
Beberapa hari kemudian..
"Sayang..Hari ini aku ingin kau ikut denganku kekantor."Ujar Dario
"Untuk apa?Tidak biasanya."Tanya Sheila
"Tidak..Aku hanya ingin kau menemaniku dikantor..Sambil kau bisa belajar tentang perusahaan."Jelasnya
"Begitu..Baik lah..Aku siap siap dulu."Ujar Sheila
"Oke..Aku tunggu dibawah."Jawabnya langsung keluar kamar
Dikantor..
"Kau duduk lah disana..Atau kau ingin berjalan jalan melihat situasi kantor ini?"Ujar Dario
"Tidak..Ku duduk disana saja."Jawab Sheila
"Oke..Aku akan menyelesaikan pekerjaan ku..Tidak akan lama."Ucap Dario
"Ehm.."Ujar Sheila mengangguk
__ADS_1
Disela kesibukan Dario dengan pekerjaannya,tiba tiba saja ia kedatangan tamu yang tak diundang
"Maaf pak..Bapak harus membuat janji dulu intuk menemui tuan Dario.."Ucap seorang sekretaris bersama Daniel
Yang ternyata Daniel memaksa masuk ke ruangan Dario
Membuat Dario dan Sheila terkejut melihat kedatangan Daniel.Yang dengan raut wajah penuh amarah dan dendam
"Maaf tuan..Bapak ini memaksa masuk.."Ucap sekretaris pada Dario
"Tinggalkan dia."Perintah Dario menyuruh sekretaris meninggalkan ruangannya
"Daniel."Seru Sheila terkejut dengan kedatangan Daniel
"Apa lagi tujuanmu kesini?"Tanya Dario beranjak bangkit dan berjalan kearah Daniel
Sedangkan Sheila hanya menatap mereka berdua dari jarak beberapa meter
"Brengsek kau..Bajingan..Manusia tak berotak..Apa kau puas sekarang??Kau sudah menghancurkan hidupku..Kau sudah membuat papaku pergi..Dan itu semua karna ulahmu..Apa kau puas sekarang brengsek..!!!"Ucap Daniel dengan nada tinggi dan menunjukkan tatapan mata yang seperti pembunuh
Dario pun masih bersikap tenang dan hanya diam menatap Daniel
__ADS_1
"Dan kau Sheila??Apa sekarang kau puas??Apa ini membuat mu senang sudah menghancurkan kehidupan kami??Aku sudah berusaha dengan tulus meminta maaf padamu..Tapi kau justru bekerja sama dengan si brengsek ini untuk menghancurkan hidup kami..Apa kalian puas sekarang??!!"Ucap Daniel yang masih dengan nada tinggi
Sheila pun merasa sedikit bersalah setelah mendengar ungkapan Daniel.Karna faktanya ia tak bermaksud membuat ayah Daniel meninggal.Dan tak mengetahui jika rencana Dario menghancurkan hidup Daniel harus berimbas pada orang tuanya
"Tapi aku tidak pernah berpikir untuk membuat papamu harus pergi..Ini bukan rencana kami..Dan kami juga ikut prihatin dengan kepergian papamu.."Ucap Sheila mencoba menjelaskan
"Persetan dengan alasan mu..Kau sama saja dengan Kinan..Sama sama wanita ja*ang yang hanya mengincar kekayaan orang lain..!!!"Ucap Daniel yang menghina diri Sheila
Sontak seketika membuat Dario geram dan langsung menendang tubuh Daniel dengan kuat hingga jatuh tersungkur
Bruk..
"Akh.."Lirih Daniel merasa sakit diperutnya akibat tendangan keras dari Dario
Dario pun menghampiri Daniel dan langsung menarik kerah baju yang dipakai Daniel
"Berani sekali kau mengatakan wanitaku adalah Ja*ang..Wanita mu lah yang lebih pantas disebut ja*ang ..Dan seharusnya kau terima saja nasibmu sekarang..Karna ini lah karma yang seharusnya kau rasakan.."Ucap Dario dengan nada berat dan tatapan tajam
"Bajingan kau..Kau berani karna kau menggunakan kekuasaanmu..Lawan aku jika kau punya nyali brengsek..!!"Jawab Daniel yang tanpa rasa takut,dan membalasnya dengan tatapan yang tajam juga
Dario hanya bisa tersenyum sinis melihat keberanian Daniel yang masih saja ingin melawan dirinya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...