Terima Kasih Hadirmu

Terima Kasih Hadirmu
Episode 8


__ADS_3

Saat istirahat tiba-tiba Roipah mengingat pertemuan tak terduganya dengan Roipah dengan Fais.


Dengan hati yang tidak karuan Roipah menitihkan air mata meratapi nasip yang menimpanya dan berkata dalam hati "Kenapa kamu tega banget sama aku mas. Bukan mengobati luka yang aku miliki malah sekarang kamu menburinya dengan garam" terisak dalam diam takut ketauan oleh orang tua Roipah.


Setelah sebulan pertemuan Roipah dengan Fais di taman kota itu, Roipah dan Jais di temani oleh dua teman kak Jais, Mendatanggi rumah Fais tujunya minta penjelasan tentang Fais yang sudah tidak pernah datang ke rumah dan tentang motor Roiah yang di bawa oleh Fais.


Sesampainya di rumah Fais.


" Assalamualaikum." Roipah sambil ngetuk pintu.


"Assalamualaikum..........." mengulanggi


"Wa'alaikum salam." Nuri ibu tiri Fais.


"Eh nak Roipah kalian Mas,e. monggo pinarak." dengan gugup.


["Eh nak Roipah sama Masnya. Mari sialhkan duduk."]


"Bapak kalian mas fais wonten buk." Roipah.


[ "Bapak sama mas Fais ada Buk" ]


"Bapak Enten tasek siram di rantos sekedap". jawab Nuri dengan gugup dan ketakutan.


[ "Bapak ada masih mandi di tunggu sebentar" ]

__ADS_1


Tidak lama kemudian bapak keluar dari dalam.


"Bapak" Roipah menyapa. Kemudian bersalaman di ikuti oleh Jais dan teman-temannya.


" E.. eh Nak Roipah kalian mas Jais." pak Ropik bapak dari Fais dengan gugub dan takut.


[ "Eh… eh Nak Roipah dan mas Jais."]


"Enten nopo njeh ?." Ropik.


["Ada apa za ? ".]


"Ngeten pak sak derengenge kulo nyuwon ngapunten lek angsalae kulo mriki nganggu njenengan kalian ibu wedale panjenengan. Kulo mriki sepindah kulo ajenge silaturrahmi kapeng kaleh kulo nyuwon kejelasan, saking mas Fais amargi niki sampon wonten kaleh wulan mboten enten ketinggal babar blas." Jais menjelaskan.


["Maaf pak sebelumnya bila mana kedatangan saya ke sini menganggu waktu bapak dan ibu. Pertama saya bernit silaturrahmi, yang kedua saya ingin menayakan kejelasan dari mas Fais karena sudah dua bulan tidak lelihatan (datang) sama sekali."]


Motore tirose sakniki di gadeaken kalian mas Fais." Roipah menjelaskan.


[ " Sekalian saya akan menanyakan motor yang di bawa oleh mas Fais.


Motornya katanya di gadaikan oleh mas Fais." ]


" lha milo niku kulo kalian adhik. mriki madosi mas Fais. nyuwon kejelasane sakeng mas Fais." Jais membenarkan penjelsan Roipah.


[ "Oleh kaena itu saya dengan adik ke sini mencari mas Fais. Minta ke jelasan dari mas fais".]

__ADS_1


Ropik yang memdengar penjelasan dari Jais dan Roipah pun hanya bisa diam dan tak bisa menjawab apapun, sambil saling memandang dengan istrinya.


Roipah yang melihat expresi kedua mertuanya pin menjadi tambah binggung dan juga merasakan akan ada hal buruk yang akan dia hadapi.


Rasa perih dan juga takut


Tak berapa lama kemudian anak bungsunnya menangis. Roipah pun berdiri sambi menenangkan anaknya yang menangis, tetapi Tari tetap saja belum mau udiam dia masih menanggis di gendongan Roipah. Yoga yang melihat adiknya menangis pun juga mulai rewel mengajak pulang Roipah.


"Mak ayo puyang....." yoga menrengek.


"Za nak sebentar lagi za Apoh masih belum selesai ngomongnya kakak sabar dulu za nak." Roipah menengkn anaknya sambil mengelus-elus rambut anaknya yang mulai rewel mengajak pulang.


Ow ***za temen temen maaf za up nya udah lama ngak up karena mak toornya lagi tumbang .


jangan lupa tingalkan jempol nya za biar tambah semangat autornya up


jangan lupa Like


Komen


dan


Vote nya


za man teman

__ADS_1


Terima kasih yang udah ngasih like buat


semangat autor semangat***


__ADS_2