Teman Terbaik

Teman Terbaik
Pernikahan Angie


__ADS_3

Pagi itu adalah hari perhikahan Angie. Semuanya sudah bersiap siap. Para tamu sudah pada berdandan.


" Ih, jangan tebel tebel dong make up nya! " Kata Sashi.


" Gpp kali! Ini tuh biar cantik! " Kata Callysta.


" Kamu mau pakai baju yang mana, Cal? Yang kuning apa yang biru? " Tanya Sashi sambil mengangkat kehadapan Callysta dua baju berwarna biru dan kuning.


" Aku, aku masih bingung nih. Kalau yang biru juga bagus dan kalau yang kuning juga bagus " Kata Callysta yang sedang bingung memilih baju untuknya.


" Aha! Aku punya ide! Pakai baju putih yang ada garis garis nya aja!! " Usul Meli.


" Oke " Jawab Callysta tak begitu berselaras memakai nya.


Callysta Alfara :



" Wah! Lumayan bagus menurutku. Cocokkkkkk banget sama kamu Callysta. Kamu mau pakai apa Sas? " Kata Meli sambil mengambil baju yang akan dia pakai.


" Aku mau pakai baju yang ini aja ah. Kamu mau pakai apa, Mel? Jangan pakai baju gelap lho " Kata Sashi.


Imelda Lorina :



" Haih? Kok bulu mata kamu pakai warna putih sih? Ntar dikira nenek nenek kali " Ledek Sashi.


" Hiis! Ini itu tema nya Terang Gelap Manis " Kata Meli.


" Aku mau pakai yang coklat aja ah. Kalian nggak pakai aksesoris apa? Jangan kemenoran dandan nya ya " Kata Sashi sambil berpose di depan kaca.


Sashi Kirana :



" Waahhh, mantep tuhh!!! Kamu kapan beli kalung nya? Itu kan mahal " Kata Meli sambil menepuk nepukkan tangan.


" Mestilah! Aku kan nggak pernah lupa bawa satu pun perhiasan! Kalian kemarin ketemu Kak Kevin ya? " Tanya Sashi.


" Iya, kamu kemana aja sih kemarin? Tiba tiba langsung ngilang gitu aja " Kata Meli yang sedang bete karna ditinggalkalkan Sashi sendirian kemarin.


" Maaf, Mel. Kemarin aku nungguin Kakak ku di Rumah Sakit "Jawab Sashi sambil meminta maaf.


" Waatth!? Ngapain ke Rumah Sakit? Kamu sakit? Luka? Lecet? Terpental? Kes,,, " Belum selesai bicara, Meli berhenti berkata karna langsung dihentikan Sashi.


" Nggak semuanya. Aku cuma bantu Kakak aku kok. Aku ke Rumah Sakit bukan karna ada yang sakit, Mel. Tapi, Nengokin temen Kakak ku " Jawab Sashi yang terpaksa membohongi Meli.


Maapin aku yak, Mel. Aku terpaksaaaa banget buat boongin kamu. Aku lagi bantuin Kakak aku, makanya terapksa harus boong sama Beb Meli kesayangan ku.


" Ooh, sakit apa temen Kakak kamu itu? " Tanya Meli penasaran.


" De-de-demam, Demam berdarah. Sekarang kan baru musim nya banyak nyamuk, Mel " Jawab Sashi ragu ragu.


" Anak, Anak. Udah pada siap belum? Kak Astri udah nungguin lho di mobil. Ayo, buruan siap siap nya " Kata Mela sambil sedang foto foto didekat pajangan bunga yang indah.


Mela Rosnita :



" Waah, Kakak kelihatan cantik lho! Indah dan amat perfect. Andai kalau setiap hari kondangan kan kita bisa jalan jalan dan senang senang " Kata Sashi yang membayangkan keenakan itu.


" Hei, kau ini! Kita tidak bisa setiap hari disini, Dek. Kau ini lucu ya! Unyu unyu " Kata Mela mencubit cubit.


" Kakak! Aku bukan bakpao! " Kata Sashi sebal.

