Teman Masa Kecil Jadi Cinta

Teman Masa Kecil Jadi Cinta
penelepon antara Alex dengan orang misterius


__ADS_3

saat ini Zubair dan Naura berjalan beriringan menuju ke parkiran yang berada di depan kampus.tapi tiba-tiba ada yang memanggil Naura dari arah belakang mereka berdua.


"Naura!!" ucap seseorang yang berada di belakang Zubair dan Naura.


Naura dan Zubair mendengar itu langsung berbalik. mata mereka menatap tajam orang yang memanggil Naura tadi sedangkan yang di tatap hanya tersenyum manis ke arah Naura.


...*****...


"mau apa kau memanggil Naura?!" tanya Zubair sinis sambil menatap orang itu sangat tajam.


"cih...itu bukan urasan Lo. gue mau manggil Naura kek atau ngg itu urusan gue bukan urusan Lo" jawab orang itu berdecih sambil menekankan kalimat terakhir nya dan tersenyum sinis ke arah Zubair.


Zubair yang mendengar jawaban orang itu hanya diam menatap sangat tajam ke arah orang tersebut sambil mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat.


"Ra,kamu mau pulang kan? gimana kalau aku saja yang mengantar mu memakai mobil sport yang mahal" ajak orang tersebut menekankan kalimat terakhir nya sambil tersenyum mengejek ke arah Zubair.


"tidak ada cewek yang bakal nolak kalau itu berhubungan harta atau uang. gue sangat yakin kalau Naura akan mau ikut saja gue dari pada Lo" batin orang tersebut sambil tetap menatap Zubair dengan tanda mengejek.


"hmmm....ngg usah deh Lex aku bareng Zubair aj" jawab Naura sedikit ketus sambil menarik lengan tangan Zubair pergi.


sambil di tarik lengan tangan nya oleh Naura, Zubair sedikit menengok menengok ke arah Alex sambil tersenyum mengejek dan bebalik kembali ke arah jalan yang ia lalui bersama Naura.


Alex yang melihat itu merasa kesal. saking kesal nya dia mengepalkan kedua tangannya dan meninju tembok yang tepat berada di samping kiri nya.


darah segar mengalir keluar yang ada kepalan tangan kanan nya sampai darah nya menetes ke lantai yang bewarna putih itu tapi tidak di perduli kan oleh nya darah yang masih menetes itu.


"awas kau Zubair!! gue akan menghancurkan mu dan mengambil Naura dari mu. kita lihat nanti siapa yang akan menang gue atau Lo" batin Alex sambil menyeringai jahat. entah apa yang akan dia lakukan terhadap Zubair. yang jelas hanya dia, Allah dan tentu saja author yang tau🤭(kali-kali sedikit santai lah ya biar ngg tegang🤭☺️)

__ADS_1


setelah membatin Alex langsung mengambil handphone nya yang berada di dalam saku celana nya dan menekan nomor telepon yang akan di tuju nya dan memencet tombol hijau pada handphone.


setelah mendengar nada dering itu Alex menempelkan handphone tersebut ke telinga kanan menunggu sampai ada yang menyahut nya.


sampai seseorang menyahuti nya dari seberang telepon.


"hello bos, ada lagi yang bisa saya bantu?" tanya orang yang di seberang telepon tersebut


"segera laksanakan rencana itu besok pagi saat OSPEK di hutan nanti" jawab Alex sambil tersenyum menyeringai jahat.


"baik bos" ucap orang yang berada di seberang telepon tersebut.


setelah mendengar jawaban orang yang di seberang telepon itu Alex lagi-lagi langsung mematikan telepon nya secara sepihak dan langsung memasukkan handphone nya ke dalam saku celana nya.


setelah memasukkan handphone nya, Alex langsung berjalan ke arah parkiran sambil tersenyum menyeramkan.


di tempat lain, Zubair dan Naura sedang di perjalanan ke apartemen mereka yang tak terlalu jauh dari kampus.


sampai akhir nya dia memutuskan bertanya sambil menengok jendela mobil Zubair yang terbuka.


"Ir kenapa kamu ngg turun" tanya Naura sambil mengerutkan keningnya dan menatap Zubair bingung.


"aku ada urusan kamu duluan saja masuk ke gedung apartemen. aku akan menyusul masuk ke gedung apartemen." jawab Zubair sambil tersenyum manis ke arah Naura yang berada di samping pintu kiri mobil nya.


"mmmm....baik lah. hati-hati di jalan. nanti kalau kamu sudah masuk kamar hubungi aku ya" ucap Naura sambil tersenyum manis ke arah Zubair.


"siap,nyonya" ucap Zubair sambil mengangkat tangan kanannya ke atas alis nya seperti hormat ke bendera saat upacara bendera.

__ADS_1


"hahaha....kamu ada-ada saja. ya sudah aku masuk dulu ya" ucap Naura tertawa sambil berjalan ke arah pintu gerbang masuk gedung apartemen tersebut.


setelah memastikan Naura masuk, Zubair langsung mengambil handphone nya yang berada di dalam saku celana nya dan menghubungi seseorang.


...~...


maaf author up nya lama🙏🏻🙏🏻.


terima kasih yang sudah berkomentar lagi di novel author ini🙏🏻🙏🏻. dan yang belum author harap kalian tulis komentar yang bisa membuat author bersemangat lagi.


sejujurnya author sedikit sedih dan tidak bersemangat saat kalian tidak berkomentar apapun di novel author ini. bukan nya lebay tapi itu lah kenyataan nya. author merasa tidak ada yang membaca novel author ini atau tidak menyukai cerita author di novel ini. pasti kalian merasakan nya kan para author sekalian.


jadi author berharap kalian berkomentar terhadap cerita ini agar semua author bersemangat kembali dan melanjutkan cerita nya masing-masing. begitu juga author sendiri.


maaf kalau perkataan author menyakiti perasaan kalian pembaca sekalian🙏🏻🙏🏻. author tidak bermaksud begitu kepada kalian.


sekali lagi author minta maaf kalau kalian tersakiti gara-gara perkataan author ini🙏🏻🙏🏻.


-


-


-


-


-

__ADS_1


maaf kalau ada penulisan yang salah dan banyak typo🙏🏻🙏🏻


jangan lupa like,komen dan favorit karya author ya karena ada nya like dan komen kalian membuat author bersemangat melanjutkan cerita ini☺️☺️


__ADS_2