Terjebak Cinta Dengan Rey Fakboi

Terjebak Cinta Dengan Rey Fakboi
Hari pernikahan


__ADS_3

ricko kaget melihat rey yg menghampirinya padahal rey baru meninggalkanya sekitaran 15 menit yg lalu.


"main cepet elu kini?"


"gue mau minum aja. lagi males"


rey menuang wine ke gelasnya, dia tanpa henti menatap ke arah diandra. Rey merasa dirinya sedikit mabuk dia pamit ke Ricko untuk pulang.


"men nanti gue transfer ke elu buat cewe yg tadi ya gue cabut dulu" rey pergi meninggalkan ricko.


Setelah malam itu rey dan Diandra tidak pernah bertemu lagi.


pagi ini hari senin diandra bangun dari tidurnya kebetulan setiap malam senin club nutup dia bisa beristirahat.


dia ingat bahwa hari ini dia akan menikah dengan rey pada jam 4 sore nanti.


Dia membersihkan dirinya karena hari ini dia berencana kerumah sakit untuk menjenguk mamanya, dia membangunkan willy dikamar sebelah untuk ditemani kerumah sakit.


Diandra dan willy pergi kerumah sakit masuk keruangan mamanya dia menatap mamanya yg tidak bergerak, mama nya mengalami koma dan belum juga sadar.


tiba-tiba ada dokter masuk ke ruangan itu memriksa keadaan mamanya dokter itu bukan kak okta tapi melainkan dokter jaga.

__ADS_1


"gimana dok keadaan ibu saya?" tanya diandra


"nunggu keajaiban mba" jawab dokter


willy mengelus rambut diandra untuk membuat diandra tenang.


"udah yan mama pasti sembuh kok"


"amin willy"


"ya udah kita pulang biarin bibi yg jaga elu harus siap siap nikah sama rey"


Diandra dan willy bergegas untuk pulang mempersiapkan diri untuk dijemput orang suruhan rey.


Daniel pun mendapat tugas menjemput willy dan diandra dirumahnya, dimobil diandra menyandarkan kepalnya kebahu willy mengenggam tangannya. willy cuma diam dia merasa bahwa diandra tidak bahagia dengan semua ini.


"elu udah banyak berkorban yan, kenapa hidup elu harus seperti ini elu udah cukup tersakiti kenapa elu harus merasakan ini" ucap willy dalam hati sambil menatap diandra secara diam-diam.


Daniel yg melihat mereka lewat kaca spion pun ikut terenyuh dengan perlakuan mereka daniel merasakan bahwa tidak ada kebahagian dari raut muka diandra.


setiba dirumah rey diandra disambut omanya diandra menggunakan dress panjang berwarna putih dengan belahan paha dan leher V Diandra menyanggul rambutnya keatas membuat kesan mewah pada dirinya.

__ADS_1


"you're so beutifull" ucap oma rey menatap diandra


"thank u very much, u too oma"jawab diandra


"ini siapa dian?" tanya oma menunjuk willy


"ini sebagai wali aku oma" ungkap diandra


"mana kakakmu dan atala kenapa mereka tidak datang?"


diandra kaget langsung terdiam tapi dia tidak boleh kehilangan akal.


"oma karena nikahnya dadakan kak revan masih di singapur dia digantiin sama willy " jawab diandra yg berbohong


"hmm mari kita masuk rey sudah menunggu" oma menyuruh diandra dan willy masuk.


Setelah sah menjadi suami isteri rey dan diandra saling menatap mereka seperti orang asing yg tidak tau harus bagaimana, tapi dilain sisi rey sangat senang karena hari ini dia sah menjadi suami diandra dia senang karena dia bisa memiliki diandra.


Diandra menatap willy dengan penuh arti, willy membalas tatapannya dengan wajah sedih, diandra menghampiri willy dan berbisik lirih ke willy "pulang yuk will gue harus kerja"


willy pun menganggukan kepalah seakan setuju dengan diandra.

__ADS_1


"maaf ya oma diandra harus pergi karena ada urusan mendesak tiba-tiba orang rumah sakit nelpon" diandra izin pergi dengan oma rey


oma rey pun kaget dan mengizinkan mereka pergi karena khawatir dengan keadaan mamanya diandra.


__ADS_2