
Keesokan harinya dalam ruangan kamar Long Zian, dirinya pun terbangun dan mendapati pemandangan indah bagai lukisan Surgawi terpampang di sampingnya yang memeluk tubuhnya dengan erat dengan tubuh polos telanjangnya. Long Zian tersenyum penuh kasih memandang dengan mengelus puncak rambutnya dengan halus agar membuatnya nyaman.
Long Yun yang merasa ada gerakan yang menyentuh rambutnya dengan ringan dan halus pun terbangun lalu melihat Long Zian yang tersenyum di wajah sempurnanya dengan mata penuh cinta.
"Selamat pagi duniaku"
Ucapan Long Zian yang halus dan tulus begitu merdu terdengar di telinga Long Yun yang membuatnya tanpa sadar tersenyum berseri seri mengungkapkan kebahagiannya, dirinya pun membalas ucapan Long Zian dengan berkata "Selamat pagi juga sayang" dengan melemparkan tubuhnya yang polos ke pelukan Long Zian tanpa menyadari bahwa dirinya masih tanpa pakaian.
"Ara~ara nampaknya istriku ini ingin dimanjakan lagi kah?" Ucap Long Zian dengan nada menggodanya serta senyumnya yang membuat tubuh Long Yun bergetar memikirkan malam tanpa tidur mereka dimana dirinya dibuat kenikmatan sampai pingsan oleh permainan Long Zian.
"Eh bu-bukan begitu..KYAAA"
Perkataan Long Yun tak dapat di lanjutkan karena tubuhnya telah dibalik oleh Long Zian dan ditekan dibawahnya yang membuatnya terkejut. Mereka pun melanjutkan aktifitas mereka dengan berbagai posisi di tempat tidur dan kamar mandi hingga siang hari dan Long Zian mengakhirinya setelah melihat Long Yun hampir pingsan dengan mata juling penuh kenikmatan.
__ADS_1
Long Zian hanya menggelengkan kepalanya dan memandikan Long Yun seraya memakaikan pakaian padanya karena tubuhnya lemah seperti tak punya energi sama sekali.
"Long Yun aku akan keluar sebentar untuk membantu Ning'er ke perbatasan surgawi jagalah dirimu dan tunggu aku"
Long Yun yang kini sedang berbaring manja di pelukan Long Zian dengan suapan makanan dari tangannya pun mendengar ucapan Long Zian yang begitu lembut.
"Um.. hati hati sayang jaga Ning'er bagaimanapun dia saudariku" Long Yun hanya mengangguk patuh layaknya anak kecil yang membuatnya terlihat menggemaskan menurut Long Zian.
Setelah selesai menyuapi Long Yun pun Long Zian berpamitan dengan kecupan cinta di bibir lalu pergi menghilang didepan Long Yun.
"Apakah sudah siap Ning'er?"
Long Zian bertanya dengan lembut kepada Xiao Ning'er yang membuatnya memerah malu bercampur bahagia lalu berkata "baiklah kita bisa pergi kesana"
__ADS_1
Long Zian yang melihat kelakuan Xiao Ning'er hanya bisa tersenyum kecil dengan lucu dan segera merobek kekosongan dengan hukum ruangnya untuk menuju ke perbatasan surgawi yang dimasuki olehnya dengan Ning'er dipelukannya.
Tak perlu dikatakan tempat kecil seperti perbatasan surgawi tak bisa lolos dari hukum Long Zian apalagi dirinya memamahami Hukum alam semesta ketingkat tinggi, apalagi dunia Dewa dan iblis ini dimana hukum ruang dan waktunya akan mencapai ketingkat tertinggi walaupun kultivasinya rendah dia yakin bisa melawan orang seperti Kaisar Sage sekalipun yang hanya memahami sebagian kecil dari hukum apalagi mereka yang menyebut diri mereka sendiri sebagai dewa spritual yang membuat Long Zian mencibir kearah mereka.
Hukum yang telah dipelajari Long Zian sekarang mungkin masih sedikit tetapi setelah Long Zian memahami Hukum tersebut ketingkat tinggi akan ada keadaan dimana Long Zian dapat memahami sub hukum turunan dari hukum tersebut seperti hukum kehidupan yang Long Zian telah padatkan menjadi Dao hukum dirinya sekarang memahami Hukum Yang, Hukum Cahaya, Hukum Murni/Suci, dll begitu pula dengan Hukum Dao kematiannya yang telah membuat Long Zian memahami Hukum Yin, Hukum Kegelapan, Hukum Kehancuran, dll.
Memang belum menyentuh angka ribuan untuk hukum yang ada pada Long Zian tapi menurutnya lebih baik memahami Hukum alam semesta itu hingga tingkat tinggi sebelum memahami lainnya karena kita harus berjalan langkah demi langkah menguyah sebisanya yang bisa kita tampung dari pada sembrono menguasai banyak tetapi tak berguna. Kini dirinya sedang mencari cara yang dapat membuatnya menyatukan Tubuh dan Jiwa dimana dirinya bisa meningkatkan keefektifan tempurnya ketingkat lebih tinggi karena dunia ini hanya didasarkan pada kultivasi jiwa dan bila Long Zian dapat berhasil membuat Tubuh dan Jiwa menjadi satu artinya apa yang didapat Jiwa tersebut juga terdapat pada tubuh fisik Long Zian dan sebaliknya pula bahkan akan ada manfaat lebih lanjut kedepannya.
Di taman sebelah sungai yang terlihat sedikit berkabut penuh Aura Spiritual terlihat udara sedikit terkonyak hingga memperlihatkan lubang Ruang/Waktu yang mengeluarkan sosok Long Zian dan Xiao Ning'er yang telah mencapai di Perbatasan Surgawi.
"Ning'er Aura Spiritual disini lebih banyak daripada di luar dan juga sedikit mengandung Hukum Petir yang dapat membantumu menerobos kultivasimu sekarang berkultivasilah dengan tenang aku akan menjagamu lagipula disini ada orang tua mesum yang akan mendekati wanita cantik sepertimu"
Long Zian Berkata lembut kepada Xiao Ning'er dengan penekanan di akhir suaranya dengan Aura Horor untuk menekan sosok Spiritual tertentu yang meringkuk ketakutan tak jauh dari mereka.
__ADS_1
"Baik" Xiao Ning'er mengangguk patuh dan segera memasuki keadaan Kultivasi dengan nyaman sementara Long Zian hanya tersenyum kecil dan memandang kearah sosok yang meringkuk di kejauhan dengan tenang dan berkata sedikit dingin "jadi apa yang diinginkan olehmu orang tua"