
Di suatu tempat..
Disebuah gudang yang tak terpakai,terlihat beberapa orang berbadan kekar dengan setelan serba hitam dan memakai kacamata.Berada disetiap sisi tempat untuk mengawasi situasi
Dan terlihat seseorang yang sudah dalam keadaan tangan dan kaki yang terikat,serta wajah yang sudah babak belur akibat dipukuli
Dario pun berjalan kearah Daniel,yang ternyata sudah dalam keadaan terikat dan setengah sadar
Dario hanya tersenyum sinis dan menatap tajam.Perlahan Daniel membuka matanya dan memperhatikan seseorang yang ada dihadapannya
"Akhir nya kita bertemu lagi.."Ujar Dario menatap tajam kearah Daniel
Sontak Daniel langsung terkejut dan berusaha berontak untuk melepas dirinya yang sudah dalam keadaan terikat
"Sialan kau..Lepaskan aku..Brengsek..!!"Teriak Daniel dengan keadaan emosi
"Cih..Melepas mu??Setelah kau hampir membunuh Sheila didepan mataku??Jangan terlalu bodoh."Ujar Dario sembari duduk dihadapan Daniel
__ADS_1
"Kau benar benar pengecut..Kau memang tidak punya nyali untuk melawanku brengsek..Kau yang seharusnya mati di tangan ku..Bukan Sheila..!!"Jawab Daniel dengan nada tinggi
"Justru kau bukan lah lawanku..Kau tidak memiliki tenaga untuk melawanku..Yang seharusnya mati adalah kau sendiri..Jika bukan karna Sheila,mungkin saat ini kau sudah berada di neraka..Manusia bedebah sepertimu tidak layak untuk menikmati dunia ini.."Ujar Dario dengan tenang
"Kau memang brengsek..Bajingan..Kalau kau ingin bunuh aku,ayo..Bunuh aku sekarang brengsek..Aku tidak pernah takut padamu..!!!"Teriak Daniel lagi histeris
"Merasa tidak takut,tapi kenapa kau justru kabur??Dan kali ini aku tidak mau mengotori tanganku untuk menghabisimu..Nikmati saja penderitaan yang akan kau rasakan sekarang..Dan setelah itu kau akan membusuk selamanya dipenjara.."Jawab Dario beranjak bangkit dan akan pergi
"Habisi dia..Buat dia mendekam dipenjara untuk selamanya.."Perintah Dario pada pengawalnya
"Baik tuan."Jawab sang pengawal
"Bajingan kau..Aku bersumpah kau akan mendapat balasannya..Brengsek..!!!"Teriak Daniel lagi saat Dario meninggalkan tempat tersebut
Dario pun tak memperdulikan ucapan Daniel dan tetap pergi
💮💮💮💮
__ADS_1
Kinan yang sedang bersantai dan menonton tv,tiba tiba saja dia dikejutkan dengan sebuah berita yang menyebut naman Sheila.Setelah insiden penyerangan yang dilakukan Daniel,membuat Sheila menjadi korban
Kinan pun tak menyangka jika Daniel bisa berbuat nekat untuk membalaskan dendamnya
"Dasar laki laki bodoh.. Kau ingin membalasnya tapi justru si tolol Sheila yang menjadi korban..Tapi itu lebih bagus..Satu persatu mulai tersingkir kan tanpa aku harus repot repot untuk menyingkirkan mereka..Heh.."Celoteh Kinan pada dirinya sambil tersenyum sinis
"Artinya aku ada kesempatan untuk mendekati suami Sheila..Tapi mungkinkah Sheila masih hidup??Atau sudah mati??Ku harap dia mati saja..Dengan begini bisa mempermudah ku untuk mendapatkan si kaya itu..Lalu bagaimana dengan si bodoh itu??Sepertinya aku harus mencari tahu.."Ujarnya lagi sambil berpikir
🐾🐾🐾
Setelah membereskan urusannya dengan Daniel,Dario pun kembali kerumah sakit untuk menemui Sheila
Tiba dirumah sakit,ia melihat Sheila yang sudah sadar dan sedang diperiksa oleh dokter
"Sheila..Kamu sudah sadar.."Ucap Dario menghampiri Sheila
Sheila yang masih dalam keadaan lemah hanya bisa tersenyum tipis
__ADS_1
"Bagaimana dengan kondisinya dok??Sejak kapan istriku mulai sadar??"Tanya Dario pada dokter
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...