Terima Kasih Hadirmu

Terima Kasih Hadirmu
Episode 14


__ADS_3


''Baik mbak saya akan tunggu'' Roipah.


''Ini ya mbak pesenananya semua jumlahnya 745 rb'' Pelayan toko.


''Ini mbak uangnya'' menyerahkan pecahan tuju lembar ratusan ribu dan satu lembar lima puluh ribuan.


''Ini kembalianya mbak'' memberi kembalian.


''Trima kasih'' Roipah.


Setelah selesai mengambil barang yang dia pesan Roipah kembali mengayuh sepedanya menju rumah.


Sesampainya di rumah Roipah melihat anak-anaknya masih tidur.


Roipah mempaking barang-barang yang ia ambil dari toko dan memilah mana yang harus di kirim mana yang harus COD.


Sekarang hari sudah mulai petang sebentar lagi akan Magrib Tari dan Yoga bersiap buat berangkangkat ke mushola dekat rumah mereka.


''Mak adek ke Langgar 'Mushola' dulu.


Assalamualaikum... ''. Tari


''Adek sudah berangkat kah ?'' Yoga.


''Sudah kayaknya kak !''. sahut Roipah dari dalam.


''Ya udah kakak berangkat dulu,


Assalamualaikum.... '' Yoga.


''Wa'alaikum salam, hati-hati.'' sahut dari dalam.


Stelah selesai mengerjakan pekerjaan yang sempat tertunda kini semua telah selesai.


Kini pagi telah datang Roipah mengerjakan semua pekerjaan seperti biasa menyiapkan sarapan untuk sarapan kedua anaknya serta menyiapkan keperluan sekolah keduanya.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan Roipah mengantar anak-anaknya sekolah.


Roipah mengayuh sepedahnya mengantar anak pertemanya kemudian menuju ke RA dimana anak kedua nya menaung ilmu setelah mengantarkan kedua anaknya sekolah Roipah kembali ke rutinitas awal yaitu mengerjakan pekerjaan rumah.


Tak terasa waktu menunjukkan pukul 09:30 waktunya menjemput anak-anaknya ke sekolah.


Sebelum berangkat Roipah membawa beberapa barang pesanan dari pembeli yang COD dan bisa di dekat sekolah si Tari.


Setelah melakukan COD barang Roipah langsung masuk halaman sekolah ternyata Tari sudah keluar.


Setlah sampainya di rumah Roipah mendapati Yoga sudah di rumah.


''Loh kak sudah pulang tadi pulang bareng siapa'' Roipah.


''Tadi aku bereng sama mas Yusuf mak'' Yoga.


''Ow ya udah kalo gitu besok pulang jam berapa ?'' Roipah.


''Besok sama kayak hari ini mak'' jelas Yoga.


''Ya udah kalo gitu besok kakak besok bareng sama mas Yusuf saja jalan bereng-bareng sama temene'' Roipah.


''Ya udah gek ganti baju trus maem'' Roipah.


''Njeh mak''. Yoga


Seperti itu lah kehidupan Roipah selama ini.


Sampai suatu waktu Roipah tergeletak karena sakit semua jadi agak ke teteran sekolah anaknya jadi ngak ke urus kini dia di bantu oleh Bapaknya untuk mengurus anak-anak.


''Ndok cah-cah wes maem durong'' tanya bapak Roipah.


['Anak perempuan' anak-anak sudah makan belom]


''Sampon pak nembe mawon tros tilem'' jawab Roipah.


[Sudah pak baru saja trus tidur].

__ADS_1


''Zo wes aku tak bidal disek golek rosok'' lanjut bapak Roipah.


[Ya sudah aku tak berangkat dulu nyari rosok].


''Njeh pak atos-atos'' Roipah.


[Ya pak hati-hati]


Setelah berpamitan akhirnya bapak Roipah berangkat mengais rezeki dengan mencari barang bekas di pinggir-pinggir jalan atau di tempat sampah.


Dulu Roipah juga pernah menjadi seorang pemulung tapi itu sudah sangat lama sebelum Tari lahir.


Roipah menjadi pemulung demi mencukupi kebutuhanya dan juga Yoga yang kala itu masih sangat kecil.


Tetapi sejak Tari lahir bapak melarang Roipah mulung.


Jadi selama Roipah belum bekerja uang jajan untuk Yoga dan semua kebutuhan Roipah di biayai oleh bapak dan juga Mas Jaes kakak Roipah.


Sampai akhirnya Roipah di belikan HP oleh bapak walaupun bekas tapi masih bisa di pakai buat online Shop dan juga untuk menunjang pendidikan anaknya.


BERSAMBUNG,...............


🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚🧚


BER


Sampai di sini dulu.


Sampai jumpa lagi di eposode selanjutnya 😊


Jangan lupa tinggalkan jejak baca teman-teman dengan cara


👍 LIKE


💖 FAFORIT


💬 KOMENTAR

__ADS_1


Trima kasih 💞💞💞💞💞💞


__ADS_2