
veira pun tidur di sofa dengan pikiran nya yg terbang kemana mana
sambil tidur ia terus mengucapkan"aku akan membalasmu dasar menyebalkan"
Dia bangun terlebih dahulu agar bisa menyusun rencana untuk mengerjai Rey
"Bagaimana cara nya aku mengerjai orang ini"ucap veira
pikiran jail memenuhi kepala nya ia pun mandi berganti baju dan turun untuk sarapan, sebelum nya ia telah menaruh sesuatu di dalam kamar sana yg membuat orang akan terlelap untuk tidur
setelah ia makan ia kembali ke kamar dengan membawa tepung dan telur. "Aku akan membuat sesuatu di mukamu yg tampan itu tapi sayang sebentar lagi hancur ia menyusun telur di kepala kaki dan samping punggung nya lalu menaruh terigu di tangan nya setelah itu ia menggelitiki hidung rey , rey pun bangun karna seperti nya sesuatu telah mengganggu tidur nya.
Veira Langsung lari terbirit birit keluar dari rumah itu saperti angin yg menghilang begitu saja.
"hehehheheeheh ****** dah tu muka jadi adonan huahahah"veira tertawa di jalanan sambil berlari seperti orang gila
sementara di kamar rey
Rey bangun dan tangan nya memegang hidung nya dengan kasar, "krak" telur di kepala nya pecah terigu mengotori wajah nya terlihat dia kesal dia bergerak dan "krak" telur di punggung nya pecah dia sangat kesal sat dia ingin berdiri dan "krak" telur di kaki nya pecah.
Dia menahan nafas dan berteriak"dasar gadis sialan" kemudian byur air tiba tiba jatuh dia atas kepala nya bercampur dengan telur dan terigu sehingga membuat dia di lumuri adonan.
Dia sangat marah dia langsung ke kamar mandi dan membersihkan tubuh nya tapi tiba tiba ia terpeleset karna ada sabun di lantai itu.
__ADS_1
"Awas kau akan ku siksa saat kau kembali"ucap Rey geram
setelah mandi ia pun memakai baju dan turun untuk sarapan.
"siapa yg memberikan telur dan terigu kepada veira"tanya rey kepada para pelayan
"maaf tuan tadi nona veira bilang dia mahir membuat kue nona ingin membuat adonan nya di kamar saja dan setelah itu langsung ke dapur mengambil terigu dan banyak telur, nona bilang tuan yg memaksa nya"ucap pelayan tadi panjang lebar
"Kemana dia sekarang?"Ucap rey
"Tadi nona lari terbirit birit sambil tertawa dan membawa sepatu nya di tangan nona tidak mengenakan nya dan lari secepat kilat tuan"ucap pelayan
"sialan awas saja kau pulang nanti akan ku siksa kau"ucap rey geram
aichuuuu veira bersin "siapa yg berani membicarakan ku di belakang?, lupakan saja bagaimana keadaan bocah itu ya huahahah aku menambahkan sedikut kejutan di kamar mandi aku bisa membayangkan betapa bahagia nya dia huahahahahahaahhaha"veira kembali tertawa sambil duduk di oinggir jalan seperti gelandangan karna ia kecapean saat lari tadi.
"Baiklah aku harus kemana sekarang aku lupa semua nya, sialan tapi walaupun begitu aku puas, lagian berani berani nya menyurh aku tidur di sofa huahahahahah"ucap veira sambil tertawa
Beberapa orang lewat sambil melihat veira yg sedang tertawa sendiri "lihat lah dia kasian sekali ya baju nya mewah orang nya cantik tapi sayang gila ya"ucap orang lewat kepada teman nya "iya bro kalo sehat udh langsung gua bawa pulang "ucap teman nya "lo kan udh punya bini"ucap teman nya itu "ga papa bro mayan buat pembantu"
Kuping veira terasa panas ia pun melempar sendal nya itu dan plak tepat mengenai orang tadi yg membicarakan nya
"ngapain lo ngomongin gua hah gua masi sehat tau"ucap veira
__ADS_1
"lari bro orang gila nya ngamuk", "iya bro ayo ayo"mereka pun lari terbirit birit
"Dasar sinting"ucap veira, ia mengambil sepatu nya dan memakai nya
"oke sekarang waktu nya kita cari temen"ucap veira ia berjalan dan berhenti saat melihat seorang oria sedang di keroyok oleh banyak orang
"Ada orang yg di keroyok aku harus bantu,menegakkan keadilan" ucap veira
Veira sudah seperti pahlawan saja dia pun mendatngi orang itu dan berkata"stop ada apa ini kasian tau di pukulin gak baik"
"minggir jangan ikut campur"ucap preman yg mengeroyok
"wah ada tukang es campur tu enak banget ya"ucao veira
semua preman melirik ke arah yg di tunjukan veira dan mereka tidak melihat apa apa
"heh bocah kau menipu kami"ucap preman sambil menengok dan ternyata veira sudah tidak ada di sana
"kemana wanita itu, sialan"ucap preman
semntara veira duduk ngos ngosan dengan pria tadi
_______________________________________________________
__ADS_1
Halo makasi yg buat yg udh baca jangan lupa like sama vote ya supaya author makin semangat