
" Jangan khawatir, aku akan melakukannya sendiri.
" Baiklah " Jawab Liam.
Liam pun akhirnya meninggalkan ruangan yang begitu gelap itu. Ia sebenarnya sedih dan kecewa pada dirinya. Karna, dia membutuhkan uang yang banyak untuk biaya oprasi pemasangan Ring Cincin di Jantung Maminya.
" Liam! Kau menjebakku ya?! " Bentak Mela yang merasa aneh dengan ruangan tersebut.
" Halow Mela " Sapa Sena dengan licik.
Cerita lama off#
" Kak, Kakak kenapa sih bengong mulu " Tanya Sashi sambil mengibaskan tangan ke hadapan Kevin.
" Aitt. Dek, jangan ngagetin Kakak dong " Kata Kevin yang kaget.
" Hi hi hi, maap " Kata Sashi.
" Sashi udah susun rencananya lho. Jadi, Kakak tinggak tuh ikut aku ajah ke acara Kondangan nya Kakak Ipar Kak Ray " Kata Sashi sambil menunjukkan satu lembar undangan pernikahan.
" Yaudah deh. Sana, cepet kamu balik. Entar di cariin sama Kakak kamu " Kata Kevin yang takut ketahuan.
" Okeee. Beresss pokoknyaa " Kata Sashi sambil senyum² dan mengacungkan jempol.
Tiba - tiba di depan Restaurant. Ada Astri yang berdiri dekat Guci selamat datang.
" Kakak. Kakak ngapain di sini? " Tanya Sashi kaget.
" Kakak baru mau ambil charger di mobil, Dek. Kamu sendiri lagi ngapain disini? " Kata Astri yang mulai curiga.
" Emhhh. Lagi habis ambil minum, Kak. Tadi aku kehausan banget, makanya enggak nunggu minumannya jadi " Kata Sashi mencoba mencari alasan.
" Oohh. Yaudah, masuk sana. Makanannya udah jadi lho " Kata Astri.
" Oke. Aku kesana dulu yah, Kak " Kata Sashi.
" Iya, Dek " Jawab Astri.
Setelah sampai di meja makan, Sashi pun ikut makan. Dengan lahap dia pun memakan ayam goreng yang penuh daging itu.
" Maaf ya, aku ninggalin kalian tadi. Habis, aku baru ada perjanjian di belakang mobil " Kata Sashi.
" Gpp kok. Tenang, kita kan sabar sama kamu " Kata mereka.
__ADS_1
" Tapi, ngapain kamu ke jok belakang mobil, Sas? " Tanya Callysta yang heran dengan kelakuan sahabatnya itu.
" Tadi aku la, hwaaaa astaga!!!!! Aku lupa kalau Kak Kevin masih berdiri di belakang mobilll!!!!! Gimana nih, Cal, Mel???!!! " Kata Sashi yang kebingungan..
" Waduuh, kamu harus cepet² kesana tuh. Tapi, kalau kamu kesana nanti kamu simpangan sama Kak Astri " Kata Callysta yang ikut bingung.
" Aha. Aku punya ide hebat lho " Kata Mela sambil melipat selembar kertas.
" Apa? " Tanya Callysta dan Sashi.
Di parkiran. Astri sedang membuka jok pintu belakang, lalu ia pun kaget karna melihat Gelang Emas yang mirip milik Sashi.
" Lho, ini kan Gelang Emas punya Dek Sashi? Kok bisa ya, ada di sini? " Kata Astri sambil membungkuk dan mengambil Gelang itu.
Astri pun amat terkejut. Karena ia pun berdiri ke atas dan melihat pria yang tidak asing wajahnya.
" Aaaaaaaaaaaa!!!!!! Kevin! " Kata Astri kaget.
" Aaaaaaaaaa!!!! Astri! " Kata Kevin.
Sangking kagetnya, Astri pun tersandung batu di belakang nya. Sontak Kevin peluk Astri 😂😂😂😂😂...
" Eh, maaf As. Aku gak sengaja " Kata Kevin malu - malu kucing.
" Kamu ngapain disini, Kev? " Tanya Astri.
" Eh, aku baru nungu temen di sini " Jawab Kevin mencari alasan.
" Ooh. Aku mau kesana ya. Sorry, aku buru² " Kata Astri sambil. jalan tergesa - gesa..
" Oke " Jawab Kevin.
Malu baget aku. Tapi, pasti Kevin balik dari Jepang buat balikan sama Mela. Lucu juga dia. Batin Astri sambil tertawa kecil.
" Haiii. Kalian udah selesai makan? Makanan nya udah Kakak bayar kok.
" Udah, Kak " Jawab mereka berbarengan.
" Oke, berangkat lagi ya " Kata Astri sambil mengambil kunci mobil nya itu.
" Siap! " Kata mereka sambil menaiki mobil.
Aku harus chat Kak Kevin supaya dia nyusul ke sana pakai mobil nya yang warna merah.
__ADS_1
Kak Kevin. Aku sekarang otw ke Jakarta, Kakak bisa kan nyusul pake mobil Kakak?
Tliling. Hp Kevin pun berbunyi.
Dia pun segera membuka ponsel nya dan berangkat ke Jakarta juga.
Siap, Dek. Maksih ya, infonya.
" Wah, indah banget ya rumah - rumah yang di tepi jalan raya " Kata Sashi kagum.
" Iya nih, bagus banget " Tanggap Callysta.
" Si Meli kenapa tuh, tidur terus? " Tanya Sashi penasaran.
" Dia katanya kurang tidur gara² bantu² Maminya tuh " Jawab Callysta.
" Kalian semua pengangan ya, ini mau naik bukit lho. Pemandangan nya indah kok " Kata Astri.
" Iya, Kak " Jawab mereka.
Greeekkk gledek gledek gledek. Suara roda berjalan. Mereka pun akhirnya sampai di hotel.
" Hei Adik², udah sampai nih " Kata Astri yang susah membangunkan mereka.
" Ha? Udah sampai ya, Kak? Aku ketiduran tadi " Kata Sashi beserta Callysta dan Meli.
" Kakak mau parkir dulu ya, kalian nanti nurunin barang²nya di bantu sama Kak Mela. Oke? " Kata Astri yang membuat mereka semua kaget.
" Kak Mela dateng juga ya, Kak? Horeeee Kakak ikuttt!!!! " Kata Sashi senang.
" Iya, Dedekk!! " Jawab Astri.
" Mel, Cal. Turun yok, bantuin aku dong turunin barang² kita and barang Kakak.
" Hai Adiik, kalian capek ya? Sini, biar Kakak aja yang bawain barang kalian " Kata Mela yang tiba² berada di hadapan mereka.
" Asyiik, ada Kak Mela. Yaudah, makasih banyak ya Kak " Kata mereka sambil memeluk.
" Iya " Jawab Mela.
Di ruang tunggu, mereka sangat lelah karna perjalanan tadi. Malam pun akhirnya tiba, mereka pun langsung menempelkan badan ke kasur masing².
" Aduuh, akhirnya sampaiii " Kata Sashi.
__ADS_1