
"Lalu??"Tanya Dario
"Aku akan coba untuk menerima mu.."Jawab Sheila
"Kau serius?"Tanya lagi
"Mudah mudahan aku serius..Dan kasih aku waktu untuk belajar mencintaimu.."Jawab Sheila dengan malu malu
Dario tak menjawab dan hanya menatap Sheila dengan serius.Sheila yang merasa ditatap oleh Dario menjadi salah tingkah
"Ke..Kenapa??Apa aku salah bicara?"Tanya Sheila dengan malu malu sambil memalingkan wajahnya
Sesaat Dario pun tersenyum pada Sheila dan mendekati Sheila
"Apakah kita bisa memulai semuanya dari awal?"Tanya Dario
Sheila pun menatap Dario
"Kita mulai semuanya dari awal,awal pernikahan kita dan hubungan kita..Kau bersedia?"Ujar Dario
"I..Iya baik lah..Aku bersedia.."Jawab Sheila mengangguk pelan
Dario pun langsung mendekap tubuh Sheila dalam pelukannya dengan erat
"Terima kasih..Akhirnya yang kuharapkan sudah terjawab..Kau memang wanita pilihanku.."Ucap Dario dengan dalam
Sheila pun hanya bisa diam dan tak menjawab
Dario dan Sheila akhirnya mulai berdamai dan saling menerima satu sama lain
Malam hari..
Dario dan Sheila terlihat bersantai dibalkon villa milik Dario.Sambil menikmati suasana malam yang indah
__ADS_1
"Bolehkah aku bertanya sesuatu?"Tanya Sheila
"Tentang apa?"Tanya Dario balik
"Apa pekerjaanmu?Sepertinya kau bukan orang yang memiliki kedudukan tinggi..Kau memiliki mansion besar,pelayan banyak dan pengawal dan sekarang villa ini yang begitu besar."Tanya Sheila ingin tahu
"Apa kau penasaran?"Tanya Dario lagi
"Ehmm."Jawab Sheila mengangguk
"Lain kali aku akan cerita padamu."Jawab Dario
Sheila pun langsung cemberut
"Kenapa kau tidak mau menceritakannya padaku??Aku sangat penasaran..Dengan begini aku dapat mengerti kenapa kau menjadikan ku tawanan mu.."Tanya Sheila memaksa
"Apa kau pernah mengalami sebuah kecelakaan hingga membuat kepalamu terbentur??"Tanya Dario
"Ya.."Jawab Dario singkat
Sesaat Sheila berpikir,mengingat ingat yang pernah terjadi padanya beberapa tahun yang lalu
"Aku tidak tahu..Sepertinya tidak pernah..Tapi aku juga tidak ingat.."Jawab Sheila
"Kalau begitu belum saatnya aku menceritakannya padamu."Ujar Dario
"Ya sudah..Aku tidak akan memaksa..Tapi kau harus janji suatu hari kau harus menceritakannya padaku.."Ucap Sheila
"Pasti..Saat ini lebih baik kita fokus pada hubungan kita..Jangan pikirkan hal lain..Nikmati saja waktu kita bersama."Ujar Dario
Sheila hanya mengangguk
...****************...
__ADS_1
Sebulan kemudian..
Dario datang menghampiri Sheila yang sedang makan siang dikediamannya
"Hai sayang.."Sapa Dario yang mulai terbiasa memanggil Sheila dengan kata sayang
"Hai.."Sapa balik Sheila masih menikmati makan siangnya
'Aku punya kejutan untukmu..Yang akan membuatmu terkejut."Ujar Dario
Membuat Sheila menatap bingung.Dario pun memberikan sebuah kartu undangan pada Sheila .Sheila masih menatap bingung dan langsung membacanya.Seketika raut wajahnya berubah menjadi tajam
"Apa kau akan datang?"Tanya Dario
"Bagaimana kau bisa diundang?Apakah memang mengenal dia?"Tanya Sheila bingung
"Ya..Aku mengenalnya..Sebagai partner ayahnya dalam bekerja sama diperusahaannya.."Jelasnya
"Bagaimana bisa??"Tanya Sheila lagi
"Sangat mudah..Bukankah kau ingin membalas rasa sakit hatimu pada mereka ?"Jawab Dario sekaligus bertanya
Sesaat Sheila terdiam dan masih menatap undangan tersebut.Yang ternyata adalah undangan pernikahan antara Daniel dan Kinan
"Apa kau yakin aku harus datang??Bukankah ini juga akan mengejutkan mereka??Setelah aku menghilang sebagai tunangannya?"Tanya Sheila
"Memang ini tujuanku sayang..Kemunculan Mu nantinya lah yang akan mempermalukan mereka sekaligus membongkar rencana busuk sahabatmu.."Jelas Dario
"Rencana busuk sahabatku?"Tanya Sheila semakin bingung
"Ini akan menjadi hadiah pernikahan mereka yang tidak akan mereka lupakan sampai kapan pun."Ujar Dario
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1