
Arka pun pulang larut malam , arka mendapati nisa sudah tertidur dengan pulas disofa kamar. Arka langsung membersihkan tubuhkan didalam kamar mandi. Setelah selesai arka pun langsung memakai piyama tidur nya. Dan sebelum tidur arka meletak kan kado ponsel baru untuk nisa yang sengaja diletak kan nya pas disamping nisa. Arka memandangi wajah nisa.
"Aku janji akan membahagiakan mu gadis bodoh dengan cara ku , aku ingin membuat mu jatuh cinta kepada ku dengan cara ku , aku tidak ingin membuat mu lupa diri jika hanya aku saja yang mencintaimu". Batin arka sambil menyelimuti nisa dan mencium kening nya.
Seperti kebiasaan nya dulu waktu masih lajang , arka bangun jam 6 ia selalu tepat waktu dalam urusan pekerjaan nya , sama seperti farhan. Namun karna orang tua mereka sedang berada diluar kota mengurus perusahaan yang ada disana terpaksa farhan memilih untuk tidur di apartement pribadinya ia tidak ingin melihat kemesraan adik nya. Bukan karna ia iri namun bagi nya sangat menjijik kan.
Setelah selesai arka pun kembali menatap nisa dan tak lupa mencium kening nisa kembali.
"Dasar gadis bodoh pemalas , selalu bangun kesiangan. Ternyata jika tidur begini wajah mu sangat menggemaskan ya gadis bodoh , suami mu berangkat kerja dulu ya sayang , jangan terlalu lelah". Batin arka.
Arka pun turun dan seperti biasa sarapan pagi telah tertata rapi dimeja makan , ternyata mama dan papa nya telah kembali dari surabaya , akhirnya arka pun sarapan bersama mereka.
Mama : Anak mama , sangat bahagia sekali sekarang. Nampak banget perubahan nya ya pa. Makin semangat pergi ke kantor.
Papa : Ia dong ma , namanya sekarang sudah ada yang lebih detail mengurus nya.
"Emang apa yang mama papa pikiran kan , gadis bodoh itu sangat pemalas jam segini saja ia masih tidur".Batin arka.
Mama : Oia nak , gimana nak. Udah ada tanda tanda belum kehadiran cucu buat mama papa.
Papa : Ia mama kamu benar , sebelum terlambat nak , papa ingin sekali ada suara teriakan yang memanggil papa opa.
Seketika arka tersedak , astaga bagaimana ini apa yang harus ku katakan kepada mereka. Jangan kan melakukan hubungan itu , menyentuh nya saja aku tidak pernah. Begitu lah pikiran arka.
Mama : Ada apa nak , mengapa tegang seperti itu. Apa ada yang kamu sembunyikan dari mama dan papa.
__ADS_1
Arka : Tidak ada kok ma , papa sabar ya Arka akan berusaha memberikan cucu. Tapi saat ini belom ada tanda tanda nya , arka janji akan terus berusaha.
"Kasian anak kita pa , sudahlah biarkan saja jangan membuat nya menjadi beban. Lagian pernikahan mereka juga belum sebulan. Mama selalu berdoa yang terbaik untuk kalian nak". Ucap mama.
Arka : Mama ini bicara apa sih , menurut arka wajar kok mama dan papa menginginkan hadir seorang cucu dirumah ini. Arka juga pengen dipanggil papa , tapi mama dan papa sabar ya arka akan berusaha terus mencetak rekor rekor baru ahahaha...
Mama : Kamu ini sama saja seperti papa mu dulu.
Arka : (sambil mencium mama dan papanya) Yasudah ma pa arka berangkat ke kantor. Ingat pa , papa nggak boleh banyak berfikir dan jangan terlalu lelah. Arka sayang mama dan papa.
Arka pun melenggang keluar rumah dan pergi dengan mobil mewah nya menuju perusaan nya. Sementara bu mirna yang sangat merindukan menantunya , segera melihat kondisi nya dan masuk ke dalam kamar milik putra nya tersebut.
Ternyata nisa sudah bangun dan sudah rapi dan wangi , namun ia hanya duduk disofa sambil memegang kotak hadiah yang diberi arka. Ia ingin sekali membuka nya , namun ia tidak mau ke gr ran , ia takut kalau ini bukan untuk nya.
Mama : Selamat pagi putri kesayangan mama.
Mama : Maaf sayang bila mama mengagetkan kamu dan mengganggu mu.
Nisa : Ti..tidak kok ma , justru nisa sangart senang mama menemui nisa. Maaf ma nisa belum turun ke bawah. Kapan mama pulang ma.
Mama : Tidak apa apa sayang (sambil memeluk nisa) mama sama papa sampai ke jakarta pagi dini hari nak , apa yang sedang kamu pegang sayang kom nggak di buka.
Nisa : emm.... bukan apa apa kok ma , ini milik mas arka ma bukan punya nisa.
Mama : Bukan kah sekarang apa yang dimiliki arka miliki kamu jugq sayang. Coba mama lihat.
__ADS_1
Nisa pun memberikan kotak tersebut.
Mama : Nah , kan mama bener. Ini milih kamu sayang , lihat ni tulisan nya Dari suami mu untuk istri ku tercinta. Wah... ternyata anak mama romantis sekali ya , jauh banget sama papa nya dulu.
"Apanya yang romantis , mama nggak tau aja sifat asli anak mama itu. Nisa tau ini semua sengaja dimanipulasi nya karna tau mama akan menemui ku". Batin nisa.
Mama : Kok malah diam sih sayang , buka dong hadiah nya.
Nisa : Eh.. ia ma.
Nisa pun membuka kado nya dan ternyata isinya ponsel android terbaru dan setelah dilihat dan dibuka walpaper nya foto pernikahan mereka.
Mama : Selamat ya sayang kamu dihadiahkan ponsel baru.
Nisa : Ia ma , terima kasih ma. Nisa sangat senang.
Mama : Berterima kasih lah kepada suami mu nak.
Mama pun memeriksa , lemari pakaian milik nisa. Disana ditemuinya hanya pakaian kepunyaan nisa yang dibawa keluarga nisa kemaren.
Mama : Nisa sayang , turun lah kebawah sarapan dan setelah itu bersiap siap lah , mama akan ajak kamu shoping sayang.
Nisa : Ia ma.
Setelah selesai mereka pun pergi dengan supir pribadi , bu mirna mengajak nisa berbelanja pakaian dibutiq butiq ternama dan sebagian di butiq langganan mereka. Dan tak lupa bu mirna juga membelikan nisa berbagai macam sepatu , hills dan sendal sendal ringan lainnya tak lupa asesoris tubuh lainnya .
__ADS_1
Seketika nisa sangat bahagia mendapat perlakuan tulus mertua nya , ia sangat sayang kepada bu mirna. Walaupun arka tidak perduli kepada setidak nya keluarga nya sangat menyanyangi dan menerima kehadiran nya. Begitulah gambaran hati nisa saat ini.