
Long Zian terdiam menerima ingatan asing yang masuk kedalam tubuhnya seraya bersila, tanpa disadari olehnya ribuan hukum aturan alam semesta membentuk pusaran dimana Long Zian sebagai pusatnya. Di dalam ingatannya lapisan demi lapisan adegan terekam mendalam dalam benaknya.
Alam Dewa, disebuah puncak pegunungan surgawi berdiri selusin Dewa dari kalangan Dewa rendah, menengah, tinggi, puncak, dan sejati. Mereka berkumpul untuk melihat Calon pemimpin mereka Dewa Tertinggi, seseorang yang berdiri di depan semuanya dengan postur heroik agung bagai peri dari langit.
Jubah putih kekaisarannya yang melambai lambai mengikuti semilir angin dengan pesona tak terbatas di wajah sempurnanya. Wajah yang sangat akrab bagi Long Zian karena wajah sosok tersebut sangat mirip dengannya.
Dibelakangnya berdiri satu perempuan yang tak kalah dalam hal rupa dengan tempramen Dewi di dalamnya, penuh keagungan dan kelembutan dalam tindakannya, identitasnya ialah Dewi Kehidupan salah satu Dewa terkuat di bawah tangan Sosok heroik tersebut. Ditemani oleh dua sosok yang bersujud menyembah yang diyakini sebagai orang kepercayaannya. Tidak ada yang akan menghina sosok bersujud tersebut di kalangan para Dewa dinilai dari Aura mereka bahwa mereka adalah sosok sosok yang kuat.
Sosok pria Heroik tersebut berkata dengan mendominasi "hari ini akulah pemegang alam semesta kecuali takdir, hari ini aku Ryujin Dewa kekacauan pemimpin kalian para dewa malaikat dan iblis"
Kata kata yang ringan terdengar penuh Aura mulia seakan dunia itu sendiri adalah rumahnya membuat semua makhluk yang ada di tempat itu menyambut dengan gembira dan penuh segala kehormatan dalam jiwa mereka.
"Salam yang tertinggi"
__ADS_1
Seruan suara penuh ibadah dan keagungan tanpa cela terdengar menaungi alam semesta itu sendiri.
Long Zian memejamkan matanya hingga akhirnya dirinya membuka matanya yang dimana dirinya sekarang berada disebuah domain yang tidak asing baginya. Dirinya sedang duduk menjaga postur seakan membawa langit dan bumi ditangannya dengan sosok Asura dan sosok lain disebelahnya berlutut didepannya.
"Aku yakin kau akan menjelaskan semua ini Asura" Long Zian berkata dengan tenang seakan sudah ada tebakan dalam hatinya untuk situasi sekarang ini.
Asura yang mendengar ucapan tersebut hanya bisa tersenyum tulus seraya berkata dengan hormat "Tuan Ryujin benar menurut pengalamanku selama ribuan tahun bersamamu pasti tuan telah menebak sosok itu adalah tuan sendiri dan ini adalah kebenarannya"
Long Zian mengerutkan keningnya dan berkata dengan dingin "lalu apa yang ku lalui semua ini hanya permainanmu"
Sosok disebelah Asura hanya diam menghayati percakapan Tuannya karena begitulah sifatnya tak ingin berbicara panjang lebar dan hanya menunggu ingatan dan kekuatan Tuannya kembali.
Long Zian mengambil Manik Manik tersebut dan seakan memiliki keakraban tertentu dengannya dimana dirinya mengetahui cara menggabungkan Manik itu dengan dirinya. Manik Manik itu melayang kearah dahi diantara alisnya dan segera mengeluarkan cahaya keemasan seraya memasuki tubuh Long Zian.
__ADS_1
*Bomm
Sebuah paksaan yang menakutkan keluar dari Long Zian dipusatnya menekan seluruh alam semesta. Semua makhluk diatas Fana merasakan itu semua tetapi tidak ada kepanikan dalam mata mereka melainkan pujaan dan fanatisme karena mereka tahu pemimpin mereka telah kembali.
(A/N: dari sini mc disebut Ryujin saja oke)
Setelah beberapa saat Aura itu seakan hilang karena Ryujin mengambil kembali Aura itu, membuka matanya semua orang bisa melihat dikedalaman matanya seakan dunia itu sendiri dibawah kendalinya.
Ryujin mengingat semuanya dari dirinya lahir dalam kekacauan, perjalannya menguasai segala Hukum, istrinya Isabel Dewi Kehidupan dan alasan mengapa dirinya memisahkan Keilahiannya dan menjadi makhluk Fana hingga Inkarnasinya. Dapat dilihat kesedihan begitu jelas terpampang Dimata Ryujin karena sebuah ingatan yang membuatnya ingin menghancurkan dirinya sendiri.
Setelah kembali tenang Ryujin melirik dua sosok yang berlutut didepannya tak bisa tidak menghela nafas dalam emosi dengan berkata "Asura, Samael terimakasih sudah menjalankannya tugasmu dan sekarang Aku kembali"
Sebuah kata yang bergema di dalam pikiran semua makhluk di alam semesta yang serta seruan berbagai dewa, malaikat dan iblis menyambut Ryujin ditempat mereka.
__ADS_1
Kegembiraan dapat dilihat dari kedua sosok tersebut membuat tubuh mereka bergetar karena tak bisa menahan senang seakan emosi selama ribuan tahun tak bisa dibendung lagi dalam sosok keduanya.