
Dihotel mewah itu rey sudah siap dengan jas hitamnya ditemani wine dengan menunggu kedatangan diandra.
dilain sisi diandra bersiap-siap untuk menemui rey dia menggunakan pakaian anggunnya memakai rok plisket berwarna moca selutut dipadukan dengan kemeja hitam yg dimasukan kedalam, menggunakan flat shoes sebagai alas kaki.
Diandra memasuki kamar hotel itu melihat rey berdiri menatap jendela sambil memasukan tangannya kekantong celananya. Diandra menghampiri rey dia berdiri tepat di samping rey, mereka saling menatap tapi rey kemudian duduk dikursi menuangkan wine ke gelas dan memberikannya ke diandra.
diandra menolak wine yg berikan olehnya.
"gue nggak minum rey"
"ya udah temenin gue minum dulu"
__ADS_1
diandra mengagguk, mereka saling menatap dan berdiam. Diandra merapikan rambutnya rey pun terus menatapnya sambil tersenyum wanita yg di hadapannya begitu cantik dia tidak menggunakan make up mukanya bersih hidung mancung, rey merasa dirinya sedikit mabuk karena terlalu banyak minum.
Rey menghampiri diandra mengelus rambutnya, diandra tersenyum membuat rey semakin bergairah.
rey langsung mencium bibir diandra yg merah merona diandra tidak membalas ciuman dari rey, rey melapaskan ciumannya dan mencium kening diandra.
Diandra menatap rey dengan dalam seakan mengisyaratkan ketakutan, rey memeluk diandra. Rey berbisik ketelinga diandra "gue mau itu" diandra menganggukan kepalanya rey menidurkan diandra ke tas kasur dan melepaskan jasnya serta jam tangan nya, ketika rey menindih diandra, diandra mengelus pipi rey saat itu rey semakin bergetar dia mencium bibir diandra dan membuka kancing kemejanya mengangakat rok diandra sekarang rey yg membuka celananya dan baju sehingga rey menggunakan dalaman saja.
setelah bererapa lama diandra membalas ciuman rey membuat rey semakin berselara rey melepaskan dalaman yg dipakai diandra, dan membuka dalamannya.
rey membuka kaki diandra cukup lebar, seakan bertanya pada diandra , diandra mencium bibir rey seakan memberi isyarat, rey memasukannya diandra menangis dan mengerenyitkan muka seakan menahan rasa sakit yg dia rasakan, ketika punya rey masuk seutuhnya walapun sempit darah keluar dari area sensitif diandra.
__ADS_1
elu masih perawan di, gue beruntung gue orang pertama bisa nikmatin elu gumam rey dalam hati
melihat diandra kesakitan rey tidak tega dia langsung mencium dalam leher diandra, perlahan rey menggerakan pinggulnya diandra pun mengikuti iramanya tiba tiba diandra berbisik ketelinga rey
"jangan keluar didalam rey, gue mohon"
rey menganggukan kepalanya, tanpa disadari rey sudah mencapai klimaks nya tapi dia teringat omongan diandra dia tidak mengangkat punyanya dia mengeluarkan cairannya di dalam dia tidak peduli jika diandra marah, rey melakukan sudah berkali sehingga membuat diandra lemas.
tidak ada satupun cairan yg rey keluarkan , semua cairan itu berada dalam rahim diandra , dia puas karena diandra masih perawan ini kali pertama rey memecahkan perawan seorang wanita selama ini dia berhubungan dengan wanita bekas.
melihat diandra tidur rey berpikir keras agar diandra selalu ada dalam hidupnya, dia ingin menjebak dindra agar bisa menikmati diandra setiap hari.
__ADS_1