
Sesampainya dirumah yang baru, Kuroi langsung masuk kerumah tanpa menunggu Bibinya yang sedang repot membawa barang-barangnya
"hei, apa kau tega membiarkan Bibimu ini mengangkat barang sebanyak ini? "
Kuroi menoleh kearah Bibinya
"salah Bibi sendiri membawa banyak sekali barang, lagian Bibi apa selamanya akan tinggal di Jepang? "
"ituu.. eeee.. " Ayako kebingungan dengan pertanyaan keponakannya itu.
"kalau begitu aku akan masuk duluan" Kuroi langsung masuk dan berjalan kelantai atas dan memasuki kamarnya yang baru. Saat masuk kedalam kamar, Kuroi langsung menghela nafas.
"berantakan sekali... sepertinya aku harus membersihkannya dulu huft"
1 Jam berlalu, Kuroi selesai membersihkan kamarnya dan berbaring dikasur sambil melihat Kalung peninggalan Ibunya. Kalung perak berbentuk hati dengan hiasan permata kecil ditengahnya membuat Kuroi mengingat masa lalunya dengan Ibunya.
Kuroi ingat saat ia pertama kali diajak Orangtuanya untuk berlibur dipantai. Saat matahari terbenam, seorang Ibu dan seorang anak kecil bermain dan berlarian ditepi pantai dengan tawa mereka yang membuat orang lain iri dengan mereka berdua. Siapa lagi kalau bukan Nyonya Nataly dengan anaknya yang bernama Olivia atau tokoh utama kita yang namanya sering dipanggil Kuroi walaupun Olivia agak tidak suka dipanggil Kuroi tapi terkadang karna orang-orang memanggilnya Kuroi jadi dia bisa bersemangat lagi dan bisa melupakan sejenak masa lalu nya.
__ADS_1
Tiba-tiba air mata kembali jatuh saat Kuroi mengenang masa lalu nya. Ia kemudian mengusap kedua matanya dan berusaha agar tidak menangis. Saat Kuroi melihat kembali ke kalung peninggalan Ibunya itu, betapa terkejutnya Kuroi saat melihat seseorang yang wajahnya terpantul dari jendela ke permata kecil ditengah kalung. Kuroi kemudian segera bangkit dari tempat tidur dan melihat kearah belakangnya dan benar saja ada seseorang yang sedang menatap Kuroi dan seseorang itu adalah orang yang ia temui tadi saat duduk dikursi sebelah taman bermain anak-anak.
"Makoto? "
Bukannya menjawab panggilan Kuroi, Makoto malah langsung pergi begitu saja.
Tentu saja Kuroi tidak tinggal diam, dia mengejar Makoto
"hei hei! apa yang kau lakukan dirumahku dan mengintip dijendela seperti itu hah?! Hei! jawab aku dan jangan terus berjalan! " Teriak Kuroi sambil berlari
Tiba-tiba Makoto berhenti dan menoleh kearah Kuroi.
"apa maksud senyumanmu itu!?" Teriak Kuroi merasa dirinya terancam
Tiba-tiba sebuah cahaya aneh dari langit menghantam seluruh kota termasuk tempat saat ini Kuroi berdiri.
Samar-samar Kuroi mendengar Makoto mengatakan sesuatu dan pada akhirnya Makoto menghilang lagi secara misterius
__ADS_1
"hehe... Selamat datang didunia penuh Fantasy ini! dan nikmati petualangan dan ketegangan didalam Game ini! dan oh ya jangan sampai mati yaaa.. heh" kata Makoto sebelum ia menghilang.
Kuroi tak tahan dengan cahaya yang menyilaukan itu dan pingsan kemudian terbangun didunia yang entah apa namanya.
"sangat asing!" kata Kuroi dalam hati
Tiba-tiba datang segerombolan makhluk tak dikenal sedang menatap tajam kearah Kuroi. Makhluk-makhluk itu membawa potongan-potongan tubuh manusia. Ada juga yang membawa tubuh manusia utuh tapi tanpa busana.
Pikiran Kuroi kacau saat melihat Makhluk-Makhluk itu memakan potongan-potongan tubuh itu hingga mereka semakin mendekati Kuroi tapi untunglah Kuroi tersadar saat salah satu dari Makhluk itu membawa kalung miliknya yang merupakan kalung peninggalan Ibunya.
Kuroi geram dan satu per satu Makhluk itu menyerang Kuroi tapi tak ada satu pun dari makhluk itu yang menyentuh Kuroi karna saat ini Kuroi memegang sebatang kayu untuk pertahannya. Satu per satu Makhluk yang mencoba menyerang Kuroi tumbang termasuk salah satu dari Mereka yang membawa kalung peninggalan Ibunya tapi semakin Kuroi menyerang, semakin banyak yang berdatangan hingga Kuroi sudah tak sanggup melawan lagi dan seperti pada cerita-cerita lainnya tiba-tiba seorang pahlawan dengan beraninya menembak seluruh kawanan Makhluk itu hingga setengah dari mereka tumbang semua.
Pahlawan itu menarik tangan Kuroi untuk segera pergi dari sana
"Ayo!! atau kita akan dimangsa oleh mereka!! " kata Nona Pahlawan itu sambil memegang tangan Kuroi dan menariknya hingga pergi jauh.
Dalam beberapa hal saat ini masih kacau balau didalam pikiran Kuroi. Dia tak tau apa yang harus dia katakan kepada Nona pahlawan yang baru saja menyelamatkannya dari maut. Bukannya memikirkan cara untuk berterimakasih tapi yang sekarang dipikiran Kuroi adalah
__ADS_1
"Makhluk apakah itu? kenapa mereka terlihat seperti Zombie tanpa pikiran dan hanya bernafsu pada makanan manusianya? dan kenapa aku bisa ada disini!!! ini sebenarnya dunia apa?!! kenapa setiap aku melihat kesekelilingku semuanya aneh!!??" kata pikiran Kuroi saat ini.
To be Continued...