
Dario pun langsung menarik kerah baju Daniel hingga ia terbangun dan mendorongnya ke dinding dengan keras.Dario langsung mencekik leher Daniel dengan satu tangan.Daniel yang berusaha melepaskan tangan Dario dari lehernya,seakan ia tak kuat.Tenaganya kalah kuat dengan Dario.Membuat dirinya hampir kehabisan nafas.Dario juga seakan tak memperdulikan keadaan Daniel yang hampir meregang nyawa.Pikirannya sudah ditutupi dengan amarah dan emosi yang sudah tak bisa dikendalikan.
"Lepaskan aku brengsek..Kau.."Lirih Daniel yang terus berusaha melepaskan tangan Dario dari lehernya
Dario pun tak memperdulikannya dan terus mencekik leher Daniel dengan tatapan tajam
Melihat tindakan Dario yang sudah diluar kendali,Sheila dengan cepat menghampiri Dario yang ingin menghentikan tindakannya
"Lepaskan dia..Dia bisa mati..Sudah..Hentikan ini semua.."Ucap Sheila yang mencoba menarik tangan Dario
"Kau jangan ikut campur..!!Sebaiknya kau menjauh..Biar ku habisi manusia bajingan ini..!!"Bentak Dario pada Sheila tanpa sadar.Karna kemarahan Dario yang sudah memuncak,membuat dirinya hilang kendali
"Tidak..Ku mohon..Lepaskan dia..Aku tidak mau kau terkena masalah..Hiks..Tolong..Ini sudah cukup..Jadi ku mohon hentikan ini semua..Hiks..Lepaskan dia.."Ucap Sheila yang menangis dan memohon pada Dario
Seketika Dario menghempaskan tubuh Daniel hingga jatuh tersungkur dengan kondisi yang hampir setengah sadar
"Uhuk..uhuk.."Lirih Daniel tang merasa kesakitan dilehernya akibat cekikan yang dilakukan Dario
"Segera enyah kau dari tempat ini,sebelum aku benar benar membunuh mu..!!"Ucap Dario dengan nada tinggi dan langsung menghampiri Sheila
__ADS_1
"Maafkan aku..Emosi ku tak terkontrol."Ucap Dario pada Sheila yang sudah menangis tersedu sedu
"Tidak apa apa..Aku hanya tidak ingin kau terlibat masalah dengannya.."Jawab Sheila pada Dario
Disela pembicaraan mereka,tiba tiba saja Daniel kembali menghampiri mereka dengan langsung akan menyerang Dario dengan sebuah pisau yang sudah ia siapkan sebelumnya
"Mati saja kau brengsek..!!"Teriak Daniel menghampiri Dario
Namun dengan cepat Sheila mendorong tubuh Dario,dan pisau tersebut langsung mengarah kearah perut Sheila
Seketika Sheila pun jatuh tersungkur dengan darah yang mengalir deras
"Sheilaaaa...."Teriak Dario begitu terkejut melihat Sheila terluka akibat tusukan pisau yang dilakukan Daniel
Melihat sasarannya bukan pada Dario,Daniel pun langsung kabur dan melarikan diri
"Sayang..Kau harus bertahan..Tolong..Cepat kesini..Ku mohon..Kau harus bertahan sayang."Ucap Dario yang langsung mendekap Sheila sembari menunggu pertolongan datang
Sedangkan Sheila sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri
__ADS_1
......................
Beberapa hari kemudian..
Dario tampak dengan setia menemani Sheila yang masih dalam tak sadarkan diri dirumah sakit.Akibat luka parah yang mengenai dirinya membuat Sheila kehilangan banyak darah dan harus menerima banyak donor darah.Dan kondisi Sheila paskah operasi belum menunjukkan dirinya untuk sadar
"Sayang..Kenapa kau masih belum bangun??Aku disini sayang..Cepat sadar sayang..Maafkan aku karna sudah gagal melindungi mu.."Ucap Dario yang tanpa sadar meneteskan air matanya
Hati dan perasaannya begitu sakit saat melihat wanita yang dicintainya dalam keadaan yang tak berdaya dan tak sadarkan diri
Kini hanya rasa dendam yang menyelimuti di hati Dario,mengingat apa yang sudah dilakukan Daniel terhadap Sheila
Tidak akan kubiarkan kau hidup brengsek..Batin Dario dalam hati
Saat dirinya termenung,tiba tiba saja seorang lelaki berbadan besar menghampirinya
"Tuan..Kami sudah menemukannya.."Ujar lelaki tersebut yang ternyata pengawal pribadinya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1