Terimalah Aku Jendral

Terimalah Aku Jendral
Kembali bertemu


__ADS_3

" Katakan apa yg kau ambil dari distrik ini " ucap liana sembari duduk dan melihat penyusup tersebut yg sedang di rantai


" Apa kau bisu ? apa motif mu , ternyata white tiger bermain kotor dasar pengecut , cih " ucap liana geram


" Lia… tahan emosi mu , bayi mu bisa dalam bahaya " ucap adam sembari memegang punggung dan pundak liana


" huftttt " ucap liana sembari menarik nafas dan menghembuskan nya secara perlahan


" Saya datang kesini di kirim oleh jendral Reyhan--


" saya tau kau di kirim oleh si sialan itu, apa mau dia kami saja belum mengusik nya , mengapa dia bermain dengan cara kotor? , cih menjijikan " ucap liana menyela perkataan penyusup itu


" Saya di kirim ke sini bukan untuk mencuri apa pun atau menyabotase apa pun , saya di kirim ke sini hanya untuk memantau kau " ucap penyusup itu


" hngg apa dia berniat menjadikan ku simpanan ? , Menjijikan , dia sudah mempunyai istri mengapa dia masih berusaha mendekati ku? " ucap liana


" Mmmm jendral berkata istri nya hanyalah kau , sementara orang yg mengaku ngaku istri jendral sudah di Tembak oleh jendral kemudian di mutilasi , sekitar 3 bulan yang lalu " ucap penyusup


" oh? benarkah? hmm baik lah tak apa orang itu pergi , bagaimana kalau kau ikut wanita yg mengaku istri jendral , kau tahu? dia adalah istri jendral yg sebenar nya, sedangkan aku? aku hanyalah pion untuk membuat dia tidak malu karna saat itu pengantin wanita nya menghilang " ucap liana

__ADS_1


" aku belum sempat menyiksa nya , kenapa si ba****an itu membunuh nya ? , sialan! " geram liana


"Seret dia ke dekat gerbang distrik gantung saaja kepala nya cepat" ucap liana berteriak kepada bawahan nya


" siap jendral "


" sudah cukup ini minum dulu , kau pasti cape " ucap adam


" kak… sudah kubilang aku sangat kuat " ucap liana


" kau memang kuat tapi kandungan mu masi 3 bulan itu masih lemah " ucap adam


" baik baik tentu saja " ucap liana seraya tersenyum


" hei lepaskan dia "


Liana tersentak mendengar suara itu , " suara itu milik……… Rey apa yg kau lakukan di sini sialan " ucap liana geram


" mengapa aku bertemu lagi denga dia? " batin liana

__ADS_1


Rey terpaku melihat liana , dia juga melihat perut liana yg tampak membesar dia tersenyum simpul namun semua nya seketika sirna saat ia melihat adam memluk liana dari belakang , adam membenamkan wajah nya di bahu dan leher liana dan tangan nya memgang pinggang juga perut liana dan mengelus nya


" sial " gumam rey


" sayang… apa kau tidak merindukan aku ? hmm? kemari lah " ucap rey


" cih tidak tahu malu , aku bukan istri mu! berhenti menyebut kata istri dengan ku " ucap liana emosi


" sayang ingat bayi mu jangan marah seperti itu yah … " ucap adam seraya mencium pucuk kepala liana


" iya aku akan sabar " ucap liana seraya tersenyum


" hei singkirkan tubuh mu dari liana , dia milik ku " ucap rey


" milik mu? kau menerlantarkan liana saat kau sudah menemukan gadis baru ? , tahu kah kau saat liana pergi dia cedera bahkan kepala nya terluka , tapi seperti ny tuhan berpihak padaku , dia jadi mengingat ku , cinta nya mengerti? " ucap adam dengan senyum meremehkan


" lagian aku sudah melamar nya loh " ucap adam sambil mengerlingkan matanya


" hei dia istri ku sialan dasar perebut istri orang " ucap rey

__ADS_1


" serah saya lah liana juga tidak keberatan , jadi udh mundur saja , sadar diri " ucap adam dengan sinis


_______________________________________________________


__ADS_2