
"sini gue pijitin" rey menawarkan diri
"nggak usah nyet, gue tau fakboi kayak elu" jawab diandra
membuat mereka semua tertawa dengan jawaban dari diandra.
"eh belanja yuk di" felly mengajak diandra
"nggak deh, gue masih nabung buat willy" diandra menolak ajakan felly.
rey pun merasakan sebenarnya dia belum pernah memberikan apapun kepada diandra semenjak diandra jadi isterinya.
sesampainya dirumah rey langsung masuk kekamar diandra melihat diandra hanya menggunkan pakaian dalam di depan lemari sambil melihat baju apa yg akan ia kenakan.
"**** harusnya elu ngetok dulu" diandra menutup bagian tubuhnya
"ngga usah ditutupin gue udah 3 kali liat punya elu"
"ngapin elu masuk kesini"
"pengen ngajak elu belanja di"
"males ah"
rey tidak berhasil mengajak diandra berbelanja dia pergi menuju kamarnya untuk isitirahat.
Besok paginya diandra dan rey sarapan bersama, diandra pamit untuk pergi duluan dia mengambil tangan rey menciumnya.
"biar jadi isteri yg baik suamik" ucap diandra
belum sempat pergi tangan diandra ditarik rey, rey langsung menarik kepalanya mencium bibir diandra, diandra terkejut dan menutup bibirnya rapat-rapat rey melepaskannya karena tidak dapat persetujuan dari diandra.
"ih rey ngabisin lipstick gue aja elu"
diandra mengambil lipstick di dalam tas nya dan mempoles kembali ke bibirnya.
diandra pergi meninggalkan rey, rey yg masih duduk di meja makan terseyum sendiri karena pagi hari ini moodnya sangat baik.
dikantornya rey dan daniel mendengarkan diandra siaran.
rey menelpon radio yg diandra siarkan.
"hallo kak dengan siapa dan dimana?"
"dengan reynald prasetya di kantor"
"ini serius nggak sih?" tanya emel seakan tidak yakin.
diandra shock mendengar suara rey.
kenapa nih rey nelpon tanya diandra dalam hati.
__ADS_1
"iya serius ini saya"
"oh bapak mau requets lagu apa?"
"hmm sepertinya saya mengenal suara kamu"
"ya dong pak kenal kalo bapak sering dengarin radio kita"
"sepertinya kita saling mengenal
"hahah aduh kak rey masa sih kita saling kenal"
"iya saya mengenal suara kamu dengan baik diandra"
"gimana bisa pak rey kita aja belum pernah ketemu"
"kalo kita belum pernah ketemu kenapa kamu bisa memanggil saya dengan sebutan rey, panggilan itu cuma diketahui keluarga dan teman dekat saya"
"bukannya kalian satu sma ya kak rey" potong emel
"oh 1 sma ya, berarti dia mengenal saya dengan baik"
"bapak reynald tidak mengenal saya pak"
"apa kamu tau cewe yg ada di vidio lambe turah itu dia teman sma kita kamu pasti mengenalnya dong"
"apa elu kenal di?"tanya emel juga
"saya tidak mengenalnya sepertinya saya tidak punya teman selebriti pak rey"
"oke baiklah kalau begitu"
setelah menelpon radio rey mengechat diandra agar nanti sore kerumah oma.
rey sampai di cafe untuk menjemput diandra kerumah omanya, sesampai dirumah omanya rey melepas rindu kepada omannya.
"kenapa mukanya rey?" tanya oma
"ini oma sekertaris rey cuti, mana kerjaan lagi banyak"
"gimana kalo diandra aja yg gantiin jadi sekertaris sementara kamu sebelum dapat yg baru"
"nggak oma diandra ngga bisa"
"kamu bisa, masa kamu ngga mau bantu suami kamu, kan sementara aja"
rey pun setuju dengan usulan oma nya , dia menyuruh diandra izin siaran untuk bererapa hari kedepan.
diandra tidak bisa menolak kalo didepan omanya.
esok paginya diandra memakai pakaian formal berangkat bersama dengan rey dimobil diandra merapikan rambutnya dan memakai kacamata.
__ADS_1
"gue kalo paje kacamat kayak gini kayak orang pinter deh"
"nanti kamu tanya ama daniel apa aja yg mesti kamu lakuin"
"iya pak rey yg lumayan gantenglah" ledek diandra
sesampai dikantor diandra disambut daniel, daniel menjelaskan semua pekerjaan yg harus dikerjakan.
diandra mengerti apa saja yg dia lakukan
"ini mah gampang banget kali"ucap diandra dalam hati
Saat sedang mengetik laporan diandra melihat sharen masuk keruangan rey, tidak lama itu dia keluar mendekati diandra
"rey mana yan?"
"rapat kalo nggak ada didalam"
"sejak kapan elu jadi sekertarisnya rey?"
"sejak oma nya rey minta, tapi sementara aja kok sampe rey dapet pengganti yg cuti"
diandra dan sharen nampak akrab mereka bercerita tentang sifat rey, rey juga belum keluar dari rapat tapi sharen masih ada kerjaan dia pergi meningglakan kantor rey.
karena sebentar lagi jam makan siang diandra menelpon willy untuk menghantarkan makanan.
rey yg sudah berada didalam ruangannya terlihat begitu sibuk dengan laporannya.
diandra masuk membawa makanan untuk rey.
"makan dulu nyet kerja mulu , elu udah kaya lagi"
"suapin dong di" pinta rey
"manja amat elu"
diandra menyuapi rey makan , sambil makan sambil melihat laporannya.
"minum di"
diandra memberikan minum kepada rey, selesai minum rey menyandarkan pundaknya ke bahu diandra.
diandra tiba tiba mengalihkan badannya agar bisa menyandarkan punggungnya ke sofa, badan rey pun ikut terjatuh rey mencium dada diandra bagian kanan dan tangan kirinya ada dipaha diandra.
"are u sure di?"
"eh elu tuh yg nyandar, gue juga pengen nyandar"
rey mencium pipi diandra berkali-kali.
"gemoii" rey ingin mencium bibir diandra
__ADS_1
"eh gue bukan sharen rey gue dian"
diandra berangkat dari duduknya pergi meninggalkan rey.