Terjebak Di Dalam Dunia Game Paralel

Terjebak Di Dalam Dunia Game Paralel
Pembagian Tingkat Murid


__ADS_3

Beberapa menit kemudian setelah pidato panjang dari dewan Academy dan beberapa tokoh penting di Academy selesai, Kuroi langsung mencari jalan untuk keluar dari ruangan besar itu karena sudah tidak tahan dengan kebisingan diruangan tersebut tapi, saat Kuroi hendak keluar tiba-tiba Wanita yang tadi menepuk pundak Kuroi.


Dengan terkejut Kuroi langsung berbalik dan menatap siapa yang menepuknya.


"hallo.. maaf tadi aku terlalu khawatir jadi aku bertanya kepada siapa saja yang aku temui, maaf" Wanita itu menundukkan badan dan kepalanya


Kuroi merasa agak canggung karna menurutnya yang dilakukan Wanita itu sedikit berlebihan


"eee.. itu.. kakak.. " belum selesai Kuroi berbicara langsung disela oleh Wanita itu


"namaku Lidong fei, adik bisa memanggil ku Lili saja tidak usah pakai 'kakak' " sambil tersenyum ramah.


Sekali lagi Kuroi merasa canggung dan hampir tidak bisa berkata-kata tapi untungnya Lili dengan sigap membuka pembicaraannya


"oh ya siapa namamu? " Tanya Lili


"aku? namaku Olivia Beatrix tapii.. orang-orang sering memanggilku Kuroi" jawab Kuroi


"kalau begitu boleh aku memanggilmu Kuroi? " Tanya kembali Lili


"aku juga! aku juga! aku ingin memanggil kakak ini dengan Kuroi" Saut Yugo anak dari Lili antusias.


"i-itu.. " Lagi-lagi Kuroi tak bisa berkata-kata karna sebenarnya ia agak tidak suka dipanggil Kuroi tapi ya mau bagaimana lagi sepertinya orang-orang sangat suka memanggilnya Kuroi.

__ADS_1


Tiba-tiba entah dari mana muncul Ninie dibelakang Kuroi, sontak Kuroi terkejut melihat Ninie yang sudah ada dibelakangnya.


"Yo!! Kuroi chan!! kenapa berdiri disini? sebentar lagi akan ada pembagian Nomor Asrama dan Murid kelas Umum dan Elit" Ninie tersenyum sambil memukul-mukul punggung Kuroi.


"kapan kau berada dibelakangku dan bagaimana kau bisa mengetahui namaku? " Tanya Kurio sambil memegang kepalanya


"hehe rahasia.. (menjulurkan lidah) dan soal namamu ituu.. ku kira nama julukan ternyata nama asli ya.. ohh" Ninie mulai berpikir


"namaku bukan Kuroi!!! " Teriak Kuroi kesal


"ohhh benarkah? ku kira beneran hihi" Ninie merasa berhasil menggoda Kuroi. Lili yang melihat Ninie dan Kuroi tertawa kecil. Kuroi yang melihat Ninie juga tertawa kemudian bergeser sedikit menjauhi Ninie tapi Ninie malah semakin mendekat ke arah Kuroi.


"eh iya ngomong-ngomong apa itu pembagian murid Umum dan Elit? " Tanya Lili


"woahhh.. jangan bilang kau tidak tau ya! Pembagian tingkat murid adalah peraturan pertama di Academy ini. Murid baru yang mendapat gelar umum akan difasilitasi seadanya dan untuk murid tingkat Elit akan difasilitasi lengkap dan akan disanjung orang semua orang di Academy ini" Jelas Ninie sambil mendekatkan dirinya ke Kuroi.


"mudah saja hanya perlu menjawab teka-teki orang yang tadi bersamamu dan mengajakmu kemari" Jawab Ninie tersenyum


"tunggu dulu, berarti... " Lili mencoba menyimpulkan


"berarti kau harus menjawab teka teki pertanyaan itu walaupun kau tidak tau kalau itu adalah sebuah pertanyaan" sela Kuroi


"iyap, kalian sudah melewatinya dan sekarang waktunya pembagian Murid dan oh ya Kuroi chan.. kau ada ditingkat Elit jadiiiii... Ayo pergi keatas bersama! " Ninie menarik tangan Kuroi

__ADS_1


"hei hei, kita akan keatas kemana?? " Tanya Kuroi


"tentu saja diatas lingkaran itu lahhh.. masa keatas genteng? " canda Ninie sambil tertawa sendiri


Kuroi merasa dirinya diperhatikan banyak orang ternyata orang-orang daritadi sedang menyimak pembicaraan dirinya dengan Lili dan Ninie. Kuroi menyadari sesuatu bahwa daritadi Ninie berbicara dengan nada yang sangat sangat menggelegar sampai semua orang yang ada diruangan itu tau bahwa dirinya adalah Murid Elit. Sekarang mereka menatap ke arah Kuroi dan Ninie yang sedang menuju ke tengah lingkaran tadi.


