
" sudah kamu jangan ladenin orang itu. ayo kita duduk disana. aku sudah memboking tempat duduk untuk kalian" ucap orang itu sambil menunjukkan tempat duduk yang masih kosong yang berjumlah 5 kursi.
...***************...
mereka berlima langsung mengarahkan pandangannya ke arah tempat duduk kosong yang berada di ujung aula sebelah kanan.
Farid, Laila dan Naura hanya saling pandang sedangkan Zubair tersenyum kepada orang itu yang sudah memboking tempat duduk.
Zubair langsung menarik lengan Naura yang di lapisi baju lengan panjang yang di pakai nya sehingga tangan Zubair tidak langsung mengenai kulit lengan Naura.
orang misterius tersebut menunjukkan arah nya dan langsung Zubair dan Naura berjalan ke arah tempat duduk kosong yang sudah di boking orang misterius tersebut sedangkan Farid dan Laila mengekor mereka berdua di belakang dan Alex, muka dia sudah memerah menahan kesal sambil mengepalkan kedua tangannya.
sesampai nya di tempat kosong tersebut mereka berlima langsung duduk. yang dimana urutan kursi nya itu Farid,orang misterius, Zubair, Naura, Laila.
Zubair berbisik-bisik kepada orang misterius tersebut agar tidak ada yang bisa mendengar nya walaupun ujung-ujungnya juga ada seorang yang mendengar nya.
__ADS_1
"Vid, terima kasih kau sudah membantu aku untuk memboking tempat duduk di sini sehingga aku tidak usah meninggalkan Naura bersama laki-laki b******k itu dan mencari tempat duduk kosong lagi. aku akan menambah kan gajih mu bulan ini" ucap Zubair kepada orang misterius tersebut sambil tersenyum.
"sama-sama tuan, saya akan membantu tuan sebisa mungkin dan saya juga tidak rela nona Naura yang baik hati duduk bersama laki-laki b******k itu. terima kasih tuan sudah mau menambahkan gajih saya bulan ini" ucap orang misterius tersebut sambil tersenyum kepada Zubair.
Zubair yang mendengar perkataan orang misterius tersebut yang sangat formal padanya hanya mendengus kesal dan berkata....
"David sudah berapa kali aku bilang kalau selain di jam kerja kau tidak boleh formal padaku. lagian sekarang bukan lah jam kerja jadi kau tidak perlu formal kepada ku, kau mengerti!! kalau kau ulangi lagi aku akan mengurangi gajih mu 25% dari gajih utuh mu itu!!!" ucap Zubair tegas kepada orang misterius sambil menatap tajam ke arah orang misterius tersebut.
ya yang memboking tempat duduk dan yang di marahi Zubair itu adalah David, orang kepercayaan Zubair di perusahaan maupun di restoran sekaligus sahabat Zubair di New York.
Zubair yang mendengar itu hanya mendengus kesal sambil menggeleng-geleng kan kepalanya melihat tingkah konyol sahabat nya itu. sedangkan Farid yang dari tadi mendengar kan mereka hanya diam dan mulai mengerti apa yang di bicarakan mereka berdua sedangkan Naura dan Laila hanya mengobrol sesekali terdengar suara tawa mereka berdua. entah para gadis mengobrol kan apa yang jelas hanya mereka dan Allah yang tau. sedangkan para lelaki yang mendengar tawa para gadis hanya mengangkat alis nya sebelah yang arti nya bingung kenapa para gadis tertawa.
setelah obrolan singkat antara Zubair dan David, acara OSPEK kedua pun di mulai. mereka berlima langsung memperhatikan orang yang di panggung yang ternyata pemimpin universitas ternama di New York tersebut begitu juga dengan mahasiswa mahasiswi baru yang lain.
kecuali 1 orang yang berada di ujung aula paling kiri yang sedari tadi memperhatikan mereka berlima lebih tepat nya Zubair. dia menatap Zubair dengan tatapan kebencian sedangkan orang yang di tatap oleh tidak menyadari nya.
__ADS_1
"awas kau Zubair. aku akan memusnahkan mu dan mengambil apa saja yang kamu punya sekaligus wanita cantik yang ada di dekat mu. wanita yang sudah bersemayam di hati ku. aku tidak akan membiarkan wanita itu menjadi milik mu. hanya aku seorang yang bisa mendapatkan nya" batin orang itu masih tetap menatap tajam Zubair sambil tersenyum misterius. entah apa yang di rencanakan orang itu yang jelas itu sangat berbahaya.
tanpa orang itu sadari ada sepasang mata yang memperhatikan gerak gerik orang itu. orang yang memperhatikan gerak gerik orang yang berada di ujung kiri tersebut merasa ada yang akan terjadi.
"kenapa perasaan ku jadi tidak enak begini. apa yang orang itu rencanakan? apa yang akan di lakukan nya? aku harus waspada" batin orang yang memperhatikan orang yang berada di ujung aula kiri.
(oh ya sekedar info Alex itu agama nya non muslim ya jadi Naura tidak mungkin bersama Alex bukan?)
...~~~...
segini dulu cerita nya ya...jangan pernah bosan membaca karya author yang ini ya. oh ya tetap semangat di bulan Ramadhan ini ya. cuma tinggal beberapa hari lagi kok jadi perbanyak lah berbuat baik ok😉😉
maaf kalau ada penulisan yang salah dan banyak typo🙏🏻🙏🏻
jangan lupa like,komen dan favorit karya author ya karena ada nya like dan komen kalian membuat author bersemangat melanjutkan cerita ini☺️☺️
__ADS_1