
"Cih..Kenapa tidak kau tanyakan saja langsung pada suamimu yang kaya raya itu..Dan ingat,akan ku pasti kan suamimu akan berpaling padaku..Dan aku tidak akan pernah membiarkan mu selalu menang dariku."Ucap Kinan dengan sinis
Mendengat ucapan Kinan,Sheila langsung menampar wajah Kinan dengan keras
Plak..
Perasaan amarah yang begitu memuncak tak dapat lagi ia tahankan.Dan Sheila pun menatap tajam kearah Kinan
"Kau.."Seru Kinan sambil memegangi pipinya yang setelah ditampar Sheila
"Kau benar benar wanita yang tidak tahu malu..Apa kau begitu tak bisa hidup tanpa harta kekayaan??Kurasa ibumu juga menyesal telah melahirkan manusia biadap sepertimu..Seharusnya kau juga mendekam dipenjara bersama Daniel.."Ucap Sheila dengan nada dingin
"Dan kau pikir aku peduli..!!"Bentak Kinan dengan emosi
"Ya..Manusia yang tidak punya pikiran sepertimu,tidak akan peduli dengan apa yang sudah kau lakukan..Apa kau segitu murahnya,hingga harus merebut apa yang sudah menjadi milik orang lain??Berkaca lah.. kau tidak akan bisa merebut suamiku dari wanita sialan sepertimu..!!!"Balas Sheila dengan nada tinggi
Membuat para staff memperhatikan perdebatan mereka
__ADS_1
"Kau tunggu saja..Kau akan menangis darah,saat kau melihat suamimu akan berada disisiku.."Jawab Kinan yang tak memperdulikan para staff yang sudah melihat mereka
"Silakan saja..Justru kau yang tidak akan lama berada disini.."Balas Sheila lagi langsung pergi meninggalkan Kinan begitu saja
Dan Kinan hanya bisa menahan emosinya melihat kepergian Sheila
Wanita brengsek..Tunggu saja pembalasan ku..Umpat Kinan dalam hati
Sheila mendatangi ruangan Dario dengan perasaan kesal
"Hai sayang.."Sapa Dario datang menghampiri Sheila
"Kenapa??Kenapa kau menatapku seperti itu sayang?"Tanya Dario bingung
"Apakah kau sudah mengetahuinya??Jika Kinan bekerja menjadi sekretarismu??"Tanya Sheila dengan nada serius
"Ya itu benar..Dan aku baru mengetahuinya hari ini..Jadi aku belum sempat memberitahu mu..Tapi dari mana kau tahu hal itu?"Jawab Dario dan bertanya balik
__ADS_1
"Aku bertemu dengannya tadi..Bagaimana bisa kau menerima wanita itu bekerja disini?Bahkan menjadi sekretarismu??Apa kau memang sengaja menerimanya??"Tanya Sheila lagi
"Maaf sayang..Hal itu aku tidak tahu..Itu bukan bagian dari pekerjaanku..Aku tidak tahu jika dia tiba tiba saja merekrut dirinya menjadi sekretarisku."Jelas Dario
"Lalu kenapa kau membiarkan dia tetap menjadi sekretarismu??Apa kau ingin memberi dia kesempatan untuk mendekatimu??Kau sudah tahu kan bagaimana dia??"Tanya Sheila dalam keadaan kesal
"Tenang sayang..Aku memang sengaja membiarkan dia untuk menjadi sekretaris ku..Tapi bukan berarti dia bisa mendekati ku..Aku tahu apa yang sudah dia rencanakan..Justru aku akan menyingkirkan dia dengan rasa malu yang akan membuat dirinya menyesal."Jelas Dario lagi panjang lebar
"Apa maksudmu??"Tanya Sheila mulai menenangkan dirinya
"Aku sudah mengatur semuanya..Sebenarnya memang semua itu adalah rencanaku..Aku yang membuat dirinya untuk masuk dalam perusahaan ini..Dan membiarkan dia menjadi sekretaris ku..Karna aku tahu dia pasti mengincarku..Setelah itu aku akan menyingkirkan dia hingga dia tidak akan ingin hidup lagi."Jelas Dario lagi
"Apa kau yakin??Apakah dia tidak curiga?"Tanya Sheila memastikan
"Tidak sayang..Dia sebenarnya wanita bodoh..Tidak pandai dengan permainannya sediri..Ia justru akan masuk dalam jebakan nya sendiri..Percaya lah..Ini akan membuatmu puas setelah melihat hasilnya..Kau hanya tinggal menunggu..Oke.."Jawab Dario
Sheila pun terdiam menatap Dario
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...