
Disini Ryujin lebih memilih diam untuk menahan amarahnya bila dirinya bukan segumpal jiwa pasti dia sudah ingin merobek sosok dewa dihadapannya walaupun tak ada kesempatan sekalipun
"Jadi apa keinginanmu nak" tanya Asura
"Pertama aku ingin pemahaman tuhan" ucap Ryujin acuh
"Betapa simple permohonanmu, apa ada alasan yang mendasari?" bingung Asura
"Aku tahu kau sebenarnya malas berfikir maka dari itu kau tak tahu alasanku" jawab Ryujin yang mendapati tawa bodoh sosok dewa tersebut
"Tentu dengan pemahaman yang bisa menyamai tuhan, aku bisa memiliki otoritas dalam pengetahuan kau tahu ada pepatah mengatakan pengetahuan dapat mengalahkan kekuatan, serta dengan pemahaman inilah aku bisa mengusai hukum yang terdapat dalam dunia untuk diriku sendiri tentunya" lanjutnya
Asura yang mendengat tersebut tentu sedikit terkejut atas kepintaran Ryujin, tak pernah ada dalam pikiran sosok fana mana pun yang dapat memikirkan keinginan tersebut dan hanya menginginkan kekuatan mentah semata. Setelah memahi itu dia pun bertanya "selanjutnya " pada Ryujin
"Kedua tentu karena jiwaku sudah bisa dikatakan tinggi aku ingin fisik dan mentalku dapat melengkapinya, kau tahu tentu aku tak ingin kendala seperti kemacetan atau sebagainya dalam hal budidaya kan dan tentu aku ingin fisik dan mentalku selalu dapat menanggung beban dalam budidaya" ucap Ryujin
"Masuk akal, karena fisik dan mental yang tinggi akan mendasari fondasi budidayamu dan karena keinginan ini kau bermaksud ingin selalu fondasimu kokoh serta terkondensasi kan?" tanya Asura
__ADS_1
"Betul" jawab singkat Ryujin
Lagi lagi Asura dibuat terpukau atas keinginannya karena efek yang di dapat juga baik bakatnya dalam dirinya maupun bakat internal dan eksternal dalam tubuhnya akan dalam keadaan tertinggi dan sempurna untuknya tanpa hambatan, pemikiran pintar inilah yang membuat sosok dewa seperti Asura menghormati Ryujin.
"Jadi kau juga bermaksud memaksimalkan bakatmu agar melambung sempurna tak terbuang juga yah, jenius kurasa" ucap Asura
"Benar, dengan kepintaranku, pemahaman tuhan yang sempurna juga harus di dampingi dengan bakat yang sempurna jadi diriku tak akan membuang waktuku sia sia untuk mengokordinasi keseluruhan diriku baik itu, pikiran, raga, jiwa dan mental" jawab Ryujin
"Baik sungguh diriku menghormatimu, selanjutnya" ucap Asura
"Kenapa tidak habis habis karmaku sepertinya aku sudah meminta hal hal diluar nalar" tanya Ryujin bingung
"Karmamu masih tak bisa terhitung lanjut kan" ucap Asura
Ryujin hanya menatap sosok tersebut dengan waspada akan tetapi tetap memikirkan hal yang menguntungkan untuk masa depan dirinya tanpa membuang potensi sia sia
"Yah kalau begitu kau tahu dengan bakat serta pemahan mengerikan tentu saja aku ingin mempelajari hal yang menarik untukku jadi potensiku tetap meluas dengan bakat yang melambung dan permintaan ketigaku adalah berilah diriku teknik kultivasi tertinggi yang mencakup jiwa, raga, dan mental yang hanya bisa digunakan untukku mencapai puncak dunia serta teknik pedang tertinggi yang mendampinginya" ucap Ryujin
__ADS_1
"Hem masuk akal kenapa kau ingin mencapai puncak dunia?" tanya Asura berusaha mengetes jawaban Ryujin karena entah jiwanya yang begitu kuat dirinya tak bisa membaca dan memperkirakan apa tujuan sebenarnya.
"Kau tahu dalam hidup tentu ada hukum kuat adalah raja lemah adalah budak, mau itu kuat dalam kekuasaan atau dalam hal kekuatan tetap akan berdiri sebagai raja, aku hanya ingin menjadi sosok yang memberikan mereka pandangan baru tentang menghargai sesama, membuat tujuan baru bagi yang kuat untuk melindungi yang lemah dan merubah pandangan yang lemah agar terus berusaha tanpa mengekor yang kuat" jawav Ryujin tenang
Asura membisu, sosok didepannya lebih baik disebut kebijaksanaan itu sendiri daripada sosok fana, entah mengapa dirinya merasakan dorongan untuk menundukan kepalanya dan menghormati keputusannya
"Jujur aku terkesan dan juga lebih menghormatimu, kebijaksanaanmu serta sikap tenang dan mulia mu mewujudkan sosok pemimpin itu sebenarnya dan dengan begitu aku memberikanmu hadiah tanpa sebagai tanda hormatku atasmu terima lah pedang ini dan asal api ini" ucap Asura bersamaan mengulurkan tangannya dan mengeluarkan 2 cahaya yang berubah menjadi pedang emas dengan corak yang menghiasinya serta gagang motif naga yang bisa dirasakan hidup
Cahaya satunya berubah menjadi api berwarna merah darah bercampur biru dan hitam, serta itensitas api yang tak dapat dijelaskan tingkat panasnya
"Apa ini" tanya Ryujin
"Pedang itu adalah pedang Cocyctus adalah pedang pertama yang dibuat dan tentu saja menjadi asal sejarah senjata pedang itu sendiri, memiliki ketahanan yang tak bisa dihancurkan terbuat dari batu surgawi serta ketajaman yang dapat membunuh sosok dewa seperti diriku sendiri, dan api tersebut disebut Origin True Flame, itu adalah asal sebuah api dengan panas yang depat menelan alam semesta" jelas Asura
"Aku tak terkejut dengan dengan benda yang dikeluarkan olehmu karena sebaik baiknya orang dia harus memiliki sikap ketenangan untuk senjatanya dan terima kasih hadiah ini sungguh kehormatan bagiku memilikinya dan tentu seperti yang dikatakan olehmu tak ada yang maha kuasa, senjata dan api ini juga pasti memiliki kelemahan atau lawannya maka akan ku gunakan ini dengan baik" balas Ryujin dengan tenang
"Dan juga cukup kurasa hanya itu jadi aku ingin dunia tujuanku menjadi Tales of Demons and Gods dengan keluarga yang baik tentunya serta berilah sedikit dari karmaku untuk penampilanku dan juga untuk orang orang dibumi terutama anak yatim piatu, dan orang yang sudah uzur" lanjutnya
__ADS_1
"Aku harus merasa terhormat atas pilihanmu dan juga sudah kukabulkan itu dan asal kau tahu mereka bersyukur dan juga menambah karmamu haha sungguh tak pernah terjadi bila kau ingin permintaan katakan dalam benakmu dan itu akan terkabul oke sampai jumpa" balas Asura
Seketika jiwa Ryujin bersinar emas dan menghilang dari tempatnya, setelah kepergiannya Asura menampakan senyum tulus yang tak pernah terlihat karena bertemu dengan sosok seperti Ryujin