
" Tidak apa apa , biar paman slalu bersama kita " ucap alvaro seraya tersenyum
" haishhh sudah lah kak , biarkan saja , biarkan aku manjadi daddy di hati nya, kalau bukan aku lantas siapa lagi? kak adam? Dia kan besok menikah " ucap jefri
" Kau berbicara soal adam , aku baru ingat mereka akan menikah , perkembangan nya sangat lama , setelah 7 tahun baru menikah " ucap liana
" hey itu kan salah kakak , yg terus memberi tugas ke kak agnes " ucap jefri
" Hey kakak mu ini kan hanya 7 tahun di vila milik mu , tidak suka kah? " ucap liana
" maksud kakak? "
" Aku akan pergi ke distrik sehabis mengunjungi agnesta " ucap liana yakin
" Tapi bagaimana alvaro ? " tanya jefri
" kau juga ikut lah , kau kira aku tak mengkhawatirkan nya , apa kau sudah tidak mau menemani anak ku , tega sekali kau , ayo alvaro paman mu tidak menginginkan kita lagi " ucap liana seraya menggandeng alvaro
" eh eh kakak , aku tidak bermaksud begitu , hanya …
" Hanya apa hah? " ucap liana
" Alia balik ke sini " ucap jefri lirih
" oh , wanita yg slalu kau tunggu itu , yah yah , kau jatuh cinta dengan nya sejak kapan ? " tanya liana
" mmm ketika dia pergi , aku menyadari , aku mencintai nya " ucap jefri
" pasti dia sudah menikah , hahaha 10 tahun yg lalu dia menyatakan cinta kepadamu , kau menolak nya , hahhaha , dan sekarang aaku yakin , hati dia sudah berpindah ke lain hati , kau terlalu menyianyiakan dia , perjuangkan dia kalau bisa " ucap liana
__ADS_1
" Tidak apa apa kalau pun dia sudah menikah aku akan merebut nya hahahha " ucap jefri
" Hey otak mu itu di mana , kalau dia sudah punya suami , ya relain lah , bagaimana sih ? " ucap liana
" Aku juga yakin kak devan akan jadi pebinor " ucap jefri tersenyum
" pebinor?" tanya liana heran
" Benar , kak devan sudah tau kakak sudah menikah , Sudah punya anak , dan dia akam tetap berusaha mengambil kakak dari suami kakak yg tidak bertanggung jawab " ucap jefri seraya tersenyum
" Dia tidak menyerah rupa nya " ucap liana
***
Hari ini adalah hari pernikahan Adam dan Agnesta , Acara di Lakukan di Hotel milik keluarga adam
" Kakakkkk… cepat , kenapa lama sekali " ucap jefri yg sudah menunggu hampir 1jam
" Tidak tahu mungkin sedang menghitung semut di kamar nya " ucap jefri seraya terkikik
" Hey aku dengar , ayo al kita berangkat " ucap. Liana seraya tersenyum
" Menyebalkan sekali aku di tinggal " ucap jefri mengekor di belakang Liana
***
Kini mereka sampai di Tempat Pernikahan adam dan agnes , mereka mencari Pasangan itu
" Selamat ya kak , maaf terlambat jefri sangat lama " ucap liana seraya menjabat tangan adam juga agnes
__ADS_1
" Apa ? sejak kapan aku lambat , itu kan kakak yg lambat " ucap jefri tidak terima
" aku tidak mendengar apa yg kau katakan " ucap liana seraya menyalami orang tua adam
" Halo tante , dah lama ga ketemu nih " ucap liana
" wah sudah punya anak , kau ya , Tampan sekali anak mu " puji Mamah adam
" Terima kasih tante "
Liana pun berlanjut menyalami kedua orang tua agnes dan akhir nya dia bertemu Ricko
" Bang royko " ucap liana
" Siapa yg kau sebut royko , aku ricko " ucap ricko kesal
" Hahaha , tidak apa apa " ucap liana
" Kau ternyata istri Rey rupa nya , Bagaimana ? kalian masi ingin melanjutkan atau cerai ? " ucap ricko
" kau tahu " ucap liana
" Tentu " ucap ricko "aku slalu menunggu mu menjadi janda , aku jatuh cinta pada mu saat pandangan pertama , aku tau aku salah mencintai istri orang, dulu aku ingin menyerah , kemudian aku tau , Rey menyianyiakan mu , dan aku memilih tuk mendapat kan mu "
" Jadi bagaimana alvaro kau masih ingin daddy mu atau tidak " ucap ricko
" Tidak aku tidak ingin daddy , paman jefri dan juga paman adam aku sudah cukup " ucap alvaro
" jadi liana…, bertahan atau cerai ? "
__ADS_1
" Cerai "
" Bertahan "