Teman Masa Kecil Jadi Cinta

Teman Masa Kecil Jadi Cinta
chapter 23


__ADS_3

(maaf author bingung mau judulin apa. jadi author cuma nulis chapter 23.maaf 🙏🏻🙏🏻)


setelah obrolan singkat ini, mereka terdiam lagi sampai saat Zubair mengingat sesuatu. dia langsung berdiri dan meminta izin ke kamar mandi kepada Naura dan Naura mengizinkan nya. setelah dia masuk ke kamar mandi dan mengeceknya tidak ada orang di dalam dia langsung mengambil handphone nya dan menghubungi seseorang.


...----------------...


 


"kamu harus menyelidiki latar belakang yang bernama Aldi yang dulu bersekolah SMP sama dengan Naura dan kamu harus mengikuti kemana saja dia pergi dan rencana apa aj yang dia siapkan dan satu lagi kamu harus menempatkan beberapa pengawal untuk menjaga Naura dari kejauhan kalau bisa ada 3 orang pengawal yang kuliah yang sama dengan nya sekaligus menjadi teman nya tapi tidak 3 pengawal itu semua nya tidak laki-laki cukup 1 laki-laki dan 2 perempuan yang jago bela diri" ucap Zubair kepada orang yang di telepon nya.


"baik, tuan muda."jawab orang seberang.


setelah menelepon orang tersebut. Zubair keluar dari kamar mandi karena dia tidak mau Naura curiga kepada nya dan berjalan menuju meja yang sudah ada Naura yang lagi menyesap teh manis panas nya.


"kamu lama sekali Ir, aku sampai sudah habis makan sedangkan kamu blm sama sekali. hayo cepat makan nya aku mau segera keliling di New York. kau tau bukan kalau aku gak pernah keluar negera. huh.... aku keluar kota juga jarang banget." ucap Naura cerewet. Zubair yang mendengar cerewet an Naura langsung tersenyum senang karena bisa mendengar cerewet an Naura lagi selama 6 tahun tidak mendengar nya.


"iya, iya kau ini sangat cerewet" ucap Zubair tersenyum sambil mengangkat tangan nya untuk mencubit hidung Naura tapi sebelum tangan itu menyentuh hidung Naura. Naura langsung memalingkan muka nya agar tangan Zubair tidak menyentuh nya.


"kenapa kamu menghindar dari sentuhan ku? apa aku semenjijikkan itu untuk menyentuh mu?" tanya Zubair sedih dan kesal sambil menundukkan kepalanya.


"Bu...bukan begitu Ir. kamu blm tau ya kalau aku SMA nya pesantren dan pesantren ku mengajarkan untuk tidak boleh bersentuhan dengan yang bukan muhrim kecuali dengan suami ku nanti. maaf aku sama sekali tidak jijik padamu maaf aku telah menyakiti hati mu" ucap Naura menundukkan kepalanya menyesal dan sedih karena sudah menyakiti hati orang yang dia suka sekaligus teman kecil nya sambil menangis sesenggukan.

__ADS_1


Zubair yang mendengar itu langsung mengangkat kepala nya dan melihat Naura yang sudah menangis sesenggukan sambil tetap menundukkan kepalanya.


"aku kagum pada mu Ra. kamu sudah berubah dan terima kasih karena perasaan kamu tidak berubah sama sekali kepada ku. maaf karena aku membuat kamu menangis lagi dan terima kasih sudah menyusul ku ke sini walaupun sebenarnya kamu kesini untuk kuliah tapi aku tetap senang karena bisa melihat mu lagi. aku akan berusaha untuk menjaga mu selagi orang tua mu tidak ada di sisi mu" batin Zubair.


"sudah-sudah aku mengerti kok. pantas saja kamu tadi saat kamu menahan ku untuk tidak menonjok laki-laki b******g itu kamu hanya menarik baju lengan ku agar kamu tidak menyentuh ku yang bukan muhrim bagi mu kan. maaf sudah membuat mu menangis begini. sudah-sudah kata nya kamu mau keliling New York, ayo aku sudah selesai makan nya" ucap Zubair menenangkan sambil tersenyum kepada Naura yang mulai mengangkat kepala nya dan menatap Zubair.


"hiks,hiks...bagaimana mau pergi sedangkan kamu sendiri blm selesai makan"ucap Naura sudah berhenti menangis tapi masih tetap sesenggukan.


