjauh.... aku sangat kasian pada ida ma... pasti nya kelahiran dini itu karna kesedihan dan tekanan batin yang ida rasakan...


bagai mana bisa, ida yang sedang hamil tapi kami di minta untuk berpisah."


" sabar nak. mertua kamu mungkin hanya emosi aja. nanti setelah semua nya tenang akan kembali baik- baik saja. tetap lah kunjungi anak istri mu trus. mungkin dengan kesungguhan mu, mereka akan luluh. yakin kan lah. rejeki itu tidak akan habis apa pun pekerjaan kamu. asal mau berusaha rejeki akan datang bersama dengan usaha itu sendiri. bersabar lah."


" iya ma.... aku mau mandi dulu. sudah tengah malam. mama istirahat lah."


" iya.... setelah mandi makan lah. di dapur masih ada lauk. sisa papa kamu tadi. mama tidur duluan"


setelah menyuru ayah kamu makan. nenek mendatangi kakek di kamar. mungkin karna mendengar suara nenek sama ayah kamu. kakek jadi ikut terbangun. jadi lah nenek sama kakek berunding untuk membantu masalah ayah dan ibu kamu.


dan sebenar nya nenek tidak terlalu mengerti ada masalah apa ayah dan ibu kamu dengan nenek dan kai kamu yang di sana. karna memang selama ini, ayah kamu tidak perna menceritan ke nene lebih detail masalah rumah tangga nya.


jadi nenek sama kakek kamu akan mengantar ayah kamu mendatangi ibu kamu sekalian akan mendiskusi kan masalah apa yang membuat ayah dan ibu kamu harus dipisahkan.


setelah berdiskusi dengan kakek, kami memutuskan besok pagi akan ke rumah sakit tempat ibu kamu melahirkan sekalian melihat kamu bayi. penasaran juga kan nenek. gimana sih bayi yang lahir belum waktu nya, tapi kata ayah kamu bayi nya baik- baik saja.


hehehe......."


nenek menutup ceritanya dengan tertawa kencang. sangat kencang.


  " nek, trus berarti nenek sama ayah ke rumah sakit itu. trus melihat sha bayi. yang katanya kayak boneka itu ya....sha penasaran deh nek. kalo sha lahir belum cukup umur, kok sha bisa hidup sampai sekarang. berarti ibu hebat banget dong ya merawat sha"


 


kata ku ke nenek. sepintas aku merasa kagum dengan ibu ku. hebat...


#.. Terimakasih ..#

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2