
Hari ini adalah dimana hari fiting baju pengantin untuk arka dan nisa. Dari pagi sekali arka sudah memberitahu pak samsul agar menyuruh nisa bersiap siap.
Tepat jam 10 pagi hari arka pun telah sampai dirumah kediaman nisa. Dengan mengenakan pakaian kerja nya arka begitu sangat tampan. Tak salah jika banyak para gadis yang mengejar ngejar dirinya bahkan rela mengorbankan kesucian nya agar dapat dekat dengan arka. Namun tidak dengan nisa , nisa sangat membenci arka. Baginya arka adalah orang yang merusak impian nya.
Arka : Selamat pagi
Pak samsul : Pagi juga tuan arka , silahkan masuk tuan.
Arka : Terima kasih pak , Maaf pak sebelum nya panggil saya dengan sebutan arka saja pak.
Pak samsul : Tapi tuan saya agak canggung.
Arka : Bukankah sebentar lagi bapak akan menjadi ayah saya juga. Jadi alangkah baik nya mulai sekarang bapak harus manggil saya dengan sebutan nama saja. Oia , pak nisa nya mana ya pak. Kebetulan hari ini jam 3 sore saya ada rapat penting mengenai perusahaan papa yang berada di luar jakarta , jadi saya harap saya dan nisa agar segera berangkat ke butiq sekarang pak.
Tiba tiba nisa yang sudah siap dari tadi muncul , dan langsung menyela pembicaraan mereka. Dengan balutan celana jeans dan kaos oblong putih nya , dan rambut yang dibiarkan terurai indah juga sedikit make up natural membuat nisa kelihatan sangat cantik. Membuat arka semakin terpesona. Walaupun menurut nya pakaian yang dipakai nisa nggak nyambung untuk pergi dengan nya.
Nisa : Gue udah siap kok. cus kita berangkat tuan muda yang terhormat.
Pak samsul : Huss... ngomong nya yang sopan nak , ayah tidak pernah mengajarkan kamu seperti itu.
Nisa : Maaf yah, nisa lupa kalau nisa lagi bicara sama calon suami nisa.
__ADS_1
Arka : it's ok no problem. Yasudah pak kami izin pergi ya pak.
Pak samsul : Ia , Hati hati dijalan ya nak.
Arka dan nisa pun bergegas pergi meninggalkan kediaman nya menuju toko butiq langganan keluarga nya. Arka pun memperlakukan nisa layak nya seorang putri, ia selalu membuka kan pintu mobil untuk calon istri nya tersebut. Setelah selesai fiting baju , mereka pun pulang. Sepanjang perjalanan kedua nya hanya diam. Tiba tiba terdengar suara keroncongan perut arka yang dari pagi belum sarapan.
Nisa : emmm.... lo laper ya.
Arka : Maaf ya , jika suara perut ku membuat mu risih. Ia saya laper soalnya tadi pagi kesiangan bangun jadi tidak sempat sarapan. Bagaimana kita singgah dulu sebentar ke resto.
Nisa : Baik lah , seperti nya itu ide yang bagus. Karna ada yang ingin gue bicara kan juga ke loe tuan.
Arka hanya bisa menghela nafas nya , batin nya kali ini terserah lo deh mau ngomong apa sekarang. Yang terpenting lo mau nikah sama gue , dan setelah gue dapatin lo jangan mimpi lo bisa ngelakuin semua yang lo mau. Begitu lah fikiran arka. Sampai lah mereka di resto berbintang. Setelah memesan beberapa makanan dan sekaligus menunggu datang nya makanan nisa pun menjalankan aksinya. Nisa melempar selembar kertas ke arah arka. Spontan arka kaget dan sangat kesana melihat nisa yang sama sekali tidak punya etika.
Arka : (prank....suara meja yang dipukul) Apa otak lo udah hilang kendali. Apa memang orang seperti lo kelakuan nya seperti ini. Dengar ya jangan mentang mentang gue mengemis untuk memperistri lo , lo jadi kurang ajar sama gue.
Seketika mereka menjadi pusat sorotan semua pengunjung. Karna suara arka yang begitu keras. Sama hal nya degan pengunjung nisa juga kaget melihat arka , ia merasa ketakutan dan terancam.
