
Mendengar ucapan Sheila yang begitu berani padanya membuat Dario seketika menatap tajam dan berjalan mendekati Sheila.Sheila yang merasa sedikit takut dengan tatapan Dario yang tajam langsung berjalan mundur hingga ke pojok meja rias dengan kaca besar.Dario langsung memukul kaca yang ada dimeja tersebut hingga pecah
Prangggggg...
Darah segar pun mengalir deras dari tangan Dario,hingga membuat Sheila terkejut dan syok
"Jangan membuatku berubah menjadi kejam..Karna kau tidak tahu seperti apa diriku..Aku bisa membuatmu menderita sepanjang hidupmu..Dan apa kau pikir aku mudah menemukan mu selama 10 tahun ini??Jadi menurut lah padaku jika kau ingin hidupmu kembali tenang.."Ucap Dario dengan nada dingin namun tatapan yang tajam
"Kalau kau ingin aku bersikap seperti yang kau mau,aku ingin kau melepasku..Jangan jadikan aku tawananmu lagi..Dan kenapa kau masih tidak menjelaskan padaku apa yang terjadi 10tahun yang lalu??"Ujar Sheila dengan nada bicara tinggi namun dengan mata yang berkaca kaca
"Aku tidak akan pernah mengatakannya sampai kau sendiri yang mengingatnya..Aku akan memberimu kebebasan tapi hanya dirumah ini..Tidak untuk diluar sana.."Jawab Dario yang langsung pergi meninggalkan Sheila sendiri
"Arrgghhhh...Kau memang bukan manusia..!!!!!"Teriak Sheila dengan kesal sambil menangis keras
__ADS_1
Sedangkan Dario menuju ruangan pribadinya dengan keadaan tangan yang masih terluka dan berdarah.Ia seakan tak merasakan sakit ditangannya karna rasa kesal yang menghantui pikirannya karna ucapan Sheila yang sama sekali tak bisa berdamai dengannya
Sheila masih saja menangis karna juga tak terima dengan ucapan Dario yang tak mau membebaskan dirinya dari tawanannya
"Bagaimana caraku agar bisa lolos dari tempat ini..Aku tidak mau hidup seperti penjara dirumah ini..Apa yang sebenarnya laki laki itu inginkan..Hiks.."Lirih Sheila dengan menangis
Tak berapa lama Dario kembali kekamarnya,dan membuat Sheila menghentikan tangisnya menatap Dario.Pandangan Sheila pun tertuju pada tangan Dario yang masih terluka dan belum diobati sama sekali.Sedikit perasaannya tak tega melihat keadaan Dario.Namun dengan ego yang tinggi Sheila tak memperdulikan keadaan Dario
Dario yang tanpa bicara memasuki toiletnya untuk membersihkan diri.Dan Sheila masih duduk dilantai dengan keadaan yang masih memakai gaun dan make up wajahnya yang sudah berantakan
Setengah jam kemudian Dario keluar dari toiletnya yang sudah memakai piyama handuk.Ia pun melihat Sheila yang masih duduk diam dilantai dan memalingkan wajahnya dari dirinya
Dario berjalan mendekati Sheila dan mencoba menarik pelan kaki Sheila
__ADS_1
"Kau mau apa??Jangan coba menyentuhku..!!!Ujar Sheila mencoba memundurkan tubuhnya dari Dario
Tapi Dario tak menjawab dan justru tetap menarik pelan pergelangan kaki Sheila.Sheila tak tahu apa yang akan dilakukan Dario padanya.Pikirannya selalu saja buruk tentang Dario.Namun ternyata apa yang dilakukan Dario tak seperti yang ia pikirkan
Dario justru melepaskan sepatu yang masih Sheila pakai dengan satu persatu.Dan memijitnya pelan pelan.Hal itu membuat Sheila bingung,karna bagaimana tidak dengan tangan yang masih terluka Dario masih menunjukkan perhatiannya untuk membantunya membuka sepatu yang ia pakai
Tapi Sheila tak begitu saja percaya dengan apa perlakuan baik terhadapnya.Bagi Sheila itu hanya cara Dario untuk tidak berdebat lagi dengannya
Setelah membukakan sepatu dan memijit kaki Sheila,Dario pun beranjak bangkit
"Bersihkan tubuhmu..Ganti dengan pakaian yang sudah disediakan..Setelah itu istirahat..Malam ini aku tidak akan menyentuhmu.."Ucap Dario menyuruh Sheila untuk membersihkan tubuh dan ia pun kembali meninggalkan Sheila sendirian dikamar
Sheila masih terlihat bingung perlakuan Dario terhadapnya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...