
Naura sudah tidak tahan lagi langsung menghabiskan minuman nya dan berdiri dan berjalan keluar cafe tersebut karena dia sudah membayar minuman nya saat dia memesan minuman tadi. tapi baru beberapa langkah tiba-tiba kepala nya pusing dan akhir nya tidak sadarkan diri. Aldi yang melihat Naura pusing langsung tersenyum dan berjalan cepat ke arah Naura berada dan langsung menggendong nya dan langsung memasuki mobil yang sudah berada di depan cafe tersebut dengan di kendarai oleh supir nya. dia membawa Naura ke suatu tempat yang sepi.
...----------------...
di sisi lain Zubair ke cafe sebentar untuk mengisi daya baterai handphone nya yang mati. setelah handphone nya menyala kembali dia langsung menelepon Naura tetapi malah di matikan telepon nya. dia langsung menelepon nya beberapa kali tetapi hasil nya sama yaitu di matikan kembali. karena di matikan terus telepon akhir nya Zubair memutuskan untuk mengecek GPS yang berada di gelang nya yang bisa mengetahui keberadaan gelang nya Naura.
kalau kalian nanya kenapa ngg langsung aj cari nya lewat GPS yang ada di gelang Naura. karena Zubair tidak mau kalau Naura tau bahwa gelang pemberian nya itu ada GPS dan mikrofon nya. dan kalau kalian nanya lagi kenapa? karena kalau Naura tau bahwa di gelang pemberian Zubair ada GPS dan mikrofon. dia kesan nya kalau Zubair mengekang nya dengan ada nya GPS dan dengan ada nya mikrofon Zubair pasti akan mendengar nya. ya kalian tau lah ya kalau perempuan itu tidak mau di kekang jadi kalau misal nya kalian sebagai perempuan di gitu in kesan nya kan kayak di kekang bukan? nah itu juga yang di rasain Naura kalau tau Zubair yang melakukan itu walaupun niat nya tuh baik biar Naura tidak kenapa-kenapa tapi kan tetap aj tidak mau di gitu in juga kan?
setelah menemukan nya Zubair langsung menelepon seseorang yang di mintai mencari Naura untuk segera ke cafe yang dia tempati sekarang. setelah sekitar 5 menit menunggu akhir nya ada beberapa mobil yang berada di depan cafe tersebut. Zubair langsung keluar cafe dan memasuki salah satu mobil tersebut.
__ADS_1
mobil tersebut berlalu dari cafe tersebut dan berjalan menuju ke tempat Naura di sekap dengan kecepatan di tinggi karena jalanan menuju kesana tidak banyak kendaraan sehingga tidak akan ada yang celaka.
"tunggu aku Naura. aku akan menyelamatkan mu" batin Zubair sambil mengacak-acak rambut nya frustasi.
di sisi lain di sebuah rumah yang sudah lama tidak di pakai yang berada di tengah hutan. ada seorang gadis muslimah yang sedang di ikat tangan dan kaki nya di sebuah kursi yang di duduki nya dengan tetap tidak sadarkan diri sedangkan ada seorang laki-laki yang berada tak jauh dari tempat gadis itu di ikat sambil tersenyum menakut dan berkata.
asal kau tau aku ini anak pengusaha terbesar ke lima jadi jangan menantang ku. oh ya satu lagi ingat!! kamu itu milik aku Aldi bukan milik orang lain termasuk Zubair. lagian Zubair itu tidak ada apa-apa di bandingkan aku kan hahaha....." ucap orang tersebut menyombongkan diri sambil tertawa jahat yang membuat pengawal nya takut seketika saat mendengar suara tawa jahat tersebut. setelah mengatakan itu laki-laki tersebut pergi dari tempat di sekap nya seorang gadis muslimah tersebut sambil tetap tertawa jahat.
ya gadis muslimah yang di culik itu adalah Naura yang sedang di ikat tangan dan kaki nya dan orang yang menyekap dan menculik nya itu adalah Aldi, teman SMP nya yang pernah memaksa nya menerima cinta Aldi.
__ADS_1
entah tanpa di sadari atau tidak oleh Aldi. Naura sebenarnya sudah siuman tapi dia tadi kembali berpura-pura tidak sadarkan diri saat pintu kamar tersebut di buka dengan seseorang. Naura bisa melihat kalau orang yang masuk ke kamar sekap nya itu adalah Aldi dan dia juga mendengar semua omongan Aldi yang seketika membuat dia marah tapi Naura menahan nya dan berucap istighfar beberapa kali.
"memang ini salah ku karena aku terlalu baik pada mu saat SMP dulu dan menjadi teman mu. seharusnya aku tidak melakukan itu kalau ujung-ujungnya akan seperti ini. Zubair kamu dimana? aku takut sendiri disini dengan laki-laki b*****g ini. selamat kan aku Ir. ya Allah jaga lah hamba dengan laki-laki itu maupun segala sesuatu yang menakutkan, bantu lah hamba untuk melepaskan diri dan kabur dari sini ya Allah. aamiin*...." batin Naura berdoa sambil menangis sesenggukan.
...****************...
maaf kalau ada penulisan yang salah dan banyak typo🙏🏻🙏🏻
jangan lupa like,komen dan favorit karya aku ya karena ada nya like dan komen kalian membuat ku bersemangat melanjutkan cerita ini☺️☺️
__ADS_1