
Liana melangkah kan kaki nya menuju kamar jefri
Tok Tok Tok
Liana mengetuk pintu beberapa kali
" Kemana bocah ini , jef… jefri " ucap Liana
Liana pun memegang handle pintu, Dan ternyata tidak di kunci , Liana mendorong pintu nya dan melangkah masuk , dia melihat jefri masih tidur dengan posisi tengkurap
" Hey jefri ayo bangun , apa kau tidak lapar , al sudah menunggu kita " ucap liana
Liana memegang Tubuh jefri
" Mengapa dia gemetar ? " ucap Liana
Jefri mengerutkan dahi nya , Liana semakin khawatir
" Jef kau knp ? Jefri " Ucap Liana seraya menggoncang tubuh jefri
" jangan pergi… " jefri mengigau
" Pasti dia bermimpi seperti dulu lagi " ucap Liana
Dia melangkah keluar dan menelfon devan
" Halo devan "
" Iya lia ada apa "
" bisa tolong kesini tidak? "
__ADS_1
" ke apart jefri? "
" Iya aku minta tolong jaga al "
" memang nya ada apa? "
" jefri kambuh , aku tidak bisa menjaga jefri kalo ada al , bisa tolong kau jaga dulu al? "
" Tentu saja bisa , aku berangkat sekarang ya"
" Baik lah terimakasih dev"
Liana pun menutup telfon nya , dia berjalan ke arah meja makan dan tampak lah al , yg sedang menunggu , Liana mendudukan tubuh nya di samping al
" Mommy mana daddy? " tanya al
" dia sedang sakit, mmh mommy minta tolong yah " ucap Liana
" minta tolong apa mommy? " tanya al
" Baik mommy " ucap al seraya tersenyum
" oke, nanti paman dev akan kesini , jangan nakal yah dengan paman " ucap Liana seraya mengelus puncak kepala al
***
Dev berjalan masuk ke apart milik jefri
" Hai lia " ucap devan seraya memeluk lia
" sudah ku bilang kalau bertemu cukup menjabat tangan atau apa , jangan memeluk ku " ucap Liana
__ADS_1
" Baik lah Baik lah, ayo al ikut paman " ucap devan
" Iya paman , mommy al pergi dulu ya, dadah mommy " ucap al seraya mengikuti devan
" Waktu nya mengurus jefri " ucap liana seraya bangkit dari duduk nya
Dia berjalan ke arah dapur untuk mengambil air dan lap
Liana masuk ke kamar jefri dan duduk di pinggir ranjang jefri
Lia membalikan tubuh jefri dan mulai mengompres
" Kau sudah lama tidak seperti ini , kali ini ada kejadian buruk apa yang akan terjadi jefri " ucap liana
Tiba tiba jefri menarik tubuh Liana dan membuat Liana berada di atas tubuh nya
" Slalu saja begini " ucap Liana
" Hey knp setiap kau sakit seperti ini kau menarik tubuh ku , tapi kalau bunda yg merawat mu kau tidak sperti ini " ucap liana mulai bangkit
Tapi Jefri menahan pinggang Liana dan membuat Liana berbaring di samping nya
" knp harus begini lagi? " ucap liana
" hai kenapa saat kau sakit , aku malah seperti istri mu , nempel terus bersama ku , bahkan kau akan tidur seharian dengan ku , kau ini kenapa? " ucap liana seraya menunjuk kepala jefri , sedangakn jefri hanya diam
" aku tahu kau sudah sadar JEFRI… akhhh , lepaskan aku " ucap liana , keadaan kini tidak sperti dulu, dulu mereka masih remaja , tapi kini mereka sudah dewasa di umur liana yg kini sudah 28 tahun dan jefri 26 tahun liana merasa sudah ta pantas
" Jefri lepaskan aku , ayo lepaskan " ucap liana seraya menepuk pelan pipi jefri
" haisssh sialan " ucap liana
__ADS_1
Bukan nya melepas kan Liana kini jefri memeluk liana semakin erat , bahkan kepala jefri berada di dada Liana
" Hey kau jangan cabul " ucap liana menahan kepala jefri yang semakin menenggelamkan wajah nya di dada liana