
Daniel pun mendatangi perusahaan Dario
"Aku ingin bertemu dengan CEO mu.."Ujar Daniel pada sekretaris Dario
"Maaf..Anda dengan siapa??Akan saya sampaikan terlebih dulu."Tanya sekretaris tersebut
"Katakan saja dari Daniel.."Jawab Daniel
"Baik..Sebentar.."Jawab sekretaris tersebut
Sang sekretaris pun mencoba menghubungi Dario melalui telepon.Dan tak berapa lama ia menutup panggilannya
"Akan saya antar akan..Mari pak.."Ujar sekretaris mengantar Daniel keruangan Dario
Tiba diruangan Dario,mereka memasukinya dan terlihat Dario sedang duduk sambil memperhatikan file file pekerjaannya
"Silakan pak."Ujar sekretaris pada Daniel
Daniel hanya mengangguk dan sang sekretaris meninggalkan mereka
__ADS_1
"Ada apa kau ingin bertemu denganku?"Tanya Dario dengan datar dan nada dingin
"Kurasa kau pasti tahu maksud kedatanganku kesini."Ujar Daniel
Dario melirik dengan sinis
"Katakan apa yang ingin kau sampaikan."Ucap Dario
"Kenapa kau membatalkan kerja sama perusahaanmu dengan perusahaan ayahku??"Tanya Daniel tanpa basa basi
"Kupikir kau sudah tahu jawabannya.."Ujar Dario dengan santainya
"Apa menurutmu begitu?"Tanya Dario
"Jika ya kenapa kau mengkaitkan urusan pekerjaan dengan masalah pribadi??Kau sungguh tidak profesional .."Ujar Daniel protes
"Aku hanya melakukan apa yang sudah membuat istriku sakit hati..Apa yang kau terima saat ini itu belum sepenuhnya yang akan kau terima nantinya..."Ujar Dario dengan serius
"Apa karna dia sudah menjadi istrimu,kau harus melakukan hal ini dengan memutuskan kerja sama kita..Bukankah ayah ku tidak ada masalah denganmu??Jangan melibatkan masalah pribadi dengan urusan pekerjaan..Bisakah kau bersikap profesional?"Ucap Daniel mulai kesal
__ADS_1
"Memang tidak ada masalah..Tapi dia ada kaitannya denganmu..Dan aku tidak akan tinggal diam dengan apa yang sudah kalian perbuat pada istriku..Terlebih lagi dengan istrimu..Istrimu juga akan mendapat giliran setelah dirimu.."Ucap Dario dengan tegas
"Jangan melibatkan istriku..Ini hanya permasalahan ku dengan Sheila..Dia tidak ada hubungannya dengan kami..Jangan coba kau melibatkan dirinya."Ujar Daniel dengan tatapan tajam
Dario pun tersenyum sinis
"Sepertinya kau begitu mencintai istrimu ..Dan kau tidak tahu apa yang selama ini direncanakan istrimu??Apa kau pikir istrimu sangat mencintaimu??Bagaimana bisa dia mencintai lelaki yang bekas sahabatnya sendiri??Istrimu sungguh murahan sekali.."Sindir Dario panjang lebar
"Jangan coba menghina istriku breng*ek..!!!Aku sudah bicara baik baik denganmu tapi kau seenaknya saja menghina istriku..Jangan kau pikir aku akan takut padamu..Kalau kau berani lawan aku sendiri dan jangan melibatkan siapa pun ..Kau sangat pengecut..!!!"Bentak Daniel dengan perasaan emosi
"Ck..Kau pikir aku akan mengotori tanganku untuk membereskan mu???Itu hanya membuang buang waktu ku tuan Daniel..Tunggu saja waktu penyesalan mu..Akan ku pastikan kau akan menangis dibawah kaki Sheila.."Ujar Dario memberi peringatan pada Daniel
"Kita lihat saja..Kau yang akan menyesal..Kau memang manusia sombong..Breng*ek..!!!"Bentak Daniel lagi yang langsung pergi meninggalkan ruangan Dario
Dario masih tetap bersikap tenang tanpa membalas ucapan Daniel.Ia pun hanya bisa tersenyum sinis melihat sikap kearoganan Daniel yang merasa dirinya hebat
Dario pun melakukan panggilannya dengan telepon kantornya
"Lakukan sesuai rencana kita..Bereskan semua sampai tuntas."Ucap Dario pada seseorang disana dan menutupnya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...