
Dan keluar lah seorang lelaki dengan tampilan formal dan kacamata hitamnya.Sontak membuat Sheila terkejut dan berubah menjadi panik.Yang tak lain adalah Dario sendiri,Sheila pun bergegas akan kabur,namun beberapa pengawal sudah menghalangi jalannya agar ia tak bisa melarikan diri
Dario pun berjalan mendekati Sheila dan tersenyum sambil menyentuh helaian rambut Sheila
"Aku mengijinkan mu untuk keluar sebentar,tapi kau justru berusaha kabur..Sepertinya sia sia aku bersikap baik padamu.."Ucap Dario dengan nada dingin
"Aku tidak bisa hidup terus terkurung dalam tawananmu..Kalau kau menganggap ku sebagai istrimu,seharusnya kau tidak memperlakukan ku sebagai tawananmu..!!!"Jawab Sheila dengan kesal dan meluapkan emosinya
"Bawa dia.."Perintah Dario pada pengawalnya tanpa menanggapi ucapan Sheila
"Tidak..Aku mau pulang..Lepaskan aku..Aku bukan tawanamu..!!!"Teriak Sheila berusaha meronta melepaskan dirinya dari pengawal Dario
Dario pun tak memperdulikan semua perkataan Sheila dan kembali memasuki mobilnya menuju mansionnya
Sesampainya dimansion,Dario langsung menggendong tubuh Sheila sendiri tanpa menyuruh sang pengawal lagi
__ADS_1
"Lepaskan aku..Biarkan aku pergi dari sini..!!"Teriak Sheila membuat para pelayan hanya bisa menatapinya tanpa tanggapan
Dario membawa Sheila menuju kamar pribadinya.Dan menghempaskan tubuh Sheila diatas kasurnya dengan keras,membuat Sheila terkejut
Dario menatap Sheila dengan sangat tajam,Sheila pun mulai ketakutan dengan tatapan Dario
"Apa kau sangat ingin pergi dariku???Apakah perlakuan baik ku masih kurang untuk bisa kau terima???Sudah kubilang jangan membuatku bersikap kejam padamu ..!!!"Teriak Dario dengan amarah yang mulai memuncak
Sheila pun tak dapat menjawab,ia mulai gemeteran melihat kemarahan Dario.Karna sebelumnya ia ingat,Dario sempat melukai tangannya karna emosi yang tak terkendalikan
Dario pun mulai menarik dasi yang ia pakai dan melepasnya.Satu persatu ia mulai melepas kemeja kerjanya dan mendekati Sheila
"Kau mau apa??"Tanya Sheila dengan panik dan memundurkan tubuhnya hingga ke pojok
Dario langsung menarik kaki Sheila hingga tubuh Sheila mendekat kearahnya dan langsung mengapit kedua pipi Sheila dengan kuat
__ADS_1
"Sudah cukup kau menguji kesabaranku..Aku sudah berusaha bersikap baik padamu..Tapi kau masih saja keras kepala..Jangan memancing kemarahan ku..!!!"Ucap Dario dengan nada tinggi langsung menghempaskan wajah Sheila dengan kasar
"Maafkan aku..Aku bersalah..Aku janji tidak akan mengulangnya lagi..Tolong maafkan aku..Hiks.."Ucap Sheila mulai meneteskan air matanya karna ketakutan
"Kenapa kau tidak bisa menurut padaku???Apa tidak bisa kau memberiku kesempatan untuk menunjukkan bahwa aku sangat serius padamu?Hah???"Tanya Dario dengan nada tinggi lagi
"A..Aku akan menurut..Tolong maafkan aku..Hiks..Aku tidak akan melakukannya lagi...Aku akan menjadi istri baik untukmu...Hiks.."Lirih Sheila lagi yang terus menangis dan memohon
Sesaat Dario terdiam menatap Sheila yang terus menangis.Mengartikan jika dirinya mengaku salah dan meminta maaf
Dario pun beranjak dari kasurnya dan terus menatap Sheila dengan serius
Sheila pun juga ikut bangkit dan duduk bersimpuh dihadapan Dario
"A..Aku janji tidak akan mengulang nya lagi..Aku mohon maafkan aku..Hiks.."Lirih Sheila lagi
__ADS_1
"Kalau kau berani mengulang hal itu lagi,aku benar benar akan membuat hidupmu menderita..Paham..!!!"Bentak Dario langsung pergi meninggalkan Sheila
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...