
Seminggu berlalu,Sheila belajar membiasakan dirinya tinggal dikediaman Dario dan melakukan perannya sebagai istri Dario.Namun sikap cuek dan ketusnya tetap saja ia tunjukkan pada Dario,karna baginya ia tidak akan pernah menganggap Dario sebagai suami sebenarnya.Rasa cinta dan perhatian yang seharusnya ia tunjukkan justru berbanding balik dengan ketidakpeduliannya dan bertekad jika dirinya tidak akan pernah mencintai Dario.
Setelah Dario pergi bekerja,Sheila hanya bisa menghabiskan waktunya berdiam dikamar.Tidak ada yang ingin ia kerjakan.Hidupnya terlalu hambar,datar dan tidak semangat apa pun yang ia kerjakan.Ia merasa jenuh karna setiap harinya hanya menghabiskan waktunya dikediaman Dario.Dario seakan benar benar tak memberinya kebebasan walaupun dirinya sudah menjadi istri .Bahkan untuk sekedar jalan jalan sebentar.Sheila bagaikan burung dalam sangkar emas,hidup yang dikekang dan tidak bebas
Namun kali ini ia memberanikan diri untuk keluar rumah.Ia pun melangkahkan kakinya menuju pintu utama,namun sang pelayan justru dengan cepat menghampirinya
"Nona..Mau kemana??"Tanya sang pelayan
"Aku ingin jalan jalan sebentar..Aku sangat bosan."Jawab Sheila dengan cuek
"Maaf nona..Tuan tidak menginginkan nona untuk kemana pun..Mohon untuk menuruti perintah tuan.."Jelasnya
"Tapi aku sangat bosan..Dan lagi aku adalah istrinya..Dia tidak akan melarangku untuk keluar sebentar saja."Jawab Sheila sedikit sewot
"Maaf nona..Sebaiknya hal ini harus ditanyakan dulu pada tuan."Ujar sang pelayan lagi dengan ramah
"Bagaimana aku bisa ijin jika ponselku ditahan olehnya??Kau saja yang tanyakan agar jelas..!!!"Sentak Sheila mulai kesal
__ADS_1
"Baik..Akan saya coba tanyakan dulu.."Jawabnya dengan tersenyum dan menuju telepon untuk menghubungi Dario
Sheila hanya bisa mendengus kesal
Banyak sekali aturan dirumah ini..Gerutunya
Tak berapa lama sang pelayan pun datang
"Maaf membuat nona menunggu.. Tuan berpesan,nona diperbolehkan keluar tapi hanya satu jam dan akan dikawal oleh beberapa pengawal yang akan mengawasi nona ."Jelasnya
"Terserah...!!!"Jawabnya dengan datar dan langsung berjalan keluar dari kediaman Dario serta diikuti beberapa pengawal berbadan besar
"Bisakah kalian membiarkan aku untuk sendiri??Apakah kalian juga ingin mengawasiku disaat aku ingin menenangkan diri??"Tanya Sheila pada pengawal Dario
"Maaf nona..Ini sudah tugas kami untuk mengawasi nona.."Jawabnya menjelaskan
"Kalian tenang saja.. Aku tidak akan kabur kemana pun.."Jawab Sheila meyakinkan mereka
__ADS_1
"Maaf..Tetap tidak bisa nona..Kami akan mengawasi nona dari sini.."Jawab pengawal itu dengan tegas
"Terserah ..!!!"Sahut Sheila dengan kesal
Akhirnya Sheila hanya bisa menenangkan dirinya dalam pengawasan mereka.Walau sebenarnya ia sebelumnya mempunyai niat ingin mengalihkan mereka untuk ia bisa kabur.Namun ternyata taktiknya masih tidak tepat
Sejam kemudian..
Sheila pun beranjak bangkit dan berjalan menuju toilet yang letaknya tak begitu jauh dari tempat ia tadinya bersantai
Mereka pun mengikuti langkah Sheila menuju toilet.Sebelum memasuki toilet,Sheila pun menoleh kearah mereka
"Tunggu..Apa kalian juga ingin ikut aku masuk kedalam toilet ini??"Tanya Sheila dengan sengaja
"Maaf nona..Kami akan menunggu diluar.."Jawab sang pengawal berjalan mundur dan sedikit menjauh dari toilet wanita
Sheila pun langsung memasuki toilet,dan sejenak ia mulai berpikir mencari cara untuk kabur dari mereka
__ADS_1
Hingga akhirnya ia mendapatkan ide..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...