
keesokan harinya diandra siaran seperti bisa.
rey bertanya kepada bibik, bibi mengatakan bahwa diandra tidur.
waktu dicafe diandra melihat rey dan ricko mata diandra dan rey saling menatap.
diandra langsung menghindar dia berlari,
rey mengejar diandra.
"gimana caranya elu bisa keluar?"
"eh rey"
saat rey mendekati diandra tiba tiba ada suara sharen dari parkiran, jadi pikiran rey buyar diandra memasuki cafe dia menghampiri willy dan felly.
diandra tidak berani pulang karena takut rey marah padanya, dia pulang kerumahnya bersama willy.
dilain itu rey mendapatkan telpon dari oma meminta rey mengambil vitamin dan susu buat diandra yg sudah dia belikan disingapur.
rey kaget mendengar bahwa diandra hamil, dia langsung pergi mencari diandra.
"alhamdulillah gue bakalan jadi hot papa, pantasan dian sering banget minum susu padahal dia ngga suka susu" ucap rey
rey tiba di cafe mendekati diandra yg sedang main hape di sofa.
"sayang"
diandra sontak melihat kesumber suara
"gue lagi ngga mood berantem"
"balik yuk"
rey duduk disamping diandra menyandarkan kepalanya ke bahu diandra.
"awas gue pengen makan"
"yuk aku temenin"
"will gue pengen makan kebab deh" diandra berteriak
__ADS_1
"ya udah yuk kita beli" rey mengenggam tangan diandra
rey menarik tangan diandra kemobil untuk membeli kebab dan membawa diandra pulang.
"sekarang kita tidur sekamar ya"
"balikin nyokap gue" jawab diandra ketus
"nyokap kamu ngga kenapa napa di , dia sekarang mendapatkan perawatan yg lebih baik daripada kemaren"
"elu serius?"
"iya di nih gue vc ya biar elu percaya" rey mengambil hp nya menelpon orang suruhannya untuk menjaga ibu diandra
diandra pun langsung memeluk rey mengucapkan terimakasih kepada rey. rey membalas pelukan diandra dan mencium kening diandra.
"apaan elu cium cium gue"
diandra duduk disofa, melihat diandra duduk rey duduk disebelahnya.
"rey pijitin gue dong"
selesai dipijit rey diandra berangkat dari duduknya untuk mandi.
"elu tidur sini ya"
"gue pengen mandi egok"
diandra mandi dan tidur dikamarnya, rey sudah menunggu dikamarnya akhirnya dia masuk kedalam kamar diandra melihat diandra tidur rey tidur disebelahnya.
keesokan harinya diandra bangun dan melihat rey dipelukannya.
dia bergegas kekamar mandi setelah selesai mandi dia tidak melihat rey lagi dia masuk kekamar rey membantu rey memasangkan dasi.
"isteri yg baik tuh gini rey masangin dasi suami"
"tiap hari dong gini"
"elu udah biasa sendiri"
"kamu mau kemana?"
__ADS_1
"siaranlah"
"kamu ngga usah kerja biar aku aja, aku udah kaya di"
"kan yg kaya elu rey bukan gue, gue ngga bisa ngga kerja gue harus kerja biar bisa ngidupin mama sama william"
"di... elu itu isteri gue masa gue biarin isteri lagi hamil kerja"
diandra terkejut rey tau di hamil
"elu tau dari mana gue hamil?"
"oma"
"lagian rey kita kan cuma suami isteri kontrak tapi elu aja yg sering melanggar kontrak" diandra berjalan keluar kamar
"tapi gue ngelakuin ini sepenuh hati"
"kalo sepenuh hati nafkahin dong gue rey"
"ya allah di gue tuh mau nafkahin elu, apa yg elu mau pasti gue kasih"
"ah elu duit 300 ribu aja marah giliran ama cewe lain elu kasih mobil apartemen tiket jalan, lah ama gue perhitungan elu ingat rey dulu sering banget minta duit ama gue"
"sekarang elu mau apa bilang ama gue di"
"gue ngga mau apa apa rey, gue cuma mau bawa barang kerumah ini"
"jangan biar gue yg beliin"
"ya udah gue minta beliin mobil"
"sejak kapan lu matre?"
"katanya ngga usah bawa barang tapi elu beliin"
"elu pilih mobil yg mana elu mau gue beliin, dan ini kartu atm gue pake semau elu di"
"ngga usah rey gue masih punya uang kok"
"bukan buat elu tapi buat anak gue" rey mengelus perut diandra.
__ADS_1