Teman Masa Kecil Jadi Cinta

Teman Masa Kecil Jadi Cinta
rahasia yang hampir terbongkar


__ADS_3

"oh ya. Ir kamu belum jawab pertanyaan ku yang tadi. sebenarnya kamu itu siapa Ir?" tanya Farid menatap muka Zubair agar dia bisa membaca ekspresi wajah Zubair.


...*****...


di dalam UKS yang asal nya suasana nya hangat penuh dengan obrolan receh mereka tiba-tiba suasana menjadi hening tidak ada yang bersuara tatkala pertanyaan yang di lontarkan oleh salah satu dari mereka.


"hmmmm....aku...aku..." ucap Zubair yang bengung mau menjawab apa. sedangkan David dan Naura diam karena mereka juga bingung sama hal nya dengan Zubair.


di saat Zubair ingin menjawab nya tiba-tiba pintu UKS terbuka kembali dan menampilkan seorang mahasiswa yang ternyata dia adalah salah satu kakak senior mereka termasuk juga anggota OSIS yang mengurus OSPEK mereka.


"kalian ngapain ngumpul disini, bukankah kalian seharusnya berdiskusi untuk perkemahan besok? sekarang kalian bubar dan kamu yang terjatuh ke kolam renang kamu juga sekarang kembali ke kelompok mu dan mulai berdiskusi kembali!!" ucap mahasiswa itu sambil menunjuk ke arah Zubair agar Zubair juga ke kelompok nya.


setelah mengatakan itu anggota OSIS tersebut langsung pergi meninggalkan Zubair dan teman-teman nya.


Zubair,David dan Naura menghela nafas lega kembali sambil tersenyum karena mereka bisa langsung kabur dari pertanyaan Farid yang membuat jantung mereka mau copot saking deg-degan nya.


sedangkan Laila dan Alia menatap mereka bertiga bingung sedangkan Farid dia menatap mereka dengan mata mengintimidasi sambil mendengus kasar karena tidak berhasil mengintrogasi Zubair dan Chandra dia hanya diam dengan muka datar dan dingin nya.

__ADS_1


"yuk kita segera keluar. kakak senior kita yang tadi datang lagi dan menegur kita lagi karena kita tidak berdiskusi" ajak Zubair sambil berdiri dan berjalan duluan yang tentu saja di bantu oleh David dan Farid.


sedangkan Naura, Laila,Alia dan Chandra hanya mengekor di belakang mereka bertiga sambil sesekali mengobrol kecuali Chandra.


mereka berpisah di tempat kolam renang yang tadi Zubair jatuh dan sekarang Naura lah yang berganti alih untuk membantu Zubair berjalan.


ya walaupun Zubair sudah menolaknya tapi Naura keukeuh mau membantu nya alhasil dia pun menyetujui nya begitu pun dengan David dan Farid yang sudah dia kata kan bahwa dia baik-baik saja tapi sama kayak Naura mereka juga keukeuh membantu nya juga.


"terima kasih ya Allah. engkau mengirimkan sahabat-sahabat baik kepada hamba dan seorang gadis muslimah yang sangat cantik yang selalu aku rindukan setiap detik, yang selalu ada di sisi ku. hamba mohon ya Allah jangan pisahkan lah kami. jikalau kami harus berpisah lindungi lah dia selalu ya Allah dan pertemukan kami kembali ya Allah. aamiin ya rabbal alamin...." batin Zubair berdoa di dalam hati.


"hai Naura kamu kenapa menatap aku kayak gitu? kalau kamu menatap aku kayak gitu kamu makin manis lohh" ucap laki-laki tersebut tetap tersenyum sangat manis ke arah Naura yang membuat Naura rasa nya mau muntah saat mendengar itu.


lebih parah nya dia harus bertatapan dengan orang yang sudah menjatuhkan orang yang berarti bagi nya dan di tambah yang membuat dia sangat sangat marah itu karena laki-laki b******k itu tidak merasa bersalah. laki-laki b******k itu juga tidak meminta maaf.


Zubair yang mendengar itu hanya mengepalkan kedua tangannya sambil menatap laki-laki b******k itu dengan tajam sedangkan yang di tatap hanya acuh tak acuh.


Naura yang melihat reaksi Zubair tersebut hanya menghela nafas kasar untuk mengontrol emosi nya. setelah bisa mengontrol emosi nya dia langsung mengelus lengan Zubair yang di lapisi baju lengan panjang yang sedang di gandeng nya untuk membantu Zubair berjalan.

__ADS_1


Zubair yang merasa ada yang mengelus lengan nya langsung menengok ke arah kanan nya yang ternyata orang yang selama ini ada di lubuk hati nya yang paling dalam yang tak lain adalah Naura. Naura yang melihat Zubair menatap nya langsung tersenyum manis sambil tetap mengelus lengan Zubair yang di gandeng nya untuk membantu Zubair berjalan.


"Ra, terima kasih karena sudah selalu di sisi ku di saat sedih mau pun senang. kamu adalah sahabat terbaik sekaligus perempuan yang menarik. aku harap kita selalu bersama Ra sampai ke jenjang yang lebih serius" batin Zubair menatap Naura sambil tersenyum sangat manis.


...~~~...


author sekali lagi sangat minta maaf karena sudah lama author tidak up up. otak author nya belum ada ide ide buat mengelanjutin episode lalu jadi author ngg up up.


tapi Alhamdulillah otak author lancar lagi sekarang jadi author sekarang bisa up walaupun lama sih😅😅.


sekali lagi author sangat minta maaf🙏🏻🙏🏻.


oh ya jangan pernah bosan baca cerita author ya.


maaf kalau ada penulisan yang salah dan banyak typo🙏🏻🙏🏻


jangan lupa like,komen dan favorit karya author ya karena ada nya like dan komen kalian membuat author bersemangat melanjutkan cerita ini☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2