Terimalah Aku Jendral

Terimalah Aku Jendral
Cerai Atau Bertahan


__ADS_3

" Tidak apa apa , biar paman slalu bersama kita " ucap alvaro seraya tersenyum


" haishhh sudah lah kak , biarkan saja , biarkan aku manjadi daddy di hati nya, kalau bukan aku lantas siapa lagi? kak adam? Dia kan besok menikah " ucap jefri


" Kau berbicara soal adam , aku baru ingat mereka akan menikah , perkembangan nya sangat lama , setelah 7 tahun baru menikah " ucap liana


" hey itu kan salah kakak , yg terus memberi tugas ke kak agnes " ucap jefri


" Hey kakak mu ini kan hanya 7 tahun di vila milik mu , tidak suka kah? " ucap liana


" maksud kakak? "


" Aku akan pergi ke distrik sehabis mengunjungi agnesta " ucap liana yakin


" Tapi bagaimana alvaro ? " tanya jefri


" kau juga ikut lah , kau kira aku tak mengkhawatirkan nya , apa kau sudah tidak mau menemani anak ku , tega sekali kau , ayo alvaro paman mu tidak menginginkan kita lagi " ucap liana seraya menggandeng alvaro


" eh eh kakak , aku tidak bermaksud begitu , hanya …


" Hanya apa hah? " ucap liana


" Alia balik ke sini " ucap jefri lirih


" oh , wanita yg slalu kau tunggu itu , yah yah , kau jatuh cinta dengan nya sejak kapan ? " tanya liana


" mmm ketika dia pergi , aku menyadari , aku mencintai nya " ucap jefri


" pasti dia sudah menikah , hahaha 10 tahun yg lalu dia menyatakan cinta kepadamu , kau menolak nya , hahhaha , dan sekarang aaku yakin , hati dia sudah berpindah ke lain hati , kau terlalu menyianyiakan dia , perjuangkan dia kalau bisa " ucap liana

__ADS_1


" Tidak apa apa kalau pun dia sudah menikah aku akan merebut nya hahahha " ucap jefri


" Hey otak mu itu di mana , kalau dia sudah punya suami , ya relain lah , bagaimana sih ? " ucap liana


" Aku juga yakin kak devan akan jadi pebinor " ucap jefri tersenyum


" pebinor?" tanya liana heran


" Benar , kak devan sudah tau kakak sudah menikah , Sudah punya anak , dan dia akam tetap berusaha mengambil kakak dari suami kakak yg tidak bertanggung jawab " ucap jefri seraya tersenyum


" Dia tidak menyerah rupa nya " ucap liana


***


Hari ini adalah hari pernikahan Adam dan Agnesta , Acara di Lakukan di Hotel milik keluarga adam


" Kakakkkk… cepat , kenapa lama sekali " ucap jefri yg sudah menunggu hampir 1jam


" Tidak tahu mungkin sedang menghitung semut di kamar nya " ucap jefri seraya terkikik


" Hey aku dengar , ayo al kita berangkat " ucap. Liana seraya tersenyum


" Menyebalkan sekali aku di tinggal " ucap jefri mengekor di belakang Liana


***


Kini mereka sampai di Tempat Pernikahan adam dan agnes , mereka mencari Pasangan itu


" Selamat ya kak , maaf terlambat jefri sangat lama " ucap liana seraya menjabat tangan adam juga agnes

__ADS_1


" Apa ? sejak kapan aku lambat , itu kan kakak yg lambat " ucap jefri tidak terima


" aku tidak mendengar apa yg kau katakan " ucap liana seraya menyalami orang tua adam


" Halo tante , dah lama ga ketemu nih " ucap liana


" wah sudah punya anak , kau ya , Tampan sekali anak mu " puji Mamah adam


" Terima kasih tante "


Liana pun berlanjut menyalami kedua orang tua agnes dan akhir nya dia bertemu Ricko


" Bang royko " ucap liana


" Siapa yg kau sebut royko , aku ricko " ucap ricko kesal


" Hahaha , tidak apa apa " ucap liana


" Kau ternyata istri Rey rupa nya , Bagaimana ? kalian masi ingin melanjutkan atau cerai ? " ucap ricko


" kau tahu " ucap liana


" Tentu " ucap ricko "aku slalu menunggu mu menjadi janda , aku jatuh cinta pada mu saat pandangan pertama , aku tau aku salah mencintai istri orang, dulu aku ingin menyerah , kemudian aku tau , Rey menyianyiakan mu , dan aku memilih tuk mendapat kan mu "


" Jadi bagaimana alvaro kau masih ingin daddy mu atau tidak " ucap ricko


" Tidak aku tidak ingin daddy , paman jefri dan juga paman adam aku sudah cukup " ucap alvaro


" jadi liana…, bertahan atau cerai ? "

__ADS_1


" Cerai "


" Bertahan "


__ADS_2