Terimalah Aku Jendral

Terimalah Aku Jendral
Aku ingat semua nya


__ADS_3

" Jaga yang ketat jendral kita jangan sampai ada yg melukai nya , ingat musuh bertebaran di mana mana " ucap seseorang


" Siap kolonel , jendral akan kami jaga dengan baik "


Adam kini tengah melihat keadaan Liana , ya orang itu adalah adam yg menyelamat kan Liana


" Saat kau memilih Rey aku tau itu sebuah kesalahan , dan sekarang veira muncul merusak hidup mu , merusak kebahagiaan mu dan bahkan mencelakai jendral sharp rose yang terkenal kuat, kumohon kembali lah seperti dulu , kembali ke sifat mu yg hanya lembut padaku , yg hanya memiliki rasa sayang kepada ku , ceria ketika ada ayahanda dan ibunda juga keluarga terdekat kita , aku sudah berjanji akan akan membangun keluarga kecil , dan memiliki anak pertama mu dari ku , tapi tak ku sangka anak pertama mu milik Rey bukan Milik ku , tapi aku akan menerima nya princess kecil ku "ujar adam dengan suara kecil


Liana memang tengah mengandung saat dokter mengatakaan nya


FLASHBACK ON


" Dokter , suster tolong " ujar adam sembari menggendong liana yg berlumuran darah


Kemudian suster datang dengan membawa brankar dan membawa liana ke ruang UGD


" saat kau berperang saat kau berhadapan dengan musuh mu kau bahkan tak tergores satu senti pun kenapa gara gara cinta gara gara lelaki itu , kau sampai se parah ini apa yang akan aku katakan pada ayahanda dan ibunda ? " ucap adam lirih


1 jam kemudian


Dokter itu pun keluar


" keluarga pasien ? " ucap dokter

__ADS_1


"saya suami nya dok " ucap adam


" oh ya tuan , untung tubuh istri tuan sangat kuat jadi saat ia menghantaam batu dan pendarahan kandungan nya yg masih muda itu tidak kenapa kenapa" ucap dokter


" kandungan…? " ucap adam heran


" ah iya istri tuan hamil 2 minggu dan menurut dugaan saya hantaman keras itu mampu mengembalikan ingatan nya tapi kita lihat saja saat ia sudah bangun " ucap dokter


"Baik terima kasih dokter " ucap adam


FLASHBACK OF


Adam kini berjalan masuk ke ruangan milik Liana menggengam tangan Liana erat seakan ta mau melepaskan nya


" kak adam knp kakak memegang tangan ku ?" ucap Liana


" Ana kamu sudh bangun , kamu ingat aku kan ? " ucap adam


" iya kak Ana sudah ingaat " ucap Liana dan wajah nya berubah menjadi sendu


" Ana Rey tidak mencintai mu dengan tulus , kalo dia memang tulus dia tidak akan memilih veira , jadi ikut lah dengan ku , kita pulang dan menjalani kehidupan seperti dulu sayang " ucap adam menggenggam tangan Liana


Liana terlihat berfikir sejenak namun mual tiba tiba menyerang nya ia berlari ke toilet

__ADS_1


Hoek… Hoek…


" Ana kamu gpp kan ?" ucap adam


" aku gatau knp tiba tiba muntah ya " ucap Liana heran


" Kau sedang hamil anak nya rey " ucap adam


Mata liana membulat sempurna , ia tidak pernah menyangka akan hamil


" ha…ha… mil? " ucap Liana


" sudah tidak apa aku sudah bilang ke ayahanda apa yg terjadi dan ayahanda mengikhlas kan bagaimana pun juga ayahanda hnya ingin kau tetap hidup "


" Baik lah kak , terima kasih " ucap Liana


" Ya sudah ayo kita pulang " ajak adam


" ayo " ucap Liana


Mereka Melangkah Keluar Dan berjalan menuju mobil milik adam, mengabaikan para tentara yg menunggu mereka sedari tadi


Liana dan adam pun kembali ke kehidupan yg dulu

__ADS_1


" walaupun aku mencintai mu tapi kau tidak menghargai ku rey , apa kau tidak perna melihat kasih sayang ku , mungkin memang benar hanya aku yg mencintai nya , aku hanya memendam perasaan ini , dan anak ini aku akan menyayangi nya , rey aku akan menghancurkan mu " batin Liana sembari mengusap perut nya itu


__ADS_2