"Wih... ternyata seram juga dia kalau marah". Batin nisa.
Tanpa basa basi dan tidak lagi memikirkan perut nya , arka mengambil beberapa uang cash dan meletak kan nya dimeja sebagai bayaran makanan yang dipesan dan sama sekali belum dimakan bahkan dilihat juga belum. Arka pun menarik lengan nisa menuju mobil nya. Mendorong nisa masuk kedalam mobil. Nisa yang mendapat perlakuan kasar arka meronta ronta minta dilepas kan.
__ADS_1
Nisa : Apa yang lo lakukan , kenapa lo jadi berubah kasar begini. Lo kira tangan gue kayu se enak nya lo tarik dan lo genggam sesuka hati lo.
Arka : (sambil mencengkram dagu nisa) Lo dengar ya gadis miskin bodoh , tadi nya gue simpati bahkan gue bener bener jatuh hati sama lo. Tapi ketika lo dengan kurang ajar nya melempar begitu saja selembar kertas bodoh ini ke muka gue , sumpah gue benci dan dendam sama kelakuan lo. Jangan lo pikir lo itu ratu , lo itu hanyalah rumput liar yang sengaja gue pungut untuk jadi tanaman hias gue. Tadi nya gue mau buat lo seperti ratu , Tapi musnah semua. Bagi gue lo itu mimpi bur.....
Nisa : Cukup.....!!!! Sudah puas lo menghina gue , gue sadar gue ini siapa. Setidak nya harga diri gue lebih tinggi dari lo. Dan lo dengar ya , gue nggak akan mau nikah sama siluman rubah seperti lo.
Nisa pun berusaha keluar dari mobil , namun sia sia. Arka sudah melajukan mobil nya dan sampai lah di halaman kediaman nisa. Sebelum nisa turun arka mengancam nisa.
Arka : Dengar ya , kalau sampai lo berani membatalkan pernikahan ini. Dan sampai terjadi apa apa sama papa gue lagi. Gue nggak akan pernah terima , gue akan menyuruh orang dan membayar nya mahal untuk menghancurkan keluarga lo. Gue nggak main main nisa , kalau lo nggak percaya sama gue sore ini gue akan mencelakakan sahabat lo itu. Dan giliran yang lain selanjut nya.
Nisa pun turun dari mobil arka , setelah nisa turun arka pun pergi menuju kantornya tanpa pamit kepada kedua orang tua nisa. Nisa yang sangat kecewa dan kesal merasa sangat bersalah karna gara gara dirinya keluarga dan sahabat nya jadi terancam.
IBU : Walaikum salam.
Nisa : Eh ibu , Assalamualaikum bu.
IBU : Walaikum salam nak , loh lo anak ibu pulang pulang dari tes baju pengantin kok lesu gitu sih , kenapa ? Apa ada yang membuat kamu kesal nak. Apa tuan arka berbuat kasar sama kamu.
Nisa : Emm... nggak kok bu. Nggak ada apa apa. Nisa cuma malu aja bu , soalnya baju pengantin nya sangat lah indah bu bahkan harga nya saja ratusan juta bu hanya untuk 1 gaun pengantin. Rasanya apa pantes ya bu nisa memakai nya. Trus apa pantas nisa masuk ke dalam keluarga kaya itu bu. Seperti mimpi rasanya bu. ( Nisa mencoba berbohong kepada ibu nya )
IBU : Walah , itu toh ndok ibu kira kenapa. Alhamdulillah disyukuri nak , karna tidak ada yang tidak mungkin jika allah sudah berkehendak. Lagian anak ibu ini pantes pantes aja kok pakai baju apapun dan sangat cocok bila kamu jadi menantu dikeluarga prasetyo nak. Kamu anak semata wayang ayah dan ibu yang pintar , baik hati , ramah dan cantik. Jadi kamu sangat cocok untuk tuan muda arka nak. Jangan minder gitu , jelek lo mukak nya ditekuk gitu.
__ADS_1
Nisa yang mendengar ucapan ibu nya berusaha tersenyum dan tertawa lepas sambil memeluk manja ibu nya.