Teman Masa Kecil Jadi Cinta

Teman Masa Kecil Jadi Cinta
kelulusan TK


__ADS_3

setelah kejadian umi Aisyah meminta Abi Ridwan membelikan martabak durian.semenjak itu umi Aisyah selalu meminta yang aneh-aneh terkadang membuat Abi pusing dengan permintaan dari istri nya.


seperti malam ini umi meminta Abi memetik buah mangga muda tengah malam dan memetik nya buah nya harus dari pohon di depan rumah pak RT.


kalau tidak di penuhi umi akan ngambek selama 2 Minggu lama nya walaupun bagi kita tidak terlalu lama tapi bagi Abi Ridwan itu sangat lama jadi mau tidak mau harus di turuti.


besok hari nya. hari ini adalah hari paling sibuk di sebuah rumah sederhana bercat biru muda tersebut.


kenapa? tentu saja karena hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu sekaligus hari yang menyedihkan bagi seorang gadis kecil.gimana tidak sedih gadis kecil itu harus berpisah dengan teman-teman.


ya gadis kecil itu adalah Naura. ia sedang bersiap-siap memakai baju seragam TK nya untuk terakhir kali nya walaupun dalam hati nya dia merasa sedih.


"hiks,hiks,hiks.... sekarang aku harus berpisah dengan teman-teman.kenapa waktu begitu cepat? aku merasa baru kemarin aku masuk TK tapi sekarang sudah hari terakhir aku masuk TK.hiks,hiks,hiks,.....semoga saja di SD aku mempunyai teman yang banyak dan baik kepadaku.aamiin...." batin Naura sedih.


"tok,tok,tok...."suara ketukan pintu kamar Naura.


"assalamualaikum,boleh umi masuk."salam umi sambil membuka pintu kamar Naura perlahan.


"wa'alaikumsalam,masuk aj umi."jawab Naura sambil menyeka air matanya yang menetes.


"loh kenapa kamu menangis sayang?"tanya umi heran sambil membantu Naura menyeka air mata putri nya.

__ADS_1


"hiks,hiks,hiks.....Naura sedih mi harus berpisah dengan teman-teman Naura hiks,hiks"jawab Naura sambil sesenggukan.


"udh jangan nangis nanti jelek loh muka naura.senyum dong kan sebentar lagi Naura mau masuk SD masa nangis beginih sih.ayo dong senyum"jawab umi menghibur Naura yang sedang nangis sambil mengelus punggung belakang putri nya.


"hiks,hiks,....iya mi.Naura senyum."jawab Naura masih sesenggukan sambil tersenyum.


"nah gitu dong.itu nama nya anak umi.sekarang Naura siap-siap ya kan mau perpisah sama teman-teman"ucap umi senang sambil membantu Naura bersiap-siap.


"iya umi."jawab Naura sambil tersenyum.


setelah Naura siap.abi, umi dan Naura keluar rumah dan berjalan menuju mobil yang berada di parkiran setelah semua nya masuk mobil melaju dengan kecepatan sedang.


tapi tiba-tiba saja....


brukk...


"umi!!!"panggil Abi terkejut dan khawatir melihat istri nya sudah tersungkur di tanah.


Abi yang melihat itu langsung membawa umi ke rumah sakit dengan ayah nya Zubair karena ayah nya Zubair lah yang menyetir mobil sedangkan Abi di jok belakang sambil memegang tangan umi.


sesampai nya di rumah sakit umi langsung di bawa ke UGD.sedangkan Naura sudah ada di rumah Zubair karena saat umi pingsan bunda Hanifah lah yang membawa Naura ke rumah nya sekaligus menjaga nya bersama Zubair.

__ADS_1


"hiks,hiks,hiks,....bunda aku mau ketemu umi.hiks,hiks....umi tidak apa-apa kan bunda"ucap Naura sambil menangis mendengar kabar kalau umi nya pingsan.


"iya nanti ya sayang.umi tidak apa-apa kok.tenang ya"ucap bunda menenangkan Naura yang masih menangis.


"sekarang Naura makan dulu ya.setelah itu baru bunda antar ke rumah sakit."bujuk bunda agar Naura mau makan karena sekarang sudah jam 1 siang.


"aku ngg mau makan.aku mau makan sama umi Bun.hiks,hiks..."tolak Naura sambil tetap menangis.


"nanti kalau naura ngg makan nanti Naura sakit terus umi nanti nambah sakit,Naura mau?"tanya bunda Hanifah sambil menakut-nakuti Naura agar mau makan.


"ngg mau Bun,Naura ngg mau umi nambah sakit."jawab Naura sedih.


"nah maka nya Naura makan ya"bujuk bunda Hanifah.


"iya Bun,aku mau makan"ucap Naura sambil mengambil makanan yang sudah di sediakan di meja makan setelah itu berdoa dan melahap makanan nya dengan pelan dan masih dengan perasaan sedih.


sedangkan di rumah sakit.


"dok,bagaimana keadaan istri saya?" tanya Abi saat dokter yang memeriksa istri nya keluar dari UGD.


"Alhamdulillah istri bapak baik-baik saja tapi...."ucap dokter tersebut menggantung kalimat nya.

__ADS_1


__ADS_2