Saat sudah sampai ditengah lingkaran, Ninie meneriakkan dengan nada suara yang sangat menggelegar nama-nama Murid baru yang lolos menjadi Murid elit untuk bergabung dengannya. Kemudian muncullah satu persatu murid yang lolos menjadi Elit.


Ada dua remaja kembar identik perempuan yang bargabung dengan Kuroi, lalu diikuti oleh satu wanita berpakaian sangat sangat kurang bahan dan modern juga elegant tapi sangat tidak cocok dilihat oleh Anak kecil (kalian tau sendirilah yang dimaksud pakaian apa) dibelakangnya, lalu tiba-tiba dibelakang Wanita itu terlihat seorang pria yang diam-diam menguntit Wanita itu tapi saat Kuroi melihat kearah Ninie, ternyata pria itu masuk ke dalam kategori Murid Elit.


Kuroi kemudian hanya bisa terdiam dan melihat satu persatu calon murid Elit itu bergabung bersamanya. Kemudian terlihat seorang gadis cupu yang sedang menunduk malu diperhatikan orang-orang menuju ke arah Kuroi dan tepat dibelakang gadis cupu itu terlihat seorang laki-laki yang umurnya hampir sama dengan Kuroi yaitu sekitar 14 atau 15 an sedang menuju ke arah Kuroi juga. Total ada 7(tujuh) orang Elit baru di Academy itu yang bergabung dengan Kuroi.


Ninie tersenyum penuh dengan makna kemudian dengan santainya mengumumkan kalau ketujuh orang yang ada disampingnya itu adalah Murid Elit baru di Academy sedangkan yang lainnya adalah Murid Umum. Kuroi hampir tau semua arti senyuman Ninie yang misterius itu, dan dengan santainya lagi Ninie memberikan beberapa aturan lain yaitu semua siswa tingkat Umum harus tunduk ke yang Elit. Seketika Kuroi terkejut dan semakin tau kalau sebenarnya Ninie hanya menunjukkan wajah lain selain wajahnya yang asli. Selain peraturan aneh tadi, Ninie juga mengatakan kalau "yang terkuat dan yang tingkatnya diatas diri kita sendiri adalah yang wajib dihormati dan diperlakukan selayaknya raja" kata Ninie sambil tersenyum penuh akan makna lagi.


Semua orang terlihat sangat sangat tidak menerima peraturan ini dengan berteriak-teriak tidak adil dan mengaku iri dengan ke-7 murid Elit baru termasuk Kuroi. Kuroi hanya terdiam melihat semua orang berteriak. Tiba-tiba ia melihat Lili yang sedang menggendong Yugo dan tengah kesulitan karna didesak-desak banyak orang yang ingin protes ke Ninie.


Samar-samar Kuroi mendengar Ninie berbicara sesuatu dan entah apa yang terjadi, tiba-tiba banyak tangan robot dengan memegang senjata api muncul dari berbagai celah diruangan besar tersebut dan mengepung orang-orang yang tadi berteriak protes ke Ninie. Ninie kemudian mengancam mereka semua agar menuruti aturan Academy entah itu muda atau sudah terlanjur tua/Lansia jika mereka tidak mengikuti aturan maka mereka semua akan mati. Orang-orang mulai ketakutan dan senyap seketika diruangan itu karna semua orang terdiam.


Ninie lagi-lagi menunjukkan senyum penuh makna nya lagi sambil mengatakan,


"jika ada yang berpikir dari kalian untuk lari atau kabur, bersiap-siaplah saat kalian menginjakkan kaki keluar maka nyawa kalian juga akan melayang" Kata Ninie sambil tersenyum.


"kalau begitu kita sudahi pertemuan ini dan selamat bergabung ke Academy ini" Ninie mengakhiri pertemuannya diruangan itu dan langsung mengajak ke-7 murid Elit baru termasuk Kuroi untuk segera ikut bersama dengannya.

__ADS_1


Kuroi hanya mengikuti apa yang dikatakan Ninie dan hanya sekilas melihat kearah kerumunan orang yang nampak sangat bersedih. Kuroi hanya bisa terdiam melihat mereka dan tiba-tiba perasaan tidak enak mulai muncul di hati Kuroi. Perasaan yang mengatakan akan terjadi hal besar yang tidak menyenangkan sama sekali.


To be Continued...


__ADS_2