
sesampainya di club mereka berpencar diandra duduk di meja bar ngobrol dengan ucok bar tender temennya selama kerja di club.
sedangkan willy dan felly asik joget menikmati alunan musik.
tiba tiba ada seorang cowo menghampiri diandra mereka terlihat ngobrol, rey ricko dan daniel hanya melihat kearah diandra.
"cari cewe ko buat nemenin minum" ucap rey
"tuh bini elu sama cowo"daniel menujuk kearah diandra
"biarin aja gue ngga peduli"
mereka berjalan masuk keruangan VVIP meminta 3 orang cewe nemenin mereka minum.
felly dan willy dari tadi melihat ke arah diandra.
"will siapa tuh?" felly menanyakan laki laki disebelah diandra
"temennya mungkin kan diandra udah lama disini" jawab willy.
diandra dikasih kopi dengan laki laki di seblahnya dia meminum kopi itu tanpa curiga,
" katanya elu udah bisa dibooking lun?" tanya laki laki itu
" salah denger kali elu " jawab diandra
"katanya yg booking elu reynald presetya" balas laki laki itu
"rey itu temen gue bro"
mereka terus mengobrol membuat diandra hilang sedikit kesadarn laki laki itu mengajak diandra pergi diandra tidak bisa melawan dia mengikuti laki laki itu.
felly yg menyadari diandra tidak ada disitu menarik willy.
"will dian mana?"
"iya dia mana?"
__ADS_1
"kita tanya sama ucok"
mereka menghampiri ucok, betapa terkejutnya felly dan willy mendengar bahwa diandra dibooking sama cowo disebelahnya tadi.
felly dan willy mengajar diandra yg dibawa laki laki itu.
ricko melihat felly dan willy terburu buru langsung memberitahu rey
"men tuh felly sama willy berlari kayak ngejar sesuatu gitu"
"bodo amat men"
mbak anne menghampiri ucok untuk menanyakan apa yg sebenarnya terjadi.
"ada apa cok?"
"itu mba si aluna minum kopi doang mabok di bawah deh ama cowo sebelahnya tadi"
"kamu serius cok?"
"iya mba"
mbak anne terkejut mendengar kabar itu dia marah besar karena dia tau bagaimana seorang aluna tidak pernah mau menjual dirinya dia mengumpulkan semua karyawan dirungannya dia marah besar atas kejadian ini.
cewe yg ada disebelah rey berangkat pergi izin karena dipanggil mbak anne.
semua karyawan dikumpulkan dan dimarahi
"siapa yg ngebocorin kalo aluna pernah jual diri?" mba anne bertanya dengan nada keras
"liat ulah kalian dia sekarang dibawa cowo yg tidak tau siapa"
"dia kemaren jual diri untuk pengobatan ibunya, kalian ingat bahwa kalian akan saya lindungi di club ini jika kalian tidak mau jual diri" mbak marah sambil menangis
akhirnya semuanya dibubarkan mbak anne, ricko yg keluar dari kamar mandi melihat mbak anne menangis dia bertanya apa yg terjadi dia terkejut mendengar kabar tentang diandra dia berlari menuju rey dan daniel.
"kalo elu ngga peduli sama diandra ngga masalah rey, tapi gue perduli"
__ADS_1
setelah mengucapkan itu ricko pergi keluar melajukan mobilnya dengan kencang sambil menelpon willy.
rick : will elu dimana sekarang?
willy : dihotel terdekat dari club ko elu google aja.
dihotel felly dan willy menghentikan langkah laki laki itu.
"anjing lu ya berani bawa temen gue" ucap felly
"eh temen elu juga mau kali" jawabnya
"lepasin dia, dia ngga dijual" felly mengeraskan suaranya
setelah perdebatan cukup panjang ricko sampai disana melihat dindra mendesah.
"ko bawa diandra ke mobil"
"panas panas" ucap diandra menarik baju ricko
"gue pengen cepeten lakuin itu" suara diandra terbatah batah
ricko membawa diandra masuk kemobil menuju ke apartemen felly.
sesampainya diapartemen felly mereka mengurung diandra.
diclub rey yg lagi duduk terkejut karena dj nya mati dia bertanya dengan cewe sebelahnya.
"kok dj nya mati?"
"soalnya malam ini nutup cepet ada masalah"
"masalah apa?"
"itu si aluna dibawa orang untuk dibooking dia dikasih obat perangsang"
rey yg tadi mabuk langsung kembali netral mendengar uncapan wanita diselahnya, dia menelpon willy menanyakan dimana mereka sekarang willy menjawab di apartemen felly
__ADS_1
"share loc will" ucap rey.