
" Ooh, jadi kamu nyiram taneman ya, padahal udah ku siram lho tadi " Jawab Mela santai setengah mencecar Sena..
" Oh gitu, eh gpp kan kalo tanaman nya di siram 2 kali? " Jawab Sena bingung..
" Gpp sih, tapi nanti takut gak tumbuh dengan baik tanaman nya, tapi gak masalah kok ,yang penting bukan hatinya yang gak sehat " Jawab Mela dengan menyindir Sena..
" A-apa maksud mu? Ja-jangan menuduh ku yang tidak - tidak! " Kata Sena dengan gagap..
" Tidak usah panik, Sena Youshi. Aku bukan tidak mempercayaimu, tetapi aku hanya berusaha untuk menjaga nama baik ku " Jawab Mela dengan kata - kata tajam..
" Apa maksudmu?! Aku kan sudah benar - benar berubah, apa kau tidak percaya padaku?! " Kata Sena yang berpura - pura menangis..
" Tidak, bukan aku tidak percaya padamu, tetapi aku tidak suka ada yang berusaha menusuk ku dari belakang, kau mengerti kan? " Kata Mela sambil menepuk bahu Sena..
" Iya, aku mengerti kok, Mela" Kata Sena yang berpura - pura baik kepada Mela..
" Baiklah..Oh ya, Sena.Aku ingin kau mewakili aku untuk datang ke acara pernikahan kakak sepupu Raya yang tinggal di Jakarta " Kata Mela serius..
Sena, apa menurutmu aku sudah benar benar mempercayaimu hanya dengan pandangan karakter mu yang berubah?..
Huuh, sebenarnya aku malas banget di suruh Mela buat datang ke acara pernikahan kakak sepupu nya Raya, pasti ada Raya di sana..
" Sena! Mengapa kau hanya diam saja ?! " Kata Mela sambil menepukkan kedua tanggan nya...
" Eh, iya Mel. Nanti aku datang kok " Kata Sena dengan senyum terpaksa..
" Oke, kau tidak keberatan kan ,untuk bertemu Raya? " Kata Mela menyindir....
" Ap-apa maksud mu? tidak aku tidak keberatan kok" Kata Sena menyakinkan Mela..
__ADS_1
" Oke lah kalau begitu. Aku akan pergi menemui mama ku " Kata Mela..
" Baiklah, aku masuk dulu ya " Kata Sena ramah..
Oke......
Setelah itu........
Di kamar , Mela sedang menelepon temannya yang ada di Jakarta yang kebetulan juga kenalan Raya untuk mengawasi Sena ketika pergi ke Jakarta untuk ke acara pernikahan kakak ipar Raya..
.Vino, aku minta kau mengawasi Sena ketika dia pergi ke acara pernikahan Kak Angie..
.
.
.
Tut, telepon di matikan..
" Hah, sampai kapan aku harus begini?! " Kata Mela menarik napas panjang dan langsung merebahkan diri nya ke atas kasur empuk yang biasa ia tiduri...
Di luar...............
Oowh, jadi Mela meminta orang untuk mengawasi ku ya?Jangan coba - coba untuk mencecar atau membuat aku mengaku, atas perlakuan ku pada ibu mu yang malang itu!.
Tiba - tiba Mela keluar dan kaget saat melihat Sena berada di dekat guci di balik pintu kamar Mela.
" Sena, sedang apa kau di balik pintu kamar ku? " Tanya Mela dengan tatapan curiga terhadap Sena..
__ADS_1
" Ehmm, ee ini aku sedang membersihkan guci ini " Kata Sena kaget dan setengah panik..
" Ooh" Kata Mela dengan tatapan dingin..
" Aku pergi dulu ya ,Sena " Kata Mela sambil melambaikan tangan..
" Baiklah " Kata Sena..
Di luar......
Halo..
Dek, kamu mau nggak datang ke acara pernikahan Kak Angie ?, Kakaknya Raya.
.
.
.
Oke deh, kamu bisa ajak 2 temen kamu kok..
.
.
Iya..
Tut, telepon di matikan..
__ADS_1
Meskipun dari jauh, aku tetap bisa mengawasi dan melacak di mana keberadaanmu, Sena..