Terjebak Nikah Telah Berganti Judul Menjadi : PENGANTIN REMAJA

Terjebak Nikah Telah Berganti Judul Menjadi : PENGANTIN REMAJA
Episode 8 Tertangkap Basah


__ADS_3

Dengan perasaan gemetar Daniel mencoba menarik garis lurus dan berkelok membentuk sketch wajah


perempuan cantik di depannya. Beberapa kali Daniel menarik napas untuk mengatur detak jantungnya yang makin tak beraturan. Tapi itu tidak juga membuatnya tenang. Rasa grogi itu   menyebabkan Daniel beberapa kali meremas


kertasnya seperti bola kemudian di lembar, lalu mengambil kertas yang baru.  Begitu terus. Membuat Cicilia


ingin tertawa ngakak.


‘ Dasar, seniman amatiran..’ Batin Cicilia dengan perasaan geli.


Tapi Cicilia terus diam memantung  sambil tersenyum di hadapan Daniel yang berkutat dengan peralatan melukisnya. Cicilia seolah tengah menantang talenta yang dimiliki Daniel.  Walau bukan itu tujuan sebenarnya Cicilia mengundang Daniel  ketempat kostnya. Melainkan ada agenda busuk yang harus segera dilaksanakan sebelum kehamilannya bertambah besar.


“ Bagaimana..?” Tanya Cicilia.


“ Maaf, aku.., aku baru kali ini melukis objek secara langsung..Ternyata tidak mudah..” Jawab Daniel


jujur.


“ Sudahlah..Istirahat dulu kalau belum  fokus “ Ucap Cicilia sambil mengambilkan air mineral di dalam botol kemasa untuk Daniel. “ Ini, minum dulu..” Lanjutnya.


Botol kemasan itu sudah terbuka segelnya. Tapi, Daniel lugu tidak curiga sedikitpun. Air itu langsung Daniel minum penuh dahaga.


GLEK..! GLEK..! GLEK..!


Beberapa menit kemudian zat kimia yang telah larut  di dalam air mineral itu milai bekerja di dalam tubuh Daniel. Pandangannya tiba-tiba terasa kabur dan kantuk.


BRUG..! Tanpa  sadar Daniel menjatuhkan kepala di atas lantai. Dia terkulai tak sadarkan diri akibat obat bius yang masuk kedalam organ tubuhnya.


Cicilia kemudian melucuti semua pakaian yang dikenakan Daniel tanpa sisa. Kemudian tubuhnya dipapah naik ke tempat tidur.


Beberapa puluh menit kemudian pintu kamar kost yang di tempati Cicilia  didobrak keras oleh pemilik rumah kost bersama beberapa orang berseragam keamanan lingkungan, hampir bersamaan ketika  Daniel telah siuman. Terbentuklah image negative kepada Cicilia dan Daniel ketika itu, dengan tuduhan telah


berbuat  asusila.


“ Ada apa ini, pak..?! Ada apa..?!” Seru Daniel ketika diamankan oleh dua orang seragam hansip sambil


mencari-cari pakaiannya yang berceceran di lantai.


Mendengar kabar Daniel tertangkap basah tengah berbuat mesum di siang bolong, kedua orang tuanya tidak


langsung mempercayainya begitu saja. Tapi, mereka langsung meluncur kekediaman seorang pejabat tingkat paling bawah di negeri ini, yaitu  Ketua Rt ( Rukun Tetangga). Di sana mereka menemui Daniel  tengah menjadi salah satu  terdakwa.


“ Sebagai paman Cicilia aku meminta kepada pihak keluarga Daniel untuk mempertangungjawabkan perbuatan


anak  ini..” Kata bapak Bobby sambil menunjuk muka Daniel.


“ Bertanggungjawab bagaimana maksudnya ?” Serobot ibu Lenny.


“ Daniel harus segera menikahi Cicilia. Hari ini juga..” Jawab pak Bobby.

__ADS_1


“ Enak saja. Dengar ya,pak..Anak kami ini masih di bawah umur. Masih sekolah.” Kata ibu Lenny tidak


kalah keras.


“ Kami siap mengganti rugi..” Kata pak Hans menimpali.


“ Ganti rugi bagaimana..? Memangnya Daniel memperkosa..?” Semprot ibu Lenny kepada suaminya.


“ Justru dilakukan sukasama suka, jadi tidak ada cara lain selain menikahkannya..” Kata pak Bobby.


“ Nikah, nikah..! Enteng sekali bapak ngomong nikah.  Anak kami belum cukup umur. Paham tidak ?!” Ucap ibu Lenny masih ngotot.


“ Belum cukup umur tapi sudah melakukan perbuatan suami istri..? Yang benar saja..” Pak Bobby tidak mau


mengalah.


“ Kami sama sekali tidak habis pikir, kapan Daniel berpacaran dengan perempuan ? Ko,  tiba-tiba dipaksa menikah.? Pak, dengar. Jangankan berpacaran, anak kami ini keluar rumah saja  tidak pernah” Ucap ibu Lenny sambil mencerang pak Bobby.