"sudah tidak apa-apa. lagian aku sudah kenyang jadi ayo kita keliling New York" ucap Zubair sambil berdiri dan berjalan menuju pintu keluar restoran milik nya.


"hey...kita blm bayar" ucap Naura sambil sedikit berlari menyusul Zubair.


"aku sudah membayar nya tadi setelah ke kamar mandi" ucap Zubair bohong. padahal dia tidak membayar nya karena kan dia yang jadi pemilik nya masa iya pemilik nya juga bayar kan aneh.


Naura dan Zubair berjalan lagi menuju wahana yang terkenal di New York. mereka bermain-main sampai jam menunjukkan pukul 5 sore. mereka memutuskan untuk pulang bersama ke apartemen.


sesampai nya di gedung apartemen mereka berpisah untuk ke apartemen mereka masing-masing.


di apartemen Naura.


"assalamualaikum" salam Naura sambil berjalan masuk ke apartemen nya.

__ADS_1


"wa'alaikumsalam, hmm...enak banget ya jalan-jalan sampai ngg ingat kalau ada teman nya di apartemen sendirian" jawab Laila sambil menyindir Naura.


"hahaha....iya dong enak. lagian siapa suruh tadi nolak keluar bareng nyeselkan sekarang" ucap Naura sambil tertawa dan balik mengejek Laila yang sudah mengerucutkan bibirnya kesal mendengar perkataan Naura.


"hahaha... sudah-sudah tidak usah mengerucutkan bibirnya begitu nih aku beli oleh-oleh buat kamu." ucap Naura masih tetap tertawa sambil memberi cake yang sudah di beli nya saat di restoran tadi saat makan siang.


Laila yang mendengar itu langsung tersenyum lebar dan mengambil cake tersebut dan langsung melahap nya sambil mengucapkan terima kasih ke Naura walaupun tidak terlalu jelas dia mengatakan nya.


Naura hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah teman nya sambil berjalan ke kamar nya untuk mandi dan beristirahat. setelah mandi dia berbaring di kasur nya sambil melihat pergelangan tangan yang sudah ada gelang pemberian Zubair saat di wahana terkenal di New York tersebut dan gelang yang di pakai Naura sepasang dengan gelang yang di pakai Zubair.


oh ya gelang itu bukan gelang biasa loh. gelang yang di pakai Naura itu di dalam nya ada GPS dan mikrofon untuk mengetahui dan mendengar keberadaan dan keadaan Naura yang tersambung dengan gelang Zubair. tetapi gelang Naura tidak bisa melihat dan mendengar yang di bicarakan oleh Zubair. jadi Zubair saja lah yang bisa melihat dan mendengar Naura.


kalau kalian nanya kenapa Zubair begitu karena Zubair tidak mau Naura kenapa-kenapa walaupun dia sudah memperkerjakan pengawal nya untuk mengawasi Naura di mana pun dia berada dari kejauhan dan menolong apa bila Naura dalam bahaya tali dia tetap tidak tenang karena Zubair tau kalau laki-laki b******g yang menggangu nya dan laki-laki b******g saat di restoran itu terlalu terobsesi untuk mendapatkan Naura bagaimana pun cara nya. maka dari itu Zubair memberikan gelang yang berisi GPS dan mikrofon tersebut kepada Naura.


setelah cukup lama menatap gelang pemberian Zubair. dia memutuskan untuk makan malam yang sudah di siapkan oleh Laila. setelah makan, Naura dan Laila sholat berjamaah dengan Naura yang menjadi imam nya karena jam sudah menunjukkan waktu sholat Maghrib. setelah sholat Maghrib mereka berjalan ke ruang tamu untuk sekedar menonton TV sambil sesekali mengobrol satu sama lain.


setelah menonton mereka berjalan ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dan sholat isya berjamaah di mushola karena waktu sholat isya sudah berkumandang melalu handphone Naura. setelah sholat isya Naura berjalan ke kamar nya untuk tidur lebih awal karena besok dia dan Zubair akan melanjutkan berkeliling New York tapi tidak selama hari ini karena nanti lusa mereka berdua akan masuk kuliah sedangkan Laila dia sedang asik menonton drama Korea yang dia sukai melalui laptop nya di dalam kamar nya.


...****************...


maaf kalau ada penulisan yang salah dan banyak typo🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


jangan lupa like,komen dan favorit karya aku ya karena ada nya like dan komen kalian membuat ku bersemangat melanjutkan cerita ini☺️☺️


__ADS_2