
Deg…deg…deg…
" Kak… ja ja jangan berrca canda ahaha " ucap liana gugup
" Ana aku ga bercanda aku serius aku pengen kita nikah , aku bakal terima kamu dengan tulus kita bakal besarin anak yg lagi kamu kandung bareng bareng ya " ucap adam
" Kak tapi aku masi jadi istri nya Rey , walaupun di surat nikah nya atas nama veira tapi orang yg ada di foto itu aku , dan yg berdiri di samping dia juga aku pasti semua orang yg hadir tau nya
aku yg istri nya rey bukan veira " ucap liana
" Iya aku ngerti " ucap adam seraya melepaskan gengaman nya di tangan liana
" Kak aku sama rey belum cerai kalo aku nikah sama kakak , dia masi bisa ambil aku dari kakak lagi , bantu aku ya kak supaya bisa cerai dari rey " ucap liana seraya menarik kembali tangan adam dan menggenggam nya
" Aku mengerti ana , aku akan membantu mu " ucap adam
" aku mencintai mu dengan tulus aku sudah lama mencintai mu dalam diam semoga ini tidak mengecewakan ku " batin adam
__ADS_1
" kak bukan nya aku tidak mau menerima mu, Rey masih terikat dengan ku , apa lagi jika dia tau kalau aku sedang hamil anak dia , dia akan berusaha untuk merebut anak ku, dan aku tidak rela itu , aku harus membuat dia meninggalkan ku , jangan salah kan aku rey , salah kan keadaan yg membuat kita seperti ini , ini sudah takdir kita tidak akan pernab bisa bersatu "
batin liana
" Yasudah ayu pulang nanti terlanjur larut kasian kamu yg lagi hamil " ucap adam
" yasudah " ucap liana
15 menit kemudia mereka pun sampai
Liana nampak kelelahan , adam pun mengantarkan liana sampai kamar nya
" iya , sudah tidur ya " ucap adam
Adam pun keluar dan menutup pintu kamar Liana, setalah itu air mata liana nampak jatuh
" kenapa aku harus mengalami kejadian seperti ini, kenapa aku harus mengenal apa itu cinta dan sakit hati , orang orang benar cinta dapat membuat kita bodoh dan lupa akan dunia , dan saat kita sakit hati kita akan tau apa itu sesungguh nya cinta , sial!, kenapa harus orang sialan itu yg aku cintai, kenapa kejadian amesia harus terjadi padaku , dulu saat sedang perang aku tidak mendapat luka apa pun, jikalau pun dapat pasti dengan kemenangan , sial!, tapi tak apa dengan begitu aku lebih menambah dendam untuk club white tiger milik Rey , tidak ku sangka kau jendral di club musuh terbesar ku , ini akan semakin menarik " ucap liana seraya mengusap lembut perut nya yg sudah membucit itu
__ADS_1
PAGI
pagi ini tidak seperti pagi biasa nya , liana kini tampak cantik , dan terlihat berwibawa dengan pakaian jendral nya , walau dia agak kesusahan saat mengancingkan perut bagian bawah nya yg sudah mulai membesar itu , dia melangkah dengan tatapan tajam
" Ana mau pergi kemana kau? " Tanya ayahanda
" ayah aku ingin ke distrik sharp rose , sudah lama aku tidak ke sana bisa bisa para bawahan ku itu merasa bebas , dan lupa akan jendral nya ini " ucap liana dengan seringai nya
" ana kau itu sedang hamil , bagaimana bisa begitu , itu akan berbahaya " ucap ibunda
" bunda, ayah , aku akan menjaga diri dengan baik kumohon " ucap liana
" adam temani liana " ucap ayahanda
" baik ayahanda " ucap adam
" haishhh menurut saja lah " ucap liana
__ADS_1
_______________________________________________________
Maaf ga update update author abis pts eheheheh , jadi ga mampu buat up pala author teh mau pecah , ok papai jangan lupa like , komen , and vote☺️