“ Kami sudah lama menjalin cinta dengan Daniel, tante. Kami berpacaran semenjak duduk di bangku


kelas satu SMU.” Kata Cicilia memperkuat desakan pak Bobby.


“ Aah, itu ibu dengar sendirikan..?”


“ Tidak ! Aku tidak setuju. Sudah gila barang kali bapak-bapak ini, anak kecil ko dipaksa nikah.?”Ujar ibu Lenny sambil berdiri.


“ Harus, bu..Sebab, sudah jelas apa yang dilakukan anak ini di kamar kost.” Desak pemilik rumah kost yang


“ Tidak !” Teriak ibu Lenny histeris.


“ Baiklah. Sebagai orang tua, kami siap melaksanakan kwajiban kami untuk  menikahkan anak  kami, Daniel.“


Kata pak Hans.


“ Ayah..! Huuuuh ! Bunda tetap tidak setuju..” Seru ibu Lenny sambil melototi suaminya.


Daniel terdiam dengan perasaan bingung. Sebab, awalnya bertemu  Cicilia sekedar untuk melukis wajahnya. Dan kenapa ia tiba-tiba terbangun dari tidur tanpa pakaian sehelaipun yang menempel di badannya sambil dipeluk Cicilia.


“ Bagaimana, sayang..? Kamu siap kita menikah..?” Tanya Cicilia sambil menggandeng tangan Daniel.


“ Hmm..Menikah ? Anu, apa..Hmm…” Daniel grogi.


“ Ayo, jawab, dong, sayang.. Katanya kamu ingin  segera punya rumah tangga kecil dan bahagia. Inilah saatnya, sayang.. Aku sendiri sudah tidak sabar lagi, lho.. .” Rayu Cicilia genit.


“ Huuh ! Dasar perempuan gatal !” Sambar ibu Lenny.


“ Aku..” Daniel masih bingung harus menjawab apa.


Semua mata tertuju kepadanya. Seolah semua keputusan akhir ada pada Daniel.

__ADS_1


“ Bagaimana, sayangku..?” Desak Cicilia dengan perasaan ketar-ketir.


“ Ak.., aku..”


“ Ayo katakana iya. Tidak perlu malu-malu..” Cicilia mencoba mempengaruhinya.


“ Daniel itu mau mengatakan tidak mau..Sudah ! jangan mendesak anakku !” Celetuk ibu Lenny.


“ Aku mau, Ci..” Jawab Daniel membuat ibunya tersentak kaget.


“ Mau..?! Terima kasih, sayangku..” Ucap Cicilia dengan wajah berbinar.


“ Daniel ! Sadar   tidak  kamu ini..?!” Bentak ibu Lenny. “ Ayah, pasti anak ini sudah kena guna-guna.” Lanjutnya sambil menunjuk anaknya.


“ Hebat, Daniel ini tive anak laki-laki yang bertanggungjawab. Baguslah kalau begitu. Kita harus dukung penuh


niat sepasang kekasih ini untuk memulai hidup baru sebagai sepasang suami istri. Bukan begitu pak Rt..?“ Kata pak Bobby.


“ Betul sekali, pak..” Jawab pak Rt.


Persengkokolan pak Bobby, Cicilia, pemilik rumah kost dan pak Rt berjalan mulus. Kemudian mereka langsung


menggelar acara pernikahan yang telah dipersiapkan sebelumnya, baik tempat, penghulu dan konsumsi. Namun, acara tersebut sengaja ditinggalkan ibu Lenny tanpa kompromi.


“ Aku menganggap pernikahan kalian tidak sah. Dan sampai kapan pun bunda tidak akan mengakui


kamu sebagai menantu.” Kata ibu Lenny kepada Cicilia ketika keesokan harinya Daniel memboyong Cicilia untuk tinggal di rumahnya.


“ Jangan keras kepala seperti itu, bun..” Ucap pak Hans pelan.


“ Ayah, perhatikan baik-baik badan perempuan ini. Masa nikah baru kemarin sudah seperti tengah hamil. Aneh !”


Kata ibu Lenny sambil menunjuk perut Cicilia.


“ Kami sebenarnya sudah melakukan itu jauh sebelum kejadian kemarin, bu..” Tukas Cicilia.


“ Dengan siapa ?” Cecar ibu Lenny.


“ Tentu dengan Daniel, bu.” Jawab Cicilia.


Wajah ibu Lenny kemudian mengarah kearah Daniel yang masih nampak bingung.


“ Benar kamu sering melakukan itu dengan perempuan ini ?”


“ Hmm..Anu..Itu, apa..? Iya. Saat masuk ke gudang belakang.  Eeeh, bukan. Maksudnya.”


“ Gudang..?” Ibu Lenny makin bertambah bingung.


“ Maksudnya di mana saja jika ada kesempatan. Begitu maksudnya, bu..Hihihi..Jadi malu deh membahas soal

__ADS_1


beginian..” Serobot Cicilia untuk membungkam Daniel.


Hampir saja Daniel keceplosan soal rahasia pribadi Daniel yang menyimpan Cicilia buatan di dalam gudang.


__ADS_2