
Diandra sadar ketika rey memukili arga arga terjatuh disamping dia bergegas melindungi arga, rey yg ingin melayangkan pukulannya ke badan rey terhenti nelihat diandra menghadangnya.
Diandra melihat luka di ujung bibir rey.
"arga kamu ngga papa?" dimengusap darah dibibir arga
rey terdiam melihat diandra begitu perhatian kepada arga, rey mau membalikan dirinya tapi dia melihat diandra terkulai lemas rey langsung mengangkat badan diandra menuju mobil.
ketika dimobil rey mendudukan diandra kebangku depan memasangkan sheat bell muka mereka saling berhadapan. Diandra tersenyum menatap rey, rey yg sudah siap mencium bibir diandra terpaksa terhenti melihat diandra tertidur.
Rey masuk kedalam mobil dan menujuh rumah untuk pulang ketika dirumah rey menggendong diandra kekamarnya dan meletakan diandra kekasurnya.
setelah membersihkan diri untuk bersiap tidur rey mencium kening diandra dan tidur disebelahnya dia tidak memeluk diandra.
keesokan harinya diandra bangun, dia melihat bahwa dia ada dikamar rey tapi rey tidak ada disampingnya dia membuka selimutnya baju yg ia kenakan semalam masih utuh dia mencari hp nya dan melihat jam 07.45 diandra pun terkejut dia langsung berlari meninggalkan kamar rey dia mandi dan bersiap siap pergi untuk siaran.
Distudio radio emel sudah menunggu diandra dan terpaksa melakukan siaran sendiri sambil menunggu diandra, sudah setengah jam dia siaran sendiri.
tidak lama dari itu diandra datang.
"darimana aja elu yan?" tanya emel dengan ekspresi kesal
"kesiangan mel" sagut diandra
akhirnya mereka melakukan siaran bersama sampai kepada seosan requets lagu.
__ADS_1
diandra menerima telpon dari penelpon.
"hallo kak dengan siapa dimana?"
"saya felly di apartemen"
"mau requets lagu apa kak?"
"gue mau ketemu elu egok"
"astaga felly ya allah kapan elu pulang? gye tunggu di kafe ya" sambil tertawa kencang karena diandra senang felly pulang ke jakarta.
Diperusahaannya rey mendengar radio setiap hari karena dia ingin mendengar suara ramah diandra yg tidak pernah dia dapati, rey tersenyum mendengar diandra tertawa karena rey tidak pernah mendengar suara diandra sebahagia itu semenjak dia bertemu diandra.
Diandra berlari kearah felly langsung memeluk felly dengan erat, felly pun membalas pelukannya.
"egok gue kangen banget ama elu"
"gue kangen juge ama elu tapi boong" ledek felly kepada diandra
felly diandra dan willy bercerita tentang kehidupan mereka, diandra menceritakan segalanya kepada felly termasuk pernikahan kontraknya dengan rey tapi seblumnya felly sudah tau kehidupan diandra karena dia 6 bulan sekali pulang keindonesia.
"jadi serius elu kawin kontrak ama rey ?"
"iya egok"
__ADS_1
"padahal dulu gue tuh yg pengen banget kawin ama rey"
"gue cuma nikah kontrak elu bisa ambil rey kali fell"
"ngga yan gue udah cukup sakit ati ame tu laki laki laknat"
mereka mengobrol dari siang sampai malam membuat mereka lupa jam, diandra merasa dirinya butuh isitirahat karena kepalanya masih sakit akibat pengaruh alkohol.
diandra pamit pulang ke felly dan willy ketika sampai dirumah diandra langsung mandi selesai mandi diandra merasa laar dia turun kebawah untuk makan malam.
Nasib sial menimpa diandra dia tidak nemuin makanan diatas meja makan.
"bangke mana laper makanan nggak ada"gumam diandra
diandra meletakan kepalanya dimeja makan, untuk memikirkan apa yg akan ia lakukan selanjutnya.
rey yg baru pulang melihat diandra duduk dimeja makan, menghampiri diandra.
"tumben elu disini?"
"lagi pengen disini aja"
"laper ya "
diandra diam saja tidak menghiraukan rey dia pergi meninggalkan rey untuk masuk kekamarnya.
__ADS_1