Terimalah Aku Jendral

Terimalah Aku Jendral
Kau Tidak Serius


__ADS_3

" mhh kak kau kan tau aku ada beberapa urusan yg harus di tangani bersama agnes bisa tidak kau yg gantikan ? '' ucap Liana memohon


" sialan kenapa semua orang memojokan ku dengan agnes , aku ingin menolak , malas juga dengan cewe menyebalkan itu , tapi kalau liana yg datang dia sedang hamil aku tidak tega " batin adam menggerutu


" Kak…


" kak…


" HEY KAK ADAM


" ah iya maaf , knp?. ucap adam


" mau tidak? " tanya liana


" Baik Baik , apa si yang engga untuk ibu hamil cantik ini " ucap adam seraya mengelus perut liana


" hey vani " panggil liana kepada salah satu anggota yg tengah lewat


" ah iya jendral " ucap vani


" Tolong kau panggilkan agnes, suru dia kesini secepat nya " perintah liana


" ah baik baik jendral " vani pun melangkah cepat mencari agnes


***


Beberapa menit kemudian


"Permisi jendral, ada yg bisa saya bantu? " ucap agnes

__ADS_1


" nes soal urusan perusahaan , kamu akan berangkat besok , bersama pak adam " ucap liana


" baik jendral " ucap agnes


" kenapa harus dengan dia , ya tuhan , apa kah aku ketahuan , membenci dia , diam diam , haish " batin agnes kesal


" aku tak tau mengapa setiap mereka bertemu , suasana nya menjadi mencekam , rasa nya ada yg aneh , aku akan coba melakukan sesuatu agar aku tahu ada apa , maaf kan aku agnes , kak adam " batin liana


***


Kini agnes juga adam berada di bandara untuk mengurus perusahaan selama 6 bulan , diantar liana


" Hey apa tidak apa apa aku tinggal 6 bulan , kau kan mau lahiran " ucap adam khawatir


" Tidak apa , percayalah aku baik baik saja , kalian akan pulang sebelum aku melahirkan oke " ucap liana menenangkan


" kau juga , kak adam titip agnes ,jangan kau apa apakan dia mengerti? dan kau agnes kalau kak adam berulah beritahu aku " ucap liana seraya melepaskan pelukan


" ya ya aku tahu " ucap adam


" Baik lah kami pamit dlu " ucap adam


" iya"


Adam juga Agnes memasuki pesawat , Tak lama pesawat pun lepas landas , Liana melangkah kan kaki nya menuju mobil , kemudian tancap gas dan kembali kerumah .


***


6 Bulan Kemudian

__ADS_1


( Author skip biar cepet hehehhe )


Hari ini agnes juga adam kembali , Liana pun ke bandara untuk menjemput mereka


Saat liana sedang mencari mereka mata nya tak sengaja melihat Rey berjalan dengan wanita membawa koper


" Sudah kuduga kamu tidak serius " ucap nya sambil tersenyum miris


Dan ia melihat lagi wanita itu mencium pipi Rey , dan Rey mengusap perut wanita itu yg tampak besar , wanita itu tengah hamil , kelihatan nya 4 bulan


" cih bullshit , hey nak lihat kelakuan ayah mu , menjijikan bukan , jangan pernah berharap dapat berjumpa dengan ayah mu , dia tidak dapat dipercaya " ucap liana seraya mengelus lembut perut nya


" Jendral "


" Ah agnes , kak adam , ayo pulang , bagaimana perjalanan nya " liana melihat senyum yg terpancar dari adam juga agnes


" apa yg terjadi? " batin liana


Saat mereka sedang berjalan perut liana terasa sakit


" Akh kak adam perut ku sakit " ucap liana seraya menarik baju adam


" sudah ku bilang jangan menjemput ayo ke rumah sakit , aku telfon Rey dlu " ucap adam seraya merogoh saku nya , liana menghentikan tangan adam yg ingin menelfon Rey


" Dia tidak serius , aku melihat dengan kepala mataku , dia memiliki anak nya sendiri " ucap liana seraya menahan sakit


Adam tidak tau apa maksud liana tapi ia menurut terlihat guratan kebencian dia wajah liana


" Baik lah "

__ADS_1


__ADS_2