
Caca : Selamat sore sahabat terbaik ku yang paling cantik sedunia.
Nisa : Apaan sih lo ca , lebai baget. Keluar yuk bosen gue dirumah.
Caca : Ya elah , baru juga nyampek. Kamu ini gimana sih nis katanya janji mau nyari kerjaan bareng , tau tau lo malah asik rebahan kayak princes gini dirumah. Katanya lo mau bantuin gue , katanya kita temen seperjuangan. Mana kata-kata lo yang kemaren dikantin sekolah saat hari kelulusan kita.
Nisa : Lo tenang aja ca , masalah kerjaan gua udahh dapat , gaji nya juga lumayan. Bahkan lo bisa dapat tips asal lo mau aja genit-genit dikit. (sambil tertawa)
Caca : Dihh.... perasaan gue kok nggak enak ya nis.
Nisa : Hahahahaha..... Dasar caca. Mulai besok lo datang kerumah gue dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang. Kita kerja bareng ibu gue besarin usaha catringan nya. Percuma dong ponsel kita canggih kalau gk bisa buat usaha ini besar. Masalah gaji lo nggak usah khawatir karna ibu gue orang nya sangat pengertian.
Mereka pun ke asyikan ngobrol sampai tak terasa matahari mulai tenggelam. Sebelum caca pulang ia menyarankan agar nisa seger menemui ibunya dan meminta maaf. Karna ibunya sangat mencintai dan menyanyanginya. Caca menjelaskan semua perkataan bu sukma tadi , dan berusaha menasehati sahabat nya tersebut. Setelah selesai caca pun pulang dan tak lupa berpamitan kepada ibunya nisa.
Nisa yang hatinya masih kesel terhadap ibunya , belum bisa terima kenyataan. Nisa merasa gengsi untuk meminta maaf secepat ini. Namun di hati ny merasa sangat berdosa bila terlalu lama mendiami ibu nya tersebut.
Akhirnya nisa memutuskan menemui sang ibu untuk meminta maaf atas ucapan dan sikap nya tadi siang. Ibunya pun memaafkan anak semata wayang nya dan menyuruh anak nya makan. Setelah itu nisa pun tidur.
Pak rudi dan bu mirna akhirnya sampai diperancis setelah melalakukan perjalan yang lumayan melelah kan. Mereka memutuskan menginap dihotel milik nya yang berada diperancis , Dan langsung beristirahat. Sementara raka masih dalam perjalanan nya didalam pesawat. Karna keberangkatan ia dan orang tua nya selisih 2 jam.
__ADS_1
Sedangkan farhan setelah selesai menenangkan pikiran nya bersama yoga , ia pun memutus kan pulang untuk beristirahat.
Farhan : Baiklah , tugas bapak hari ini selesai. Silahkan segera pulang dan temui keluarga bapak.
Pak samsul : Baik tuan muda.
Pak samsul langsung pulang menuju kediaman rumah nya dengan perasaan senang , karna ia sudah tak sabar ingin melihat putri kecil dan istri nya. Namun percuma saja karna kepulangan nya selalu malam , dan putri semata wayang nya selalu sudah tidur.
Mendengar suara mobil terparkir di depan rumah , istri pak samsul langsung membuka pintu rumah dan menyambut kepulangan suami nya dengan senyuman.
Pak samsul : istri ayah memang istri yang sholeha , selalu setia menunggu kepulangan ayah (sambil mencium punggung tangan istrinya), oh ia bu seharian putri kesayangan ayah melakukan apa saja drmh. Ayah sudah merencanakan untuk studi nya dilanjutkan difakultas ternama dikota ini. Ayah ingin melihat anak ayah bahagia meraih cita cita nya menjadi seorang loyer bu.
IBU : Sudah ayah mandi dulu sana , nanti ibu beritahu tingkah anak kita hari ini seharian dirumah bersama ibu dan akan ibu beritahu keinginan nya.
Seperti biasa bu sukma selalu bagun pagi untuk melaksanakan sholat shubuh dan memasak sarapan untuk suami dan anak nya.
setelah selesai buk sukma membangunkan suaminya , Pak samsul yang sudah membersihkan dirinya dan sudah memakai seragam nya pun langsung menuju ruang dan langsung menyantap sarapan nya. sementara putri semata wayang nya masih tertidur dikamar pribadinya. Ibu nya sudah berusaha memanggilnya namun putri nya masih betah dan bahkan masih terlihat nyenyak sekali. Pak samsul yang sangat menyanyangi putri nya menyaran kan agar istri nya membiarkan putri mereka sampai ia bangun sendiri.
Sementara diluar rumah terdengar suara orang yang mengetuk pintu , padahal masih jam 7 pagi. Pak samsul yang sudah selesai menghabiskan sarapan nya dan berniat untuk pergi bekerja membuka pintu dan menyambut tamu nya.
__ADS_1
Caca : Assalamualaikum om.
Pak samsul : Loh kamu ya nak , masuk nak. Nisa masih tidur tuh didalam.
Pak samsul yang sudah waktunya untuk bekerja , langsung pamit kepada istrinya. Dan langsung meninggalkan kediaman keluarga nya. Sementara caca diperintah kan bu sukma untuk membangun kan putri semata wayang nya agar segera melakukan pekerjaan baru mereka.
Sementara farhan yang sudah biasa terbangun sendiri , merasa sangat kaget dan syok melihat ada orang lain yang tidur dikamar nya bahkan satu ranjang dengan nya sambil menutup semua tubuh nya dengan selimut. Farhan pun memukul orang yang saat ini tidur diranjang nya dengan membabi buta. Ia murka melihat ada orang asing yang berani masuk kedalam kamar pribadinya tersebut. Yang tak lain adalah adik kandung nya sendiri , yang sengaja ingin mengerjai kakak nya tersebut.
Farhan : Brengsek , keluar lo dari kamar gue sekarang juga , Berani sekali lo masuk dan tidur diranjang gue dan tidur seranjang bareng gue , lo nggak tau siapa gue. (Sambil memukuli orang dibalik selimut yang ia sama sekali tidak tau siapa)
Raka pun segera membuka selimut milik kakak nya dan langsung berdiri.
Raka : Brengsek! ( sambil mengelus kepala dan punggung badan nya ) lo mau bunuh gue kak. Tega bener mukuli adik lo satu-satu nya yang paling ganteng dibumi ini.
Farhan : (kaget) Raka.....!! nggak ada akhlak nya lo ya, pulang nggak bilang-bilang ke gue , bahkan mama papa kesana juga tidak ada beritahu gue , mereka cuma pesan sama pengawal kita. Seperti sudah direncanakan , dan lo ngapain tidur dikamar gue.
Raka : Hahahahahaha...... emang nya nggak boleh apa gue tidur dikamar kakak kesayangan gue , namanya gue rindu sama lo kak. Lagian siapa suruh pintu kamar nggak lo kunci , nggak salah gue dong gue masuk dan tidur disini , sekalian ngasih suprise ke lo.
Farhan : Cih.... Sejak kapan lo perduli sama gue. Rindu segala ,kayak nggak normal aja lo. Udah pergi ke kamar lo sana gue mau mandi dan berangkat ke kantor.
__ADS_1
Raka : Ikut dong kak , pengen mandi bareng kakak. (sambil menahan tawanya).
Farhan yang sudah terbiasa dengan kenakalan dan kejahilan adik nya itu pun langsung melempar bantal ke arah raka. Raka yang sudah tak tahan menahan tawa nya pun kemudian tertawa sekeras-keras nya sampai suara tawa nya pecah memenuhi istana nya.