
Hari pun berlalu , Hari ini hari kepulangan pak rudi , bu mirna dan farhan. Mereka tiba di indonesia tepat pukul 10 wib dan sesampainya dibandara arka telah menjemput mereka. Setelah bertemu mereka pun singgah dulu ke resto untuk breakfast atau sarapan , setelah puas dan perut merasa kenyang mereka pun pulang menuju kediaman nya. Mereka sangat bahagia terutama pak rudi dan bu mirna mereka merasa hidup nya hampir sempurna karna sebentar lagi anak bungsu nya akan segera menikah.
Papa : Arka , apakah tekad dan keputusan kamu untuk menikahi anak pak samsul sudah bulat?
Arka : ia pa , arka sangat menyukainya.
Papa : Bagus kalau begitu , tapi tugas kamu bukan hanya mengagumi nya namun kamu juga harus mencintai dan membahagiakan nya seperti yang dilakukan pak samsul kepada putri nya. Menikahi putri orang itu sama saja kamu sebagai pengganti orang tua nya nak. Apakah kamu bisa membahagiakan putri nya pak samsul?
[Kenapa pertanyaan papa sangat rumit , toh gadis miskin itu juga pasti bahagia nanti hidup disini bahkan mungkin pun dia akan lupa diri]. Batin arka.
Mama : Pa , jangan mempersulit anak kita dong pa. Ya pastilah arka mencintai nisa kalau tidak mana mungkin arka ingin menikahi nya dan membujuk mama agar mama bicara sama pak samsul supaya menerima anak kita sebagai calon menantu nya.
Papa : Hahaha... Ternyata anak papa lemah ya dalam masalah percintaan. Sampai mama nya yang harus turun tangan.
Farhan : Bukan lemah pa , dia itu paling pintar soal wanita. Namun emang kali ini mungkin wanita yang didekati nya beda sama wanita wanita nya. Jadi arka mendadak bucin sampai kerja nggak fokus.
Arka : Ngomong apa sih kak.
[Kalau aja nggak karna kesehatan papa , gue bakal batalin pernikahan ini , karna jujur gue udah ilfil sama lo nisa , lo liat aja apa yang akan gue kasih ke lo setelah lo udah jadi istri gue]. Batin arka.
__ADS_1
Papa : Sudah sudah , kalau gitu percepat penikahan nya. Ma , papa minta tolong mama yang urus semua nya. papa ingin yang terbaik buat anak kita dan calon mantu kita.
Mama : Baik pa , mama akan urus semua nya. Kalau gitu mama akan hubungi WO nya agar besok acaranya dan hari ini sudah mulai dipersiapkan segala sesuatunya.
Farhan : Ya sudah ma pa , farhan ijin istirahat dulu ya soalnya farhan merasa sangat lelah.
Mama : ia sayang.
Farhan pun menuju kamar pribadinya , sedangkan arka dan pak rudi masih berbincang bincang seputar nisa dan acara besok. Sementara bu mirna sedang sibuk mengurus acara pernikahan arka.
Disisi lain Nisa yang sudah mendapat kabar bahwa acara pernikahan nya dengan arka dipercepat dan akan dilaksanakan besok sangat kaget dan merasa secepat inikah mimpi buruk nya datang , secepatnya ini kah hari hari yang penuh kepalsuan akan dijalani , kenapa tidak engkau ambil saja nyawa ku tuhan. Begitu lah gambaran hati nisa.
Setelah mereka masuk ke dalam mobil , sampailah mereka di restorant mewah berbintang yang pengunjung nya khusus hanya mereka dan keluarga Prasetyo , restorant itu sengaja diboking hanya untuk nisa. Ketika mereka keluar dari dalam mobil mereka disambut oleh beberapa pelayan , bahkan nisa digandeng dan diperlakukan bak seorang putri dari kerajaan.
Nisa : lepaskan gue , gue bisa jalan sendiri.
"Maaf nona ini perintah dari nyonya mirna , mohon kerja sama nya". Ucap pelayan.
Nisa : Baik lah jika itu perintah yang harus kalian ikutin , maka gue juga berhak memerintahkan kalian agar tidak usah menggandeng gue , biar kan gue jalan sendiri dan tugas kalian hanya memegang ekor gaun sialan ini.
__ADS_1
"Baiklah nona". Ucap pelayan.
Setelah sampai keluarga Prasetyo mencari cari sosok nisa yang masih belum muncul. Arka sudah terlihat kesal karna ulah nisa merasa khawatir jika saja nisa nekat membatalkan pernikahan mereka.
"Awas saja jika lo berani melawan gue , keluarga lo yang harus membayar nya nisa". Batin arka.
"Selamat datang kekuarga besar pak samsul dan terima kasih telah menerima kami sebagai besan anda , kami sangat bangga dan senang bisa berbesanan sama keluarga bapak , oia mana calon mantu kami pak". Ucap Pak rudi dan bu mirna.
Pak samsul : Terima kasih banyak tuan dan nyonya , justru saya yang berterima kasih banyak kepada keluarga anda karna telah memilih anak saya sebagai pendamping hidup anak tuan dan nyonya.
IBU : Anak kami ada dibelakang nyonya , lagi di kawal pelayan karna gaun nya yang terlalu indah jadi agak sulit buat nisa berjalan nyonya.
Tak lama sosok yang ditunggu dan di nanti nanti semua orang pun tiba , Semua mata tertutup kepada nisa. Nisa sangat cantik dengan riasan make up dan balutan gaun yang memang sangat cocok ditubuh mungil nya yang sintal dan padat terlihat sangat memukau dan menyedot perhatian setiap orang yang melihat nya.
Papa : (Sambil memukul bahu arka) Pinter kamu nak memilih istri. Papa bangga sama kamu.
Arka : Papa bisa aja.
"Cih... Apa cantik nya , semua wanita bahkan sama saja bila wajahnya dirias make up apalagi gadis dari kalangan miskin seperti dia nggak ada perubahan nya sama saja menurut gue" Batin farhan.
__ADS_1
Acara berlangsung dengan lancar , nisa yang terlihat bahagia membuat keluarga Prasetyo sangat beruntung mendapat kan nya. Padahal senyuman dan semua ekspresi itu hanyalah sandiwara nisa yang takut akan ancaman arka. Arka bahkan seketika melupakan ancaman nya ia merasa malam ini adalah malam yang sangat istimewa karna terpukau oleh kecantikan dan sikap nisa. Mereka terlihat seperti pasangan yang sangat serasi. Setelah acara selesai keluarga prasetyo pun memohon kepada keluarga pak samsul agar menginap di salah satu hotel berbintang miliknya yang akan menjadi tempat acara pernikahan anak mereka besok.