
Setelah siap melakukan ritual mandi nya , Farhan segera berpakaian dan langsung sarapan. Seperti biasa bi inah selalu siap sedia melayani tuan muda nya tersebut , setelah selesai sarapan farhan pun bergegas berangkat kerja bersama supir setia nya menuju kantor.
Sementara arka setelah selesai mandi , sarapan langsung kembali lagi kedalam kamar nya karna ia merasa masih sangat lelah , hari ini ia memutus kan untuk beristirahat dirumah dulu. Beliau mengirimkan pesan kepada Dimas orang kepercayaan nya agar menghandel semua pekerjaan nya , selagi ia tidak ada dikantor.
Sementara di kediaman rumah nisa , nisa yang sudah selesai mandi dan sarapan diperintah kan oleh ibunya untuk berbelanja di pasar , karna persediaan sudah habis. Nisa pun mengajak caca untuk menemaninya berbelanja.
Farhan yang menurutnya sudah terlambat menyuruh supir nya agar lebih cepat mengemudinya.
Setelah sampai pasar nisa dan caca pun segera membeli belanjaan yang sudah ditulis ibu nya dikertas.
Nisa : Akhirnya selesai juga ca. Langsung balik yuk.
Caca : Gk nyangka banyak banget ya nis.
Nisa : Ia , ibu gue selalu stok buat seminggu untuk ketringan nya , dan untuk kebutuhan rumah. Maka nya sebanyak ini. biar nggak repot , nggak buang waktu dan nggak buang ongkos ca.
Caca : Wah , ibu kamu emang pinter ya nis.
Nisa dan caca pergi meninggalkan pasar dengan jalan kaki , dan membawa 3 keranjang yang satu nya dipegang sama-sama. Mereka pun langsung menyebrang jalan untuk naik angkutan umum ke arah rumah nya nisa sambil bercerita.
Tiba-tiba suara dencitan mobil berhenti mengaggetkan nisa , nisa yang tidak sadar karna asik mengobrol dengan caca tidak mengetahui ada mobil yang melaju kecepatan tinggi tanpa disadari nisa berjalan terus.Caca yang mencoba menghentikan nisa berteriak memanggil nama nisa. Nisa yang sedikit lagi hampir tersenggol dengan bemper mobil mewah milik farhan sangat syok dan menjerit , seketika keranjang belanja yang dipegang nya jatuh berserak dijalan.
__ADS_1
Farhan : Astaga , bapak ini gimana sih , saya suruh bapak cepat itu karna saya sudah terlambat , bukan nya malah mencelakakan saya. cepat keluar dan liat kondisi mereka.
Pak samsul : Nisaaaaaa....(teriak pak samsul)
Tanpa mendengar dan menjawab ucapan tuan nya pak samsul langsung keluar dari mobil dengan kepanikan nya melihat yang hampir ia tabrak adalah putri semata wayang nya. Pak samsul langsung memeluk sang anak dan menggendong nya ke tepi jalan tanpa memperdulikan tuan dan belanjaan yang berserak dijalan. Sementara caca yang juga sangat syok dengan badan masih gemetar memunguti belanjaan mereka yang tercecer dijalan kemudian membawa nya ke tepi jalan menuju nisa dan ayah nya.
Farhan melihat supir nya sangat geram karna ia sudah telat dan ia merasa supirnya terlalu lebai , karna penglihatan farhan tidak ada yang harus dikhawatirkan dari orang-orang itu , mereka hanya kaget saja. Farhan tidak mengetahui bahwa yang hampir ditabrak oleh supir nya itu adalah anak kandung sang supir. Wajar saja jika supir nya itu sangat khawatir. Tetapi tidak dengan farhan yang memiliki sikap dingin dan tegas. Tanpa ingin tau dan berbicara sepatah katapun kepada supir nya farhan yang sudah pindah dijok depan memegang kemudi setir langsung meninggalkan mereka menuju kantor nya.
