
POV NAURA
tidak terasa sudah 1 tahun aku di sekolah ini. sekarang aku kelas 2 SMP atau lebih singkat nya sih kelas 8.
sekarang aku berada di kamar untuk bersiap-siap sekolah. setelah sudah siap aku langsung keluar kamar dan berjalan ke meja makan seperti biasa untuk sarapan bersama dengan keluarga ku.
jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh yang menandakan bahwa sebentar lagi bel sekolah ku akan berbunyi yang menandakan masuk nya pelajaran sedangkan aku masih dalam perjalanan di tambah sedikit macet.
huh....aku pasti telat.
__ADS_1
sesampai nya di gerbang sekolah ku yang hampir di tutup aku menyalami Abi dan langsung berlari secepat nya ke gerbang tersebut.hah... untung saja blm di tutup sepenuhnya.
aku langsung masuk ke gerbang itu dan di lanjutkan berlari kembali ke kelas karena mata pelajaran akan di mula. apa lagi hari ini pelajaran pertama guru nya killer.
sesampai nya di kelas aku langsung duduk di tempat ku yaitu di samping Syifa. hah....untung saja guru killer ku blm datang kalau datang sudah di pastikan aku akan ketinggalan pelajaran nya.
sedang asik nya mengobrol dengan Syifa aku di kagetkan oleh salam wali kelas ku yang di ikuti siswa laki-laki yang aku yakini kalau dia lah orang yang di bicarakan oleh seluruh siswa siswi di sekolah ini yang kata nya ganteng dan takjir. huh... kata aku dia biasa aj.kalau pun takjir takjiran Zubair. hah....aku lagi-lagi mengingat dia, kapan ya dia pulang ke sini?
beberapa hari berlalu setelah kejadian pemilihan OSIS di sekolah ku yang salah satu anggota nya aku dan Aldi. aku bagian bendahara sedangkan Aldi bagian sekretaris tapi setelah kami jadi OSIS aku terpaksa selalu dekat dengan nya tapi perbuatan nya selalu membuat ku risih. gimana tidak saat aku sedang asik nya mengobrol dengan teman-teman ku, dia datang ke meja ku dan mengajak ku pergi dengan alasan tugas OSIS padahal setahu ku hari ini tidak ada tugas dari ketua OSIS. dia selalu begitu semenjak kami masuk OSIS dan dekat. kalau kalian ada di posisi ku risih bukan?
__ADS_1
bahkan di saat kami Kelas 9, dia selalu menggangguku seperti dulu Rafif lakukan tapi masih mending dengan dia dari pada Aldi. kalau aku bilang kayak dulu saat Rafif menggangguku ke Aldi aku takut terjadi sesuatu terhadap ku karena aku merasa Aldi orang yang ambisius yang kalau dia terobsesi dengan sesuatu pasti dia akan mendapatkan nya maka dari itu aku menahan nya sampai aku lulus SMP. tapi saat perpisahan Aldi mengajak ku pergi dan aku mengikuti nya dengan di temani Laila dan Syifa karena aku takut berdua dengan nya yang bukan muhrim ditambah aku takut dia akan berbuat yang tidak senonoh kalau ada Laila dan Syifa aku sedikit tenang. saat kami sudah lumayan jauh dari keramaian dia berkata kalau sebenarnya dia suka pada ku.
huh....aku sudah menduga nya dengan cara dia memperlakukan ku dengan sangat baik.
aku menjawab seadanya yaitu kalau aku sudah ada orang yang aku sukai dan aku sedang menunggu nya tapi dia malah tidak menerima kenyataan pahit itu dan dia malah menyuruhku untuk tidak usah menunggu orang yang aku sukai dan dia berusaha mempengaruhi ku agar aku goyah dan aku bisa bersama nya. huh.... sungguh licik untung saja aku tidak terpengaruh oleh perkataan nya. aku langsung menjawab dengan tegas bahwa aku sangat menyukai orang yang aku sukai selama ini dan aku tegaskan lagi kalau aku akan menunggu nya kapan pun itu. setelah mengatakan itu aku langsung pergi dari sana yang di ikuti oleh Syifa dan Laila. huh.... menyebalkan, dulu aku bisa memendam rasa ini selama 6 tahun lebih dan aku yakin aku bisa menunggu nya bertahun-tahun.
setelah kejadian itu aku dan Aldi tidak pernah bertemu kembali dan lagian kami sudah lulus ngapain juga aku bertemu dengan nya yang sudah mempengaruhi aku untuk tidak menunggu orang yang aku sukai itu.huh... saat aku mengingat perkataan nya rasa nya aku sangat kesal kepada nya.
...****************...
__ADS_1
maaf kalau ada penulisan yang salah dan banyak typo🙏🏻🙏🏻
jangan lupa like,komen dan favorit karya aku ya karena ada nya like dan komen kalian membuat ku bersemangat membuat cerita ini☺️☺️