
" Rey aku tadi sudah bilang aku ingin cerai " ucap liana tenang , sebenarnya hati dia sakit juga dada nya terasa sesak , tapi ia tidak mau bersama rey , alasan nya karna dia tidak tertarik dengan pernikahan , juga ia takut membuat anak nya dalam bahaya jika ia dan rey bersatu karna dia dan rey merupakan jendral terkuat dan memiliki musuh yg banyak.
'' Berikan aku alasan yang masuk akal '' ucap Rey
" Kan aku sudah bila…
" Bilang apa hah, aku mohon bertahan bersama ku demi anak kita , tidak mungkin dia tumbuh tanpa seorang ayah " ucap Rey mencoba meyakinkan
" Sudah tak apa , aku nanti dapat menjadi pengganti ayah untuk anak liana " ucap adam seraya tersenyum
" Hey aku tidak mau , enak saja aku yg buat kau yg di akui , tidak tidak , liana aku mohon aku berjanji aku jaga kalian berdua " ucap Rey
" Jika kau memang benar benar ingin cerai , berikan aku alasan yang sebenar nya " imbuh Rey
" Aku tau alasan mu tidak sesimpel itu , aku tau kau menyembunyikan sesuatu dari ku "
" Oke fine , aku takut anak ini dalam bahaya , jadi menjauh lah dari nya dan aku " ucap liana tegas
__ADS_1
" baik aku mengerti , aku akan menjauh tapi tidak untuk bercerai , ya , kumohon " ucap Rey
" Ya baik , kau bisa pergi dari sini , ambil semua mata mata mu yg ada di sini ,jika aku tau ada lagi penyusup suruhan mu aku langsung meminta cerai " ucap Liana
" Oke , maaf aku tidak menemani kau , tapi saat kau ingin melahirkan , aku mohon saat kau melahirkan biarkan aku di sisi mu " ucap Rey seraya menggenggam tangan liana
" Ya tuhan sampai kapan aku harus menonton keromantisan mereka , Kenapa aku slalu jadi nyamuk , haish…" Batin Adam
" Baik , pergi lah " ucap liana
Rey tiba tiba mencium kening Liana , dan membelai perut nya , juga mencium nya
Liana hanya diam membiarkan
" Hey karna kau sudah di anggap kakak oleh liana , aku percaya padamu , jaga dia , telfon aku saat dia ingin melahirkan , mengerti tidak? ''
" hm, baik baik lah " ucap Adam seraya memutar bola mata malas
__ADS_1
" Hey ku pikir kau cocok dengan agnesta , hanya saja kakak nya posesif , kalau mau dengan dia , berjuang ya hahahha " ucap rey berbisik di telinga adam kemudian berlari keluar
" Hey sialan kau, aku tidak peduli dengan dia " ucap adam berteriak
" Tidak mungkin menurut ku dia biasa saja , tidak " Batin adam namun tiba tiba bayangan agnesta sedang tersenyum terlintas
" akh sialan " umpat adam
" hey kau ini kenapa? "
" Tidak apa apa , ayo pulang dulu kita bicara dengan ayahanda " ucap adam menuntun liana
" mhh kak kau kan tau aku ada beberapa urusan yg harus di tangani bersama agnes bisa tidak kau yg gantikan ? '' ucap Liana memohon
" sialan kenapa semua orang memojokan ku dengan agnes , aku ingin menolak , malas juga dengan cewe menyebalkan itu , tapi kalau liana yg datang dia sedang hamil aku tidak tega " batin adam menggerutu
______________________________________________________
__ADS_1
Gini ges bentar lagi si liana mo lahiran gua skip ae biar ga terlalu lama yekan , oke gaes jangan lupa like komen and vote ya gaes , salam dari gua author gada akhlak ,canda ges