Pak samsul : Maafkan ayah nak , kamu nggak apa-apa kan nak , apa ada yang sakit nak. ( sambil mengusap-usap rambut nisa )
Nisa : Nisa nggak apa-apa kok yah , nisa baik-baik aja , nisa cuma kaget aja. Ayah nggak usah minta maaf sama nisa seharus nya nisa yang minta maaf karna nisa nggak liat-liat kiri kanan yah Maafin nisa ya yah (sambil memeluk ayah nya).
Nisa yang melihat sahabat nya seperti tidak ada yang perduli , kemudian mendekati nya.
Nisa : Kamu nggak apa-apa kan ca. Maafin gue ya ini semua karna gue
Caca : Lo ngemeng apa sih , gue nggak apa-apa kok , ini semua salah kita berdua karna ke asyikan ngobrol ( sambil tertawa mengingat kejadian nya ).
Tiba-tiba ada mobil sport mewah yang mengklakson keberadaan mereka yang tak lain adalah Raka Putra Prasetyo. Raka pun turun dan menanyakan supir kakak nya tersebut.
Pak samsul : Tuan muda !!
__ADS_1
Raka : Loh bapak kok ada disini , Kenapa tidak ke kantor sama kak farhan. Bukan nya bapak tadi sama kak farhan ya , lalu kak farhan mana. ( Sambil mencari-cari keberadaan kakaknya ).
Pak samsul : Maaf tuan muda , ini semua salah saya tuan muda. Tadi tuan muda Farhan menyuruh saya untuk membawa mobil nya dengan kecepatan yang tidak biasanya , Saya gugup tuan dan hampir menabrak putri semata wayang saya (sambil memegang tangan nisa).
Raka : Apa !!! (Farhan yang kaget pun , langsung memandangi wajah nisa yang sangat cantik dan imut itu , di pandangan nya gadis kecil yang ada didepan nya ini sangat lah sempurna , bodi nya sangat padat berisi , wajah nya sangat cantik dan menggemaskan sekali).
Pak samsul : Maafkan kelancangan dan ke khilafan saya tuan muda (sambil menundukan wajah nya ).
Nisa yang melihat ayah nya seperti merasa bersalah , langsung membela ayah nya.
Nisa : Maaf tuan muda yang terhormat , Sebenarnya yang salah disini adalah saya bukan ayah saya. lagi pula tuan muda yang sudah meninggalkan ayah saya disini seharusnya dia yang lebih bersalah karna apa ?? Karna dia yang menyuruh ayah saya mengemudi diatas kecepatan biasanya , dan setelah terjadi insiden seperti ini dia malah se enaknya pergi begitu saja tanpa merasa bersalah , apakah orang kaya seperti kalian diajarkan seperti itu. Apakah semua orang kaya selalu mengganggap dirinya benar. ( Nisa yang mulai emosi ).
Pak samsul yang mendengar pembelaan putri semata wayang nya itu merasa sangat bahagia tanpa berbicara sepata kata pun , rasanya ia tidak merasa takut akan dipecat. Ia melihat nisa berbicara seperti orang-orang yang berkelas bahkan nada bicara nya sangat berwibawa seperti seorang loyer menurutnya Karna jadi seorang pengacara sukses adalah cita-cita nisa.
Raka : Kamu tenang saja gadis kecil , saya tidak akan menyalahkan ayah kamu atau pun memenjarakan nya karna insiden ini dan perkataan kamu saya juga sudah maaf kan karna menurut saya wajar kamu membela yang benar. Kalau begitu mari saya antar bapak pulang. Sepertinya bapak terlihat sangat syok.
"Cih....apa dia bilang gadis kecil !!! kurang ajar sekali dia , apa dia tidak lihat aku sudah besar apa. Selain tampan tanyata pandangan nya sudah rabun". Batin nisa.
Raka memang terkenal dengan ramah dan rendah hati nya , berbeda jauh dengan kakaknya. Namun raka menolong danberniat mengantar pak samsul kerumah nya kali ini ada tujuan dan maksud tertentu yaitu ingin mendekati putrinya pak samsul. Karna ia merasa sudah jatuh hati pandangan pertama oleh nisa.
Tanpa berpikir panjang pak samsul menyuruh masuk nisa dan caca ke dalam mobil. Tak lupa ia menganggkat barang belanjaan mereka kedalam bagasi mobil dengan dibantu raka.
__ADS_1