__ADS_1


" Baiklah, semuanya sudah siap? Kalau sudah ayi berangkat! " Kata Mela sambil keluar dari kamar itu.


Semua pun keluar dari Hotel. Dan langsung memasuki mobil yang mereka naikki saat perjalanan. Astri juga tampak menggunakan busana yang mewah dan anggun.


Astria Alarina :



" Mari berangkat! Kalian semua terlihat cantik hari ini. Sudah pada sarapan apa belum? " Sapa Astri di dekat parkiran.


" Aku belum sarapan, Kak. Kalau Meli dan Callysta juga belum. Nanti, aku makan disana aja " Kata Sashi.


Mereka akhirnya berangkat. Setelah sampai mereka langsung masuk ke Gerrja tempat Misa di adakan. Dan setelah Misa selesai, mereka langsung datang ke tempat Gedung pernikahan dilakukan.


" Wah!! suasana nya ramai ya, Kak. Dingin dan ssger juga! Karna ada AC " Kata Sashi yang merasakan sejuk.


" Iyah, makanan nya juga banyak lagi. Banyak anak anak! " Kata Meli dan Callysta.


" Kak, kita boleh main bareng sama mereka nggak? Kalau nggak boleh juga nggak apa apa kok " Kata Sashi minta izin.


" Boleh, asal jangan jauh jauh ya. Dan jangan lari lari, nanti kamu mimisan lagi " Kata Mela berpesan.


" Baiklah, terimakasih Kak " Kata Sashi sambil beranjak berlari ke arah taman Mawar Hijau Indah di ujung sana.


Setiba nya di Taman, mereka langsung berpencar.


" Aku akan ke arah sana. Kau mau kemana? " Tanya Sashi di pembicaraan ponselnya.


" Kearah Selatan " Kata Meli beserta Callysta.


Aku harus bertemu dengan nya..


Aku, aku belum bisa melupakan nya..


" Menurut buku ini, arahnya ke arah kiri. Tetapi, kenapa malah kesini? " Kata Sashi bingung.


" Lysta! On, Lysta! Callysta! Imel!!!!!! " Teriak Sashi di telepon.


Aahh! Kenapa mereka nggak nyaut sih?! Cep, sebel!


" Ke arah sana pasti! " Kata Sashi dengan mantap dan yakin.


" Tuan. Dia berada di dekat jalan Mawar. Aku akan terus memata matai nya " Kata seseorang dengan wajah mencurigakan.


" Betul! Itu dia! " Kata Sashi bahagia.


" Permisi. Halo, permisi " Kata Sashi mengetuk pintu.


" Iya, siapa ya? " Jawab Arfa.


" Kiran! Kapan kau kembali? " Kata Arfa kaget.


" Kemarin " Kata Sashi mulai dingin.


" Mari ikut dengan ku! Tidak apa apa kok " Kata Arfa.


" Woow, tunggu!! Kau jangan tarik tarik tanggan ku, Arfa! " Kata Sashi yang pusing diajak lari.


" Kamu masih inget sama tempat ini? Tempat kita bertemu " Kata Arfa.


" Sangat, masih ingat sekali. Ini kan tempat kamu di bully sama Helly. Terus, aku nggak terima. Helly nggak sengaja deh, aku pukul jidat nya " Kata Sashi sambil mengingat ingat masa itu.


Waktu mereka sedang berbicara, ada seseorang yang menyela saat itu.


" Berhenti disana, Sashi Kirana! Kamu harus mengikuti kami! " Kata orang itu dengan lantang.

__ADS_1


" Kamu ikut saja dengan ku! Kamu nggak akan dalam bahaya " Kata Arfa sambil menarik tangan Sashi.


" Tunggu! Aku punya serangan buat dia " Kata Sashi sambil melemparkan dua buah bawang merah ke arah orang itu.


Bushhh! Mereka pun menghilang ke arah jalan Mawar yang tadi di lewati Sashi.


" Hah, hah, Kamu nggak apa apa kan? " Kata Arfa sambil bernapas terengah engah.


