Terjerat pacar kecilku

Terjerat pacar kecilku
penganggu


__ADS_3

keesokan harinya...


Kiara yang sudah terbangun dari jam 04.30 lapar yang melanda karna tadi waktu makan bersama jovan, Laura dan Edward.


dia hanya makan berapa suap saja karna dia muak melihat sikap Laura yang terlalu berlebihan terhadap jovan.


Dan entah kenapa jovan terlihat risih terhadap sikap Laura yang terlalu bergelayut manja terhadapnya.


apalagi ada Edward yang sok dekat kepadanya yang selalu berusaha nempel terhadapnya itu.


Kiara yang lapar ingin membangunkan Maya untuk menemaninya mengambil makanan didapur rasa lapar yang tidak tertahankan Kiara pun akhirnya turun untuk mengambil cemilan dan air putih untuk mengisi perutnya.


Kiara pun sekarang berada di dapur untuk mengambil makanan. dia melihat buah yang ada diatas meja makan pun jadi pilihannya dan dia beralih ke lemari pendingin lalu membuka dan melihat ada sebuah teko yang berisi susu namun Kiara lebih memilih mengambil air putih untuk melepas dahaganya.


jovan yang belum tidur karna baru 15 menit dia sampai kerumah karna baru pulang dari club' bersama teman-temannya melihat Kiara berjalan mengendap turun menuju dapur.


jovan yang penasaran pun mengikuti Kiara bukan karna dia curiga terhadap Kiara namun lebih dia mengira Kiara akan keluar untuk bertemu dengan Edward yang dia kira kalau Kiara sudah masuk menjadi incaran Edward selanjutnya yang terkenal badboy


melihat Kiara yang memakai piyama dengan muka bantalnya namun tetap saja terlihat cantik malah membuat dirinya terpanah. semua pergerakan Kiara serasa bisa membius dirinya untuk betah melihatnya.


saat Kiara akan mengambil gelas yang berada di kitchen set bagian atas pun kesulitan Karna ukuran tubuhnya yang kecil dan letak kitchen set yang lumayan tinggi pun membuatnya jadi kesulitan.


perlahan jovan berjalan mendekati posisi Kiara sekarang berdiri namun tidak membuat Kiara menyadari kedatangannya. jovan yang berdiri tepat dibelakangnya langsung menangkap sebuah gelas yang jatuh hampir menimpa kepala Kiara.


"aww..." teriak Kiara yang mengira gelas itu akan menimpa dirinya

__ADS_1


saat dia mengetahui kalau gelas itu tidak jatuh dan ada seseorang yang menangkap gelasnya reflek dia berbalik dan betapa kagetnya dia mengetahui jovan lah yang ada dihadapannya sekarang dengan jarak yang begitu dekat.


sontak kedua pasang mata itupun beradu pandang. keduanya saling terpanah rasanya melihat satu sama lain mulai menjadi candu dan ada percikan perasaan yang mulai tumbuh.


"makasih kak" kata Kiara untuk mengakhiri mereka dalam posisi ini


"tadi kalau kena kepala gimana, lain kali kalau gak bisa ngambil minta tolong aku ya" jawab jovan yang tumben banget dengan nada lembut


setelah menyerahkan gelas itu kepada Kiara jovan pergi meninggalkan Kiara sendiri didapur dengan detak jantungnya yang gak beraturan. baru kali ini dia merasakan getaran yang aneh saat berdekatan dengan seorang gadis.


Kiara mengatur detaknya yang tak beraturan akibat berdekatan dengan jovan yang dia sendiri heran kenapa dia bisa seperti ini. setelah meminum habis air putih yang dia ambil Kiara memilih kembali kekamar bersama Maya.


Didalam kamarnya jovan pun juga sedang memegangi dadanya yang masih berdetak kencang akibat berdekatan dengan bocil tengil yang sekarang mulai mengacaukan akal sehatnya.


"kamu darimana?" tanya Maya dengan tiba-tiba padahal matanya masih terpejam.


***


Pukul 09.00


Kiara baru saja membuka matanya yang terasa begitu berat tapi dia tidak mendapati Maya disampingnya. dia pun mengambil hpnya yang berada diatas meja dan betapa terkejutnya dia melihat sudah jam 9 dan membaca chat dari Maya kalau dia dan bibi keluar ke supermarket untuk belanja bulanan.


Kiara masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri. setelah segar sehabis mandi dia mengambil hpnya dan ingin tau kabar dari kakaknya untuk itu dia melakukan video call dengan sang kakak.


namun ternyata hp kakaknya mati dan dia pun akhirnya menelpon kak Kila sahabat dari kakaknya yang sekarang juga berada di Jakarta.

__ADS_1


"hallo kak, apa kabar?" sapa Kiara saat telpon dirinya sudah diterima


"iya dek baik, kamu gmn? nyari Keisha ya?" seakan sahabat dari kakaknya itu tau kalau dirinya mencarinya


"iya kak, tau gak kak Keisha kemana kok hpnya gak aktif sih?" tanya Kiara


"ini Keisha sama kakak, mau ngobrol?" tawar Kila kepada Kiara karena dia tau pasti adik dari sahabatnya pasti cemas karena kakaknya menghilang


"iya kak, boleh kan ngobrol sama kak Keisha sebentar" pinta Kiara


setelah hampir 15menit ngobrol dengan kakaknya lewat sambungan telepon Kiara pun menjadimendengar suara mobil berhenti didepan rumah yang dia kira Maya telah datang dari belanjanya. namun sayup2 Kiara mendengar pertengkaran seseorang diluar yang membuat Kiara jadi kepo.


akhirnya Kiara memutuskan untuk keluar karena suara keributan tadi mendadak menghilang. Kiara pun memberanikan diri untuk keluar dari kamarnya dan waktu dia berjalan di koornidor lantai atas akan menuju tangga dan terdengar sayup2 suara dari arah kolam renang.


Kiara dengan jalan mengandap-endap menuju kolam renang dia kepo dengan suara-suara pertengkaran tadi malah gadis itu mengira kalau suara itu maling yang mau menjarah rumah ini malah jadi ngeri sendiri untuk jaga-jaga dia mengambil tongkat bisbol dibawah tangga dan melanjutkan menuju kolam renang.


sesampainya ditepian kolam dia mengedarkan semua pandangannya disemua sudut dan betapa kagetnya dia dengan apa yang dia lihat malah lenlbih mengerikan jurik atau maling sekalipun menurut gadis itu.



Praaaannnnnngggggggg....


Kiara yang kaget pun menjatuhkan tongkat bisbolnya dan pasti membuat dua orang sejoli itu pun ikut kaget


"maaf..." kata Kiara dan berlalu dari sana namun malah membuat Laura heran kenapa ada Kiara dirumah jovan.

__ADS_1


"kenapa cewek itu disini honey" tanya Laura namun jovan hanya diam tidak menanggapi atau marah karena kiara sudah menggangunya malah tersenyum karna teringat ekpresi kiara.


__ADS_2