" Nggak pa pa kok. Kamu nggak kepedesan sama bawang merah nya kan? " Tanya Sashi sambil menyenderkan bahu nya ke arah dinding di dekat taman.


" Kamu pegel yah? Mau aku gendong? " Tanya Arfa.


" Iih! Enggak ah, aku nggak mau di pegang pegang! Jangan modus deh! " Kata Sashi sebal.


" Maap, aku kan cuma bercanda. Lagian, kamu masih sama kaya kamu yang cuek ceria tomboy dan galak " Kata Arfa.


" Gak peduli! Kamu mau nggak, nemenin aku ke tempat kondangan? Nanti ada makanann banyak kok " Kata Sashi yang takut ada orang jahat.


" Boleh " Jawab Arfa.


Sesampai nya di tempat itu, mereka langsung memasuki gedung.


" Kamu kalau haus masuk aja. Nanti aku nyusul. Aku mau ke kamar, kamu disini aja! Dan jangan ngapa ngapain disini. Dan satu lagi! Kalau ada 2 cewek yang cantik yang satu rambut jya hitam lebat dan pakai baju putih berlirik biru dan yang satunya lagi berambut cat putih ke unguan pakai baju hitam dan beralis putih kaya nenek² itu adalah Imelda dan Callysta. Kalau mereka ngajak kenalan kamu bilang aja nama kamu " Kata Sashi sambil langsung pergi.


" Hoi, di mana sih tua anak? Aku takut tau, kalau Kak Mela dan Kak Atri marah " Kata Meli yang merinding.


Lho, itu kan cewek yang ciri ciri nya barusan di sebutin sama Kirana. Yang satu Imelda sama Callysta.


" Hai, nama kamu siapa? Kamu kenal sama orang yang namanya Sashi Kirana nggak? " Tanya mereka yang amat gelisah.


" Emmh, aku Arfa Pratawijaya. Tadi Kirana ke kemar istirahat " Jawab Arfa.


" Oke, makasih banyak. Ini hadiah buat kamu! " Kata Meli sambil memberikan 2 butir permen.


" Ahh, enak banget. Ketemu Arfa bikin merinding malah. Kenyataan nya kan Arga mantan pacar ku waktu kecil " Kata Sashi yang secara tidak sengaja didengar Meli dan Callysta saat masuk ke kamar itu.


" Uapa? Mantan pacar? Arfa yang tadi aku dan Callys temuin itu, Arfa mantan pacar mu waktu kecil??? " Tanya Meli sambil melongo yang ia pikir teman nya itu tidak akan punya teman dekat waktu kecil.


" Ja-jadi dia emang mantan pacar ku. Kalian jangan pernah sekali kalipun ngasih tau ke orang lain soal ini, oke! " Kata Sashi panik.


" Adik adik, kalian keluar ya. Acar nya sudah mau dimulai " Kata Mela.


" Kamu kok kaya habis lari lari sih, Dek? Mana jam segini udah nempel kasur? " Kata Mela yang heran.


" Tadi habis ketemu temen Sashi yang lama " Kata Sashi.


" Mantan apa temen? Jujur " Kata Mela yang suka jahil.


" Mantan " Kata Sashi terpaksa jujur.


Begitu keluar, mereka langsung makan, foto foto, dan mereka di minta menjadi penerima tamu.


" Iya mari Tante. Silahkan dinikmati " Kata Sashi dan Meli sambil memeberikan bingkisan berwarna unggu dan suvenir Gelas Mini.


Di tempat Callysta pun juga ramai di kunjungi tamu.


" Iya, silahkan Bu Pak " Kata Callysta dengan ramah.


" Ayo ayo!! Keluarga pertama, selfie dulu! " Teriak seorang wanita dari atas panggung.


" Ayo!! Sekarang keluarga kedua, selfie yuk!! " Teriak nya lagi.


" Hei, Gaess!! Aku foro dulu yak! Kalian tolong jagain, oke! " Kata Sashi sambil buru buru berlari keatas panggung.


Cekrikk ceprett!!

__ADS_1


